Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaNewsBegini Cara UGP...

Begini Cara UGP Takengon Galakkan Semangat Wirausaha Mahasiswa

TAKENGON – Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Putih (UGP) Takengon Abd. Jali, M. Si mengatakan, seorang sarjana adalah pencipta lapangan pekerjaan. Hal itu hanya bisa diwujudkan dengan berwirausaha.

“Perlu diingat (lulusan) S1 adalah pencipta lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan. Maka dengan jalan berwirausaha itu semua dapat terwujud,” kata Abd. Jali kepada portalsatu.com, Senin, 11 Januari 2015.

Pernyataan Abd. Jali tersebut terkait dengan seminar praktik wirausaha yang dibuat di Gedung Pendari Takengon hari ini. Melalui seminar itu pihak kampus ingin menggalakkan gerakan usaha mandiri bagi mahasiswa. Selain itu juga bertujuan untuk membuka pemikiran mahasiswa terhadap tantangan perkembangan ekonomi ke depan dalam menghadapi pasar bebas ASEAN.

Seminar itu kata dia telah dilakukan selama lima periode bagi setiap mahasiswa semester VII. Hasil akhirnya diharapkan lulusan perguruan tinggi nantinya tidak menggantungkan hidupnya dengan berharap dari pemerintah sebagai tenaga kontrak maupun menjadi PNS.

Di akhir seminar praktik wirausaha itu kata Abd. Jalil, nantinya akan muncul ide atau gagasan baru untuk mahasiswa dalam melakukan wirausaha dan melahirkan pengusaha muda dari kalangan mahasiswa. Hasil dari kegiatan praktik wirausaha selama lima periode itu katanya, UGP telah melahirkan sejumlah pengusaha muda kreatif. Jenis usaha yang dijalankan juga beragam mulai dari sektor perikanan, perkebunan, industri rumah tangga hingga kreasi seni.

“Usaha mereka saat ini banyak menyerap tenaga kerja,” katanya.[] (ihn)

Baca juga: