SIGLI – Percobaan pembunuhan bermotif cinta nyaris menelan korban jiwa siswi SMA, Nadia (18) warga Gampong Puuek, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Selasa, 9 Februari 2016, sekira pukul 05:00 wib. Pelaku Iql (20) pemuda sekampung korban yang cintanya ditolak, mencoba menggorok korban pisau dapur.
Informasi yang diperoleh portalsatu.com dari warga setempat, percobaan pembunuhan itu terjadi saat korban Nadia sedang tidur di rumah neneknya Hendon (70), dengan cara menyelinap masuk pelaku ke rumah tersebut dan langsung mengikat kaki dan tangan korban denga tali. Diduga hendak memperkosa atau membunuh korban.
Kapolres Pidie AKBP Muhajir SIK, MH, Selasa 9 Februari 2016 ketika dikonfirmasi portalsatu.com, membenarkan kejadian tersebut. Pelaku sudah diamankan di Polsek Delima setelah beberapa jam kejadian.
“Kuat dugaan pelaku mencoba melakukan pembunuhan lantaran cintanya ditolak korban,” kata Kapolres.
Menurut Kapolres, pelaku yang sudah masuk ke rumah tempat korban tidur, dia langsung mengikat korban, tiba – tiba korban terbangun dan langsung berteriak minta tolong. Tetapi pelaku dengan memegang pisau dapur mengancam korban akan digorok leher jika melawan.
“Jangan melawan, nanti saya gorok,” kata Kapolres menirukan kata – kata pelaku.
Karena terus berteriak, lanjut Kapolres, pelaku menyumpal mulut korban dengan baju yàng digunakan pelaku, sembari meletakkan pisau di leher korban berusaha menggorok. Korban terus melawan sembari berteriak minta tolong, hingga terdengar warga. Pelaku langsung kabur melalui tangga sebelah luar rumah, karena takut ketahuan.
“Sesaat setelah kejadian, warga yang mendengar teriakan korban, datang menolong memboyong ke Puskesmas karena korban mengalami luka goresan di leher. Pelaku berhasil ditangkap dan diamankan di Polsek Delima guna menjalani pemeriksaan,” kata Muhajir.[](tyb)



