AKU sudah tidak lagi minum kopi dan tidak lagi menghisap rokok. Aku memilih hidup sehat. Aku ingin paru-paruku sehat, juga getah bening, dan jantung, dan lainnya. Semuanya sehat. Karenanya, aku meninggalkan rokok.

Aku ingin ginjalku sehat, juga lambung, jantung, dan lainnya. Karenanya, aku meninggalkan kopi, berhenti minum kopi.

Sejak beberapa tahun lalu aku terpikir untuk hidup sehat, dan berhenti minum kopi dan menghisap rokok. Ada beberapa kali kucoba menghentikannya, namun tidak berhasil.

Ternyata, semua itu harus dilakukan dengan tulus, dengan alasan yang cukup. Namun, pada malam sebelum 17 Januari, aku merenung sendiri, tentang keinginnanku hidup sehat. Dan, tiba-tiba saja aku memutuskan untuk berhenti minum kopi dan berhenti hisap rokok sejak itu juga. Sejak 17 Januari 2018, aku sudah tidak lagi minum kopi dan tidak lagi menghisap rokok.

Aku sengaja mengumumkannya sekarang, karena, aku mengunggu itu lewat satu pekan dulu. Juga, di hari-hari pertama aku berhenti merokok dan berhenti minum kopi, aku menaruh gelas kopi dan bungkus rokok yang masih ada isinya di tempat biasa. (Biasanya orang memindahkannya dan menghilangkan baunya sekalipun).

Aku sengaja membiarkan itu terletak di tempat biasa pada hari-hari pertama, untuk menyadarkanku tentang informasi yang kuyakini tentang rokok sekarang. Maksudnya, ini harus dilakukan dengan dasar, rela, dan meyenangkan. Tidak boleh ada paksaan, karena kalau dipaksa, berarti alam bawah sadar belum berhenti. Semua harus santai dan tenang.

Aku yakin, dengan pola yang kulakukan ini, bahkan, orang yang kecanduan narkoba separah apapun bisa berhenti. Dan, aku yakin, dapat membantu mereka, jika ada yang ingin dibantu, bahkan secara langsung atau online kalau perlu. Aku membagikan cara itu di bawah ini.

Dulu, ada beberapa kali aku mengganti jenis rokok. Pertama, merek commodore, lalu ganti ardath, lucky strike, marlboro, juga pernah jarum-super dan surya 12, kemudian sampoerna mild, lalu dji sam soe, kemudian sampoerna mild lagi.

Aku membuktikan bahwasanya, semua hal itu diawali dari pikiran. Dan benar, bahwasanya, pikiran manusia terbagi dua, ada pikiran sadar ada ada pikiran di bawah sadar. Pikiran sadar adalah sesuatu yang kita sadari dan dapat kita kendalikan, sementara pikiran bawah sadar merupakan pikiran yang tidak bisa kita kendalikan langsung, akan tetapi butuh beberapa cara dan waktu untuk mengarahkannya. Bahan pikiran bawah sadar dimasukkan oleh pikiran sadar, kita bisa mengendalikannya.

Segala sesuatu yang kita lakukan, diperintahkan oleh otak bawah sadar kepada seluruh anggota tubuh terkait. Pada peristiwa orang merokok atau berhenti merokok, bagaimana alam bawah sadar (pikiran bawah sadar) melakukannya.

Secara sadar, kita tahu dan sangat tahu bahwa merokok itu merusak paru-paru, jantung, dan lainnya. Di setiap bungkus rokok ditulis itu, juga disertakan gambar buruk. Dan, banyak hal kerugian lain karena merokok, seperti menyita waktu, bau mulut, kotor, dan sebagainya.

Semua perokok tahu itu, sebagian besar mereka ingin mengihentikannya, secara sadar, akan tetapi mereka terus saja merokok, karena mereka mengisi alam bawah sadarnya dengan informasi yang salah tentang rokok.

Secara sadar mereka ingin berhenti merokok karena merusak kesehatan. Tapi secara bawah sadar mereka berpikir bahwa merokok itu nikmat, dan dapat membuat mereka nyaman ketiga gelisah atau lelah. Rokok dapat menghibur dan menenangkan. Itulah yang mereka yakinkan di bawah sadar, sehingga, tidak peduli seburuk apapun gambar di bungkus rokok, terserah dokter hebat dari mana yang bilang, ia tetap merokok. Karena, alam bawah sadar yang mengendalikan anggota tubuh. Maka, caranya, masukkan informasi yang benar secara sadar ke alam bawah sadar, tentang rokok, atau kopi, dan sebagainya, terus menerus, sehingga, dengan sendirinya anda akan berhenti merokok.

Di sini, aku berbagi tentang cara yang membuatku bisa berhenti merokok dan berhenti minum kopi

Ada lima tahap yang perlu dipelajari dan dilakukan;

1. Menghindari sakit

Anda harus sadar betul kerugian karena merokok, baik itu kerugian kesehatan anda atau waku, dan akibat untuk orang di sekeliling anda, misalnya lingkungan dan keluarga.

Kalimat yang diingat, misalnya, “Aku tahu, sekarang, bahwa merokok itu merusak paru-paru, mengganggu aliran darah, bikin nafas bau, juga merugikan waktuku. Aku tahu kalau saya merokok, aku bersalah, karena saya menyakiti mereka, membuat, orang di sekelilinku tidak nyaman, lingkungan dan keluarga.”

Itu cuma contoh, setiap orang punya kalimat yang sesuai untuk dirinya. Dan itu kalimat harus bersifat personal (kata ‘aku), dan bersifat sekarang (kata ‘sekarang’, bukan kata ‘akan’, tapi kata ‘sekarang’). Pola kalimat personal dan sekarang ini berlaku untuk semua bagian cara di sini, dari tahap 1 sampai tahap 5.

2. Menginginkan sehat.

Anda harus dasar betul bahwa anda memilih hidup sehat, anada memilih punya paru-paru sehata, punya mulut bersih dan bau wangi, nafas segar selalu yang membuat anda percaya diri.

Kalimat yang diingat, misalnya, “Aku memilih hidup sehat, paru-paruku sehat, mulut saya bersih, berbau harum, nafas segar saya segar, aku percaya diri.”

3. Menggantikan pendapat tentangnya (merusak pola)

Dulu, anda berpikir bahwa merokok itu keren, dewasa, nikmat, gaul, menenangkan, dan sebagainya. Itu dulu. Dan, sekarang, lupakanlah itu.

Sekarang, anda harus berpikir dan meyakini, yakinkan diri anda bahwa merokok itu buruk, bikin mulut bau, bikin perih tenggorokan, menyebabkan batuk dan bau mulut, mengganggu orang di sekeliling. Dan menyita waktu.

Kalimat yang diingat, misalnya, “Aku tahu bahwa merokok itu buruk, menjijikkan, bikin mulut bau, bikin perih tenggorokan, menyebabkan batuk dan bau mulut, mengganggu orang di sekeliling saya. Dan menyita waktuku, mengotori meja, baju, dan lantai. Aku sekarang hidup sehat dan bersih.”

4. Kenyamanan pengganti

Kenyamanan pengganti, anda bisa menggantikan dengan makanan atau minuman yang sehat. Bukan permen, karena permen juga merusak kesehatan, itu mengandung gula berlebihan dan ada pewarna serta bahan pengawet. Misalnya, yang benar, makanlah buah-buahan yang menyehatkan paru-paru anda setiap hari. Setiap hari, karena anda bernafas setiap hari. Bayangkan enaknya rasa buah itu, enaknya rasa buah itu jauh lebih nikmat dari apapun, dan menyehatkan paru-paru, kenikmatan yang menyehatkan. Itu keberuntungan. Tariklah nafas dalam dalam, rasakan kesegaran.

Kalimat yang diingat, misalnya, “Aku makan buah-buahan yang menyehatkan paru-paru setiap hari. Ini sungguh nikmat. Wah, aku senang punya paru-paru sehat. Hidup menyenangkan.”

5. Hentikan yang anda ingin hentikan, dan lakukan hal baru yang ingin anda lakukan. Lakukan terus menerus.

Bagian ini akan mudah, jika bagian lain benar-benar telah dipelajari dandiketahui dengan lengkap. Tentu saja, pada hari-hari pertama, apa kapan saja, terlintas keinginnan mengulang kebiasaan buruk itu. Tentu, dan yang perlu kita lakukan adalah merusak pola itu, dan mengulang pola yang baru, dalam beberapa detik, kita sudah sadar bahwa kita sudah lama meninggalkan rokok yang buruk, bahkan merasa jijik pada baunya.

Kalimat yang diingat, misalnya, “Aku sudah sejak lama hidup sehat. Rokok itu buruk, bau, dan menjijikkan, saya membencinya, membuangnya jauh-jauh. Sekarang, dan selamanya, aku hidup sehat. Rokok itu buruk, bau, dan menjijikkan, saya membencinya, membuangnya jauh-jauh. Nafas saya segar, paru-paru saya sehat. Kesehatan yang luar biasa.”

Memiliki harapan untuk hidup sehat dan lebih lama, mempercayai bahwa hidup sehat dan lama butuh usaha, akan membuat kita membiasakan diri memilih cara-cara yang menyehatkan. Demikian, semoga bermanfaat.[]

Banda Aceh, 25 Januari 2018
Thayeb Loh Angen. Boleh baca versi English di steemit.com/@peradabandunia