BerandaBerita Aceh UtaraBegini Proyek Dinas Pengairan Aceh Pengendalian Banjir Krueng Pase yang Sedang Dikerjakan

Begini Proyek Dinas Pengairan Aceh Pengendalian Banjir Krueng Pase yang Sedang Dikerjakan

Populer

ACEH UTARA – Proyek Dinas Pengairan Aceh tahun 2021 “Pengendalian Banjir Sungai Kr. Pase Kab. Aceh Utara” berlokasi di Gampong Tanjong Awe, Kecamatan Samudera, sedang dikerjakan. Warga setempat menyebut sebelumnya tanggul sungai di desa itu hampir saban tahun jebol saat debit air tinggi hingga menyebabkan banjir.

Pantauan portalsatu.com di lapangan, Jumat, 29 Oktober 2021 pagi, terdapat tiga titik pengerjaan proyek pengendalian banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Pase di Gampong Tanjong Awe. Yakni, Dusun Pinto Kuta, Dusun Syahid, dan Dusun Kuta Awe.

Pada papan nama proyek di lokasi tanggul yang sedang dikerjakan itu tertulis “Pengendalian Banjir Sungai Kr. Pase, Kab. Aceh Utara”, nilai kontrak Rp4.019.637.000, pelaksana proyek CV Syita Lestari, masa pengerjaan 15 September hingga 25 Desember 2021, sumber dana APBA 2021.

(Foto: portalsatu.com/Fazil)

Di Dusun Pinto Kuta, tampak dua ekskavator parkir di bantaran sungai. Tidak ada aktivitas para pekerja proyek itu lantaran hari Jumat. Pembangunan tanggul untuk pengendalian banjir di lokasi itu menggunakan material batu besar yang masih tahap pengerjaan.

Sementara di Dusun Syahid dan Dusun Kuta Awe, terlihat penimbunan tanah untuk peningkatan badan tanggul.

Keuchik Gampong Tanjong Awe, Afifuddin, dihubungi melalui telepon seluler mengatakan tanggul Krueng Pase itu masih dalam proses pengerjaan oleh pihak rekanan. Dia menyebut ada tiga titik yang sering jebol tanggul di desa itu saat debit air sungai tinggi. Ketiga lokasi tersebut kini mulai dibangun tanggul dengan APBA 2021 di bawah Dinas Pengairan Aceh.

“Satu titik memang ada dipasang batu gajah sebagai (tanggul) pengendalian banjir. Sedangkan duanya lagi kita tidak paham apakah ada dipasang batu yang sama atau tidak, karena ini masih tahap pengerjaan,” kata Afifuddin.

(Foto: portalsatu.com/Fazil)

Kepala Dusun Syahid, Salamuddin, menyebut pengerjaan tanggul itu sudah berlangsung sejak dua pekan lalu. “Tapi, hari ini tidak ada aktivitas, karena Jumat mengingat kearifan lokal. Proyek yang dikerjakan itu jika dilihat masing-masing titik sekitar 100 meter. Tapi secara pasti kita tidak tahu juga volumenya,” ujarnya.

“Tanggul Krueng Pase di Gampong Tanjong Awe sudah lama rusak, jebol hampir tiap tahun sejak 2006, dan kita sudah beberapa kali melakukan perbaikan tanggul itu secara swadaya masyarakat. Alhamdulillah, sekarang terealisasi dengan pembangunan yang bagus dari pihak dinas terkait,” tambah Salamuddin.

Salamuddin berharap ke depan tidak terjadi lagi jebol tanggul yang mengakibatkan banjir. Sebab, dampaknya merusak sawah atau tanaman padi warga dan fasilitas lainnya.

“Kita mendukung penuh terhadap pembangunan tanggul yang sedang dikerjakan tersebut. Lagi pula sudah lama ditunggu masyarakat dibangun seperti ini,” ucap Salamuddin.

Baca juga: APBA 2021: Pengendalian Banjir Krueng Pase Rp6 Miliar, Rehab Tanggul di Mancang Rp1 M

[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya