Minggu, Juni 23, 2024

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...

Kapolsek Baru Bongkar Sabu...

LHOKSEUMAWE - Kapolsek Dewantara Ipda Fadhulillah bersama anggotanya berhasil menangkap pemuda berinisial MM...

Pilkada Subulussalam: Resmi Daftar...

SUBULUSSALAM - Bakal Calon Wali Kota Subulussalam, Fajri Munthe menyerahkan berkas pendaftaran sebagai...
BerandaBerita Aceh UtaraDispusip Aceh Utara...

Dispusip Aceh Utara Gelar Bedah Buku Cerpen ‘Di Seunuddon Seratus Kuntul Hitam Bermalam’

LHOKSUKON – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Aceh Utara menggelar bedah buku sebagai bagian dari program pengembangan literasi berbasis inklusi sosial. Kegiatan itu dibuka Plt. Sekretaris Dispusip Aceh Utara, Teuku Fahrizal, S.E., di aula dinas, Rabu, 12 Juli 2023.

“Kali ini kita isi dengan acara bedah buku kumpulan cerpen karya penulis Muhammad Nasir Age berjudul ‘Di Seunuddon Seratus Kuntul Hitam Bermalam’, sekaligus beliau sebagai pemateri kegiatan ini,” kata T. Fahrizal didampingi Ketua Panitia Sri Fujianti.

Panitia mengundang para peminat literasi dan sastra yang ada di Aceh Utara, baik masyarakat umum, kalangan guru, dosen, mahasiswa, pustakawan sekolah dan perguruan tinggi menjadi peserta kegiatan itu. “Alhamdulillah, kita lihat antusias para peserta, mereka sangat ingin mengetahui tentang aspek-aspek literasi, baik terhadap isi bukunya maupun tentang suka duka menjadi seorang penulis,” ujarnya.

Menurut dia, pihaknya sengaja membedah buku karya penulis yang memuat tentang konten lokal sehingga isinya terasa sangat dekat dengan aroma sosial dan kehidupan masyarakat setempat. Ini merupakan salah satu cara mendekatkan literasi ke tengah-tengah masyarakat.

Bedah buku merupakan suatu kegiatan yang mengungkapkan isi suatu buku yang ditulis secara lugas, untuk mengenalkan makna atau isi buku tersebut. Tujuannya demi meningkatkan budaya literasi dalam pengembangan menulis, mendorong dan mengembangkan potensi dan kapasitas penulis lokal untuk menciptakan karya-karyanya.

Selain itu, bedah buku sebagai referensi pembelajaran bagi para pembaca maupun pelajar, yang dinilai mampu memberikan manfaat serta menambah wawasan bagi para pecinta karya tulis.

Dispusip Aceh Utara terus berbenah, memiliki sistem pelayanan yang terbuka dalam menyediakan fasilitas untuk membaca dan berkreativitas bagi penggiat literasi. Di antaranya menyediakan Ruang Pojok Baca di Perpustakaan.

Buku Di Seunuddon Seratus Kuntul Hitam Bermalam merupakan kumpulan cerpen karya Muhammad Nasir Age. Penulis Aceh kelahiran Seunuddon, Aceh Utara ini adalah Sarjana Teknik Kimia yang terjun ke dunia tulis menulis sejak masih remaja. Selain menulis cerpen dan essai, juga pernah bekerja sebagai wartawan pada Harian Waspada, acehkita.com, Harian Aceh Independen, Majalah Pantau, dan Aceh Feature Service.

Pernah mengikuti sejumlah pelatihan menulis, di antaranya Pelatihan Membaca Menulis dan Apresiasi Sastra – MMAS (Depdiknas – Horizon, Bogor, 2003), Workshop Penulisan Sastra (CWI – Depdiknas, Bogor, 2004), Workshop Penulisan Sastra (CWI – Menpora, Jakarta, 2005), Pelatihan Jurnalisme Sastrawi dan Accuracy (Yayasan Pantau, Banda Aceh 2008), diundang pada Temu Sastrawan Indonesia (TSI) di Ternate 2011.

Pernah menjadi nominasi pada Lomba Menulis Cerita Pendek (Depdiknas, 2001), nominasi pada Lomba Menulis Cerpen (CWI – Depdiknas, 2004), Juara III Menulis Cerpen On-Line se-Sumatera (PT Telkom, 2005), Juara II Lomba Menulis Cerpen tingkat nasional (Menpora – CWI, 2005), Juara I Lomba Cerpen Pariwisata (Disbudpar Aceh, 2012), Juara II Lomba Cerita Legenda (Disbudpar Aceh, 2012), Juara III Lomba Fiksi (Cerpen) Tulis Nusantara (Kemenparekraf, 2012), penulis terpilih pada lomba Cerpen Jalur Rempah Wangsa Samudra Jambi – Kemenparekraf 2021, penulis terpilih pada Sayembara Penulisan Naskah Buku Konten Lokal Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh 2022. Peserta terbaik pada Pelatihan Jurnalistik oleh LPDS Jakarta – BRR NAD-Nias, 2006.

Hasil karya berupa cerpen di antaranya termaktub dalam buku Remuk (Dewan Kesenian B.Aceh, 1999), Bola Salju di Hati Ibu (2002), Putroe Phang (Dewan Kesenian Aceh, 2003), Dari Zefir Sampai Puncak Fujiyama (CWI, 2004), La Runduma (CWI, 2005), Bayang Bulan di Pucuk Mangrove (Dewan Kesenian B.Aceh, 2006), Orang-Orang Pos 327 (ASA, 2007), bunga rampai TSI Ternate Tuah Tara No Ate (2011), Air Akar (Gramedia, 2013), Di Seunuddon, Seratus Kuntul Hitam Bermalam (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, 2019), Bunga Rampai Jalur Rempah (Wangsa Samudra Jambi – Kemenparekraf, 2021), Hikayat-Hikayat Dari Pase (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, 2022).[](rilis)

Baca juga: