BerandaBerita LhokseumaweSuaidi Yahya dan Hariadi Diperiksa Sebagai Saksi Mahkota Kasus PT Rumah Sakit...

Suaidi Yahya dan Hariadi Diperiksa Sebagai Saksi Mahkota Kasus PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe

Populer

LHOKSEUMAWE – Penyidik Kejaksaan Negeri Lhokseumawe memeriksa Suaidi Yahya sebagai saksi mahkota untuk berkas perkara tersangka Hariadi dalam kasus dugaan korupsi pada pengelolaan PT Rumah Sakit Arun tahun 2016-2022, Rabu, 12 Juli 2023.

Informasi diperoleh portalsatu.com, Suaidi Yahya diperiksa sebagai saksi mahkota untuk perkara tersangka Hariadi, pagi sampai siang. Setelah itu, penyidik memeriksa Hariadi untuk berkas perkara tersangka Suaidi Yahya, siang hingga sore, Rabu (12/7).

“Iya, kemarin (Rabu), Suaidi Yahya dan Hariadi diperiksa sebagai saksi mahkota. Pemeriksaan terhadap Suaidi sebagai saksi mahkota untuk perkara Hariadi, kemudian pemeriksaan Hariadi sebagai saksi mahkota untuk perkara Suaidi Yahya,” kata Kajari Lhokseumawe, Lalu Syaifudin, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen Therry Gutama, S.H., M.H., dikonfirmasi portalsatu.com melalui telepon, Kamis, 13 Juli 2023, sekitar pukul 10.45 WIB.

Therry Gutama menyebut penyidik akan melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap Suaidi dan Hariadi masing-masing sebagai tersangka, Kamis/hari ini. “Direncanakan keduanya diperiksa mulai siang nanti. Pemeriksaan tersebut untuk melengkapi berkas masing-masing tersangka,” ujarnya.

Sebelumnya, penyidik Kejari Lhokseumawe menetapkan Hariadi, Direktur PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe (RSAL) periode 2016-2023, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada pengelolaan PT RSAL tahun 2016-2022, Selasa, 16 Mei 2023. Tersangka Hariadi yang juga mantan Direktur Keuangan PDPL/PTPL tahun 2016-2021, langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lhokseumawe pada hari itu juga. Penyidik kemudian memindahkan Hariadi ke Lapas Lhoksukon, Aceh Utara, sejak Sabtu, 27 Mei 2023.

Baca juga: Jaksa Tetapkan Direktur PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe Tersangka Dugaan Korupsi, Ditahan di Lapas

Penyidik Kejari Lhokseumawe menetapkan Suaidi Yahya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada pengeloalan PT RSAL, Senin, 22 Mei 2023. Mantan Wali Kota Lhokseumawe periode 2012-2017 dan 2017-2022 itu ditahan di Lapas Lhokseumawe.

Lihat pula: Jaksa Tetapkan Suaidi Yahya Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT Rumah Sakit Arun, Ditahan di Lapas

Therry Gutama dikonfirmasi pada Selasa, 20 Juni 2023, mengatakan sejauh ini tim penyidik sudah memeriksa 28 saksi dan dua ahli untuk berkas perkara dua tersangka tersebut.

Penyidik sudah menerima dokumen hasil audit Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) atas kasus dugaan korupsi pada pengelolaan PT RSAL tahun 2016-2022, dari Inspektorat Kota Lhokseumawe, Selasa, 16 Mei 2022. “Berdasarkan hasil audit final, total kerugian negara akibat kasus dugaan korupsi pada pengelolaan PT RS Arun tahun 2016-2022 sebesar Rp44.944.389.972,” kata Therry Gutama, Rabu, 17 Mei 2022.

Baca juga: Terima Hasil Audit Kasus PT Rumah Sakit Arun, Jaksa: Kerugian Negara Rp44,9 Miliar.[](red)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya