Selasa, Juni 25, 2024

Yayasan HAkA Minta APH...

BANDA ACEH - Berdasarkan pemantauan yang dilakukan Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh...

HUT Ke-50, Pemkab Agara-Bulog...

KUTACANE - Momentum HUT Ke-50, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara bekerja sama dengan...

Pemilik Gading Gajah Super...

BLANGKEJEREN - Satreskrim Polres Kabupaten Gayo Lues berhasil mengungkap kasus kepemilikan dua gading...

YARA Minta Polisi Transparan...

ACEH UTARA - Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) mendesak kepolisian serius menangani kasus...
BerandaBerita Banda AcehDiawali Selawat Badar,...

Diawali Selawat Badar, KPT Banda Aceh Mengambil Sumpah 27 Advokat

BANDA ACEH – Setelah pembacaan ayat suci Alquran dan selawat badar, Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh mengambil sumpah terhadap 27 advokat. Yaitu 6 advokat dari Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI), 6 advokat dari Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI), dan 15 advokat dari Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin).

Acara pengambilan sumpah tersebut dihadiri beberapa Hakim Tinggi, Hakim Tinggi Ad Hoc Tipikor, Panitera, dan Pejabat Pengadilan Tinggi Banda Aceh serta para hadirin yang dilaksanakan di Balai Tgk. Chik Ditiro, gedung sementara PT Banda Aceh, Kamis 6 Juli 2023.

Ketua Pengadilan Tinggi, Dr. H. Suharjono, S.H., M.Hum., membacakan lafaz sumpah advokat yang diikuti secara bersama-sama oleh 27 advokat baru. Bunyi lafaz sumpah tersebut antara lain pernyataan untuk tidak memberikan atau menjanjikan barang sesuatu kepada siapapun, termasuk kepada hakim, pejabat pengadilan atau pejabat lainnya agar memenangkan atau menguntungkan bagi perkara klien yang sedang atau akan ditangani.

Para advokat juga melafalkan sumpah pernyataan bertindak jujur, adil, dan bertanggung jawab berdasarkan hukum dan keadilan. Selain itu, akan menjaga tingkah laku dan menjalankan kewajiban sesuai dengan kehormatan, martabat, dan tanggung jawab sebagai advokat.

Penandatanganan Berita Acara Sumpah oleh 27 advokat yang disaksikan Panitera dan Ketua Pengadilan Tinggi, melengkapi prosesi pengambilan sumpah yang berlangsung secara khidmat.

Dalam pangarahannya, Ketua Pengadilan Tinggi mengingatkan agar para advokat yang baru disumpah bahwa sumpah itu bukan hanya disaksikan oleh kita para manusia. Namun, juga disaksikan oleh Allah Yang Maha Adil dan Maha Esa.

“Anda jangan bermain-main dengan sumpah advokat ini. Sumpah ini bukan hanya lahirlah semata, tetapi juga mengandung makna spiritual di mana disaksikan oleh Allah Yang Maha Kuasa. Apalagi sebelum disumpah tadi kita sama-sama membacakan selawat badar,” kata Suharjono mengingatkan.

Sebagai advokat, masih banyak hal yang harus dilakukan untuk membantu menegakkan hukum dan keadilan. Masih banyak pelanggaran hukum yang menciderai rasa keadilan. “Karena itu, Anda sebagai barisan dari Dewi Keadilan yang matanya ditutup, agar benar-benar ikut melaksanakan fungsi untuk menegakkan hukum dan keadilan secara beradab dan bermartabat,” tegasnya.

“Kewajiban sebagai penegak hukum, saya pesankan kepada para advokat yang baru saja disumpah, agar selalu belajar dan teruslah belajar meningkatkan keahlian dan profesionalitas. Selain itu Anda pun harus terus meningkatkan integritas dan spritualitas,” tambah KPT.

“Kami ucapkan selamat, semoga Anda berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai harapan, yaitu ikut menegakkan hukum dan keadilan. Sehingga, dengan kiprah Anda nantinya akan hadirnya keadilan yang tidak saja berbasis prosedural, tetapi lebih penting lagi adalah terwujudnya keadilan yang substansial, yang dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat,”, pungkas Suharjono, Ketua Pengadilan Tinggi yang sudah malang melintang bertugas di seluruh nusantara.[](ril)

Baca juga: