Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBerita Banda AcehBPS: Jumlah Penduduk...

BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Aceh 806,82 Ribu Orang Per Maret 2022

BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Aceh pada Maret 2022 sebanyak 806,82 ribu jiwa, berkurang 43,40 ribu orang dibandingkan September 2021 yang mencapai 850,26 ribu jiwa.

Data terbaru tersebut dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Jumat, 15 Juli 2022. Persentase penduduk miskin di Aceh per Maret 2022 menjadi 14,64 persen, turun 0,89 poin dari 15,53 persen pada September 2021.

Di daerah perdesaan turun 1,17 poin (dari 18,04 persen menjadi 16,87 persen), sedangkan di perkotaan, persentase penduduk miskin turun sebesar 0,27 poin (dari 10,58 persen menjadi 10,31 persen).

Indeks kedalaman kemiskinan di Aceh turun dari 2,952 pada September 2021 menjadi 2,489 pada Maret 2022. Periode yang sama, indeks keparahan kemiskinan turun dari 0,813 menjadi 0,613.

Akan tetapi, Aceh masih menjadi provinsi termiskin di Pulau Sumatra, sama seperti periode sebelumnya. Setelah Aceh dengan persentase penduduk miskin 14,64%, disusul Bengkulu 14,62%, Sumatera Selatan 11,90%, dan Lampung 11,57%.

[Foto: portalsatu.com]

Namun, Aceh tidak lagi masuk dalam lima provinsi termiskin di Indonesia. Lima provinsi termiskin pada Maret 2022 yakni Papua dengan persentase penduduk miskin 26,56%, Papua Barat 21,33%, Nusa Tenggara Timur 20,05%, Maluku 15,97%, dan Gorontalo 15,42%.

BPS menyebut beberapa fenomena yang diduga terkait dengan tingkat kemiskinan di Aceh pada periode September 2021–Maret 2022. Di antaranya, hasil data dari Kerangka Sampel Area (KSA) menunjukkan produksi padi pada Maret 2022 (249,19 ribu ton) meningkat 63,66% dibanding September 2021 (152,26 ribu ton); Nilai Tukar Petani (NTP) secara umum pada Maret 2022 meningkat 3,88% dibanding September 2021 (103,26).

“Hal ini salah satunya didorong peningkatan NTP pada subsektor tanaman pangan dan tanaman perkebunan,” tulis BPS dalam rilis “Profil Kemiskinan di Aceh Maret 2022”.

Berikutnya, laju pertumbuhan pengeluaran konsumsi rumah tangga (y to y) Triwulan 1 2022 sebesar 6,44%, lebih tinggi dibanding Triwulan 3 2021 (3,04%); Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) kondisi Februari 2022 (5,97%), lebih rendah dibanding Agustus 2021 (6,3%); dan terdapat penurunan penduduk usia kerja di Aceh yang terdampak Covid-19 (menjadi pengangguran, sementara tidak bekerja, pengurangan jam kerja) dari 207 ribu orang pada Agustus 2021 menjadi 140,1 ribu penduduk pada Februari 2022.

Selain itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada Maret 2022 (37,72%), meningkat 33,05% dibanding September 2021 (28,35%). Begitupun TPK pada akomodasi lainnya, meningkat sebesar 2,90%.

Sementara itu, selama September 2021-Maret 2022, garis kemiskinan naik sebesar 4,75 persen, yaitu dari Rp552.939 per kapita per bulan pada September 2021 menjadi Rp579.227 per kapita per bulan pada Maret 2022. Peranan komoditas makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditas bukan makanan. Pada Maret 2022, komoditas makanan menyumbang sebesar 75,73% pada garis kemiskinan.

Sebelumnya diberitakan, berdasarkan data ‘Profil Kemiskinan Penduduk di Provinsi Aceh September 2021’ dirilis BPS Provinsi Aceh pada 2 Februari 2022, jumlah penduduk miskin di Aceh per September 2021 sebanyak 850.260 jiwa, bertambah 16.020 orang dibandingkan Maret 2021 yang jumlahnya 834.240 jiwa. Selain masih menjadi provinsi termiskin di Sumatra, Aceh juga masuk dalam lima provinsi miskin di Indonesia per September 2021.

Baca: Kemiskinan Meningkat, Aceh Masuk Lima Provinsi Miskin di Indonesia

[](red)

Baca juga: