ACEH UTARA – Tim relawan Yayasan Geutanyoe bekerja sama dengan Yayasan Cita Wadah Swadaya (YCWS) kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada para pengungsi korban banjir di Aceh Utara.
Penyaluran kali ini dilakukan kepada masyarakat Dusun Bahagia, Gampong Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, yang mengungsi di Dusun Bola Mas, Gampong Langkahan, Ahad, 21 Desember 2025.
Tim Yayasan Geutanyoe dan YCWS mendistribusikan dua ton air bersih ke sejumlah titik pengungsian Kecamatan Langkahan. Selain itu, sebanyak 44 sak beras ukuran 5 kg dan telur juga diserahkan untuk korban banjir di Dusun Bola Mas, Gampong Langkahan.
Koordinator Lapangan Yayasan Geutanyoe, Iskandar, mengatakan air bersih yang disalurkan itu merupakan air siap konsumsi bagi pengungsi yang sangat kesulitan mendapatkan sumber air yang layak saat ini.
Iskandar menyebut pihaknya juga menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir. “Untuk membuat mereka bisa lebih ceria atau mencoba memulihkan pascabanjir bandang,” ujar Iskandar kepada wartawan.
Menurut Iskandar, hasil pantauan di lapangan masalah sanitasi juga sangat urgen di lokasi pengungsian Langkahan. Fasilitas MCK dan penerangan lampu juga sangat penting disediakan.
Kondisi tenda pengungsian pun dinilai sangat memprihatinkan. Sebagian korban banjir memanfaatkan tenda terpal biru yang didirikan secara mandiri.
“Kami dari yayasan terus membantu korban banjir semampu kami baik penyaluran air bersih, logistik, maupun edukasi kepada warga pengungsi dan anak-anak untuk menghilangkan trauma mereka,” tutur Iskandar.
Iskandar berharap pemerintah segera merealisasikan hunian sementara (huntara) kepada para korban banjir di Aceh Utara. Pemulihan truma juga penting dilakukan untuk seluruh pengungsi. “Karena ini bukan bencana biasa dan sudah seperti masa tsunami 2004 silam”.[]




