BLANGKEJEREN – Bupati Gayo Lues Suhaidi, S.Pd, M.S.Si., bersama Wakil Bupati H. Maliki, Kapolres, dan Dandim 0113/GL menerobos jalur terputus untuk menuju Kecamatan Pining yang hingga kini masih terisolir pascabanjir, pejabat daerah tersebut memaksa ke darah itu untuk melihat langsung situasi warga di sana.
“Kita ingin meninjau keadaan warga di Kecamatan Pining yang masih mengalami keterbatasan akses jalan,” kata Bupati, Senin, 22 Desember 2025.
Rombongan Bupati, Wakil Bupati, Dandim dan Kapolres berangkat dari Kota Blangkejeren pada Minggu tanggal 21 Desember 2025 dengan mengendarai berbagai jenis kendaraan, dan sempat beberapa kali berhenti lantaran harus mendorong mobil yang terjebak tanah longsor.
“Jalur yang kita tempuh dari pusat kota Gayo Lues ke desa Pepelah, Kecamatan Pining sangat curam dan sulit, dan butuh beberapa jam untuk menembusnya,” kata Bupati.
Meski begitu, semangat rombongan tidak pudar, mereka bahu-membahu agar kendaraan yang membawa logistik bisa menembus jalan longsor dan amblas tersebut.
“Tadi malam kami bersama rombongan menginap di Desa Pepelah bersama masyarakat yang sedang mengungsi. Kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menyalurkan logistik kepada warga terdampak, mendengar langsung kebutuhan mereka, serta memantau proses perbaikan jalan agar bantuan lebih mudah diterima warga,” ujarnya.
Bupati bersama rombongan juga berupaya berjalan kaki untuk menembus ke pusat Kecamatan Pining yang kini menjadi satu-satunya Kecamatan yang masih terisolir paska banjir dan tanah longsor.[]




