Jumat, Juli 19, 2024

Ini Kata Camat Tanah...

ACEH UTARA - Pemerintah sedang melakukan pendataan bangunan yang rusak akibat diterjang badai...

JPU Tuntut Lima Terdakwa...

BANDA ACEH - Jaksa Penuntut Umum menuntut empat terdakwa perkara dugaan korupsi pada...

Abu Razak Temui Kapolda,...

BANDA ACEH – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh H. Kamaruddin...

Diterjang Badai, Lapak Pedagang...

ACEH UTARA - Banyak lapak pedagang dan warung di sepanjang jalan Simpang Rangkaya,...
BerandaNews523 Calon Jemaah...

523 Calon Jemaah Haji Divaksin di RSUCM Aceh Utara

LHOKSEUMAWE – Ratusan calon jemaah haji lansia (lanjut usia) mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) milik Pemkab Aceh Utara, setelah 28 hari menjalani penyuntikan vaksin tahap pertama. Vaksinasi ini untuk persiapan keberangkatan haji, meskipun belum ada jadwal pasti terbang ke Tanah Suci.

Humas RSUCM Aceh Utara, Jalaluddin, Rabu, 28 April 2021, kepada wartawan, mengatakan sebanyak 523 calon jemaah haji lansia dari 27 kecamatan di Aceh Utara mengikuti vaksinasi dosis kedua selama tiga hari secara bertahap, 26 sampai 28 April 2021. Dalam sehari, RSUCM hanya melayani 150 peserta vaksin.

“Pemberian dosis vaksin Covid-19 merupakan syarat utama untuk keberangkatan ibadah haji pada tahun 2021. Meskipun Pemerintah Arab Saudi belum memastikan jadwal untuk ibadah haji bagi warga negara Indonesia. Calon jemaah haji yang masuk kategori lansia diberikan vaksin kedua setelah 28 hari vaksin pertama. Sedangkan yang usia di bawah 60 tahun maka rentang waktu pemberian vaksin sama dengan vaksinasi pada umumnya,” kata Jalaluddin.

Menurut Jalaluddin, dosis vaksin tahap pertama sudah diberikan pada Maret 2021, sehingga setelah 28 hari kini dosis kedua diberikan untuk 523 calon jemaah haji itu. Pada vaksinasi pertama tidak ada peserta yang mengalami efek samping vaksin virus corona atau KIPI, walaupun usia penerima tergolong lansia. Namun, RSUCM telah menyiapkan dokter spesialis serta ruang observasi untuk antisipasi.

“Sebagaimana kita ketahui bahwa saat ini pemerintah masih menunggu kepastian jadwal pelaksanaan ibadah haji tahun ini dari Pemerintah Arab Saudi,” ujar Jalaluddin.[]

Baca juga: