28.7 C
Banda Aceh
Kamis, Februari 9, 2023

100 Hari Pj Bupati Aceh Utara dan Pj Wali Kota Lhokseumawe, Ini Kata GerTaK

LHOKSEUMAWE – Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi, dan Pj. Wali Kota Lhokseumawe, Imran, masa jabatannya mencapai 100 hari pada pengujung Oktober 2022 ini setelah dilantik 14 Juli lalu. LSM Gerakan Transparansi dan Keadilan (GerTaK) memberikan penilaian.

“Menyangkut 100 hari Pj. Bupati Aceh Utara kita menilai belum ada terobosan dan kebijakan yang konkret. Pemkab Aceh Utara di bawah kepemimpinan Pj. Bupati masih terkesan tanpa arah yang jelas, sama seperti 10 tahun pemerintahan Cek Mad sebelumnya,” kata Koordinator GerTaK, Muslem Hamidi, dalam keterangannya dikirim kepada portalsatu.com beberapa hari lalu.

Muslem berharap Pj. Bupati segera melahirkan kebijakan-kebijakan yang dapat mengatasi berbagai permasalahan di tengah masyarakat Aceh Utara. “Misalnya, persoalan pengentasan kemiskinan, dan membenahi tata kelola pemerintahan agar bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” ujarnya.

Menurut Muslem, Pj. Bupati Aceh Utara harus melakukan tracking secara langsung ke dinas-dinas untuk memastikan apakah setiap pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat telah sesuai prosedur, efektif, dan efisien. “Kita mendesak agar ini menjadi concern Pj. Bupati Aceh Utara ke depan,” tegas mantan Ketua BEM Unimal itu.

Kabag Humas Pemkab Aceh Utara, Hamdani, mengklaim Pj. Bupati Azwardi serius dalam percepatan pembangunan kabupaten ini. Dia menyebut Pj. Bupati mampu mengkoordinir penanganan terhadap dampak banjir mulai dari penerbitan surat tanggap darurat sampai masa pemulihan yaitu distribusi bantuan yang merata.

“Serius rehab tanggul untuk cegah banjir, sedang dikerjakan di empat titik. Pj. Bupati mampu meyakinkan menteri di forum rakor kepala daerah di Bali baru-baru ini, menteri langsung turunkan tim dan kerja,” ujar Hamdani dalam keterangannya, Rabu (19/10), malam.

Hamdani juga mengklaim Pj. Bupati mampu menjembatani percepatan pekerjaan Bendung Krueng Pase. “Mampu mengusulkan langkah cepat penyelesaian pembayaran tanaman tumbuh di kawasan Waduk Keureutoe,” ucapnya.

Selain itu, kata Hamdani, Pj. Bupati mampu menstabilkan SKPK/OPD dalam upaya menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan bagi masyarakat. Melanjutkan program-program Bupati sebelumnya, Muhammad Thaib alias Cek Mad, terkait pembangunan kantor Bappeda, BPKD, Inspektorat, rehab gedung dewan dan sejumlah kegiatan fisik lainnya.

“Mampu mengesahkan anggaran perubahan (tahun 2022) lebih cepat dari sebelumnya. BPKD telah menambah dua bulan lagi honor tenaga kontrak 3000-an orang x Rp750 ribu (tahun lalu hanya 7 bulan). Mampu menggenjot PAD walaupun tidak signifikan. Mampu menekan inflasi. Mampu merampungkan rancangan anggaran 2023 yang sedang dibahas bersama DPRK,” tutur Hamdani.

100 Hari Pj Wali Kota

Sementara itu, Koordinator GerTaK Muslem Hamidi menilai 100 hari Pj. Wali Kota Lhokseumawe ada sedikit perkembangan dan kemajuan yang sudah ditunjukkan dari berbagai terobosan telah dilakukan. “Beberapa kebijakan Pj. Wali Kota Lhokseumawe memang hampir menjawab persoalan yang selama ini menjadi keresahan masyarakat Kota Lhokseumawe,” kata Muslem.

Muslem menyebut Pj. Wali Kota Lhokseumawe juga lebih membuka diri kepada siapa pun khususnya elemen sipil, sehingga menunjukkan kepemimpinan yang terbuka dan inklusif. “Sebagai kepala daerah yang memimpin pemerintahan kota tentu kepemimpinan yang seperti ini sangatlah diharapkan. Kita berharap ini dapat dicontoh oleh seluruh pejabat di Kota Lhokseumawe bahwa keterbukaan merupakan tuntutan yang selalu diinginkan oleh publik dan seluruh masyarakat Lhokseumawe. Agar setiap kebijakan Pemko Lhokseumawe nantinya mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat kota ini,” ujarnya.

Muslem menilai Pj. Wali Kota Imran setidaknya sudah menguasai sebagian akar persoalan yang selama ini terjadi di Kota Lhokseumawe. “Kita berharap ke depan Pj. Wali Kota mampu mengatasi setiap persoalan yang menjadi ‘PR’ Pemko Lhokseumawe selama ini. Komitmen yang tinggi dan kemauan untuk terus berjalan secara on the track dalam memimpin Kota Lhokseumawe ke depan menjadi harapan publik kepada Pj. Wali Kota,” tegas Muslem.

Muslem juga berharap Pj. Wali Kota mampu mengubah wajah Kota Lhokseumawe dari sebelumnya dengan predikat “Kota Mangkrak” lantaran sejumlah bangunan terbengkalai. “Ke depan agar label-label semacam ini jangan ada lagi di Kota Lhokseumawe. Tentu akan menjadi prestasi bagi Pj. Wali Kota Lhokseumawe jika berhasil dilakukan,” pungkasnya.[](red)

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Edar Ganja, Seorang Kakek di Pidie Ditangkap Polisi

SIGLI - Seorang kakek berinisial B (60 tahun), warga Gampong Puuk, Kecamatan Delima, Kabupaten...

Normalisasi Sungai dan Drainase BPBD Pidie Kerahkan Enam Beko

SIGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie mengerahkan enam alat berat ekskavator (beko)...

Habibi Inseun: Partai Buruh Aceh Konsisten Perjuangkan Hak Para Buruh

"Partai Buruh lebih bertekad dan berharap dapat mengisi parlemen, mendapat amanat dari rakyat, petani,...

Menyoal Komitmen Partai Lokal Aceh

Menurut lansiran laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, (akses Januari 2023) KPU telah menetapkan...

LSM Desak Pemko Lhokseumawe Tes Urine Semua Pejabat, Jangan Hanya Tenaga Kontrak

LHOKSEUMAWE - Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Aceh mempertanyakan kebijakan Pemko Lhokseumawe yang...

PKK Subulussalam Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Penanggalan Timur

SUBULUSSALAM - Tim Penggerak PKK Kota Subulussalam menyerahkan bantuan sembako, pakaian layak pakai dan...

Sepuluh Anggota PPS Pidie Diganti, Ini Alasan Ketua KIP

SIGLI - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie mengganti 10 anggota Panitia Pemungutan Suara...

Presiden Jokowi akan Kunjungi Aceh Utara, Korem Lilawangsa Gelar Apel Pasukan

LHOKSEUMAWE - Presiden RI, Joko Widodo, akan berkunjung ke Lhokseumawe dan Aceh Utara, Jumat,...

Tgk M Yunus Sambut Baik Pemberangkatan Umrah Melalui Bandara SIM

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Fraksi Partai Aceh, Tgk. M...

Rakor CSR, Pj Wali Kota Lhokseumawe: Janji-Janji, Realisasinya Mana?

LHOKSEUMAWE – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, menunjukkan sikap tegas di hadapan perwakilan...

Ketua PKS Aceh: Semua Pihak Perlu Duduk Kembali, Rembuk UUPA

"Setahu saya, itu kan sudah disahkan oleh Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), tinggal, ya, kemudian...

MaTA Sorot Sejumlah Proyek APBN di Aceh Mangkrak, Bendungan Irigasi Hingga Rumah Susun Pesantren

BANDA ACEH – Masyarakat Transparasi Aceh (MaTA) menyoroti sejumlah proyek bersumber dari APBN tahun...

JASA Bireuen Nilai DPRA Bungkam Terkait Bendera Bintang Bulan

"Kami mempertanyakan, kami ingin DPRA memperjelas qanun bendera Aceh yang sudah disahkan oleh pemerintah...

Persaudaraan Aceh Seranto Sampaikan Dukacita Atas Gempa Turki

"Saya mewakili seluruh pengurus PAS Aceh meluangkan dukacita mendalam untuk korban gempa Turki dan...

PUPR Aceh Utara Paparkan Perjuangan Lahirnya Proyek Jembatan Sarah Raja, Balai Jalan Nasional Harus Tuntaskan

ACEH UTARA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara merespons terkait...

Pengulu Desa Lestari Dipanggil Kejari Gayo Lues, Ini Kasusnya

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gayo Lues memanggil Pengulu (Kepala Desa) Lestari atas...

Proyek Jembatan Gantung Sarah Raja-Sarah Gala Diduga Mangkrak

ACEH UTARA - Warga Dusun Sarah Raja, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh...

Anies Baswedan Disebut Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga Uno

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif...

Terima Pengurus IDI, Ketua DPRK Diskusikan Stunting di Banda Aceh

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar,...

Tekan Inflasi, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah 5 Hari Berturut-turut di 5 Lokasi

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga...