Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBerita Aceh UtaraDPRK Aceh Utara...

DPRK Aceh Utara Tetapkan Persetujuan P-APBK 2021

ACEH UTARA – DPRK Aceh Utara telah menetapkan persetujuan terhadap Rancangan Qanun tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (P-APBK) Tahun 2021 dalam rapat paripurna di gedung dewan, Kamis, 30 September 2021, sore.

Rapat paripurna itu dipimpin Ketua DPRK aceh Utara, Arafat, didampingi Wakil Ketua III DPRK, Misbahul Munir alias Rahul. Turut hadir Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, Sekda A. Murtala, para Asisten Sekda, dan sejumlah Kepala SKPK.

Laporan Gabungan Komisi I, II, III, IV dan V DPRK Aceh Utara terhadap Rancangan Qanun (Raqan) P-APBK Tahun 2021 dibacakan Drs. Azali Fuadi. Dia menyebut pertimbangan dilakukan Perubahan APBK antara lain penyusunan target PAD, penyesuaian pendapatan transfer dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, dan penyesuaian lain-lain pendapatan daerah yang sah. Kemudian adanya refocusing kegiatan dan realokasi anggaran upaya pengendalian dan pemulihan pascapandemi Covid-19.

Dalam laporan itu disebutkan persetujuan DPRK terhadap Raqan P-APBK 2021 untuk ditetapkan menjadi qanun, pagu perubahan pendapatan daerah Rp2.483.305.147.071, belanja daerah Rp2.560.072.289.647, sehingga defisit Rp76.767.142.576 yang ditutupi dnegan pembiayaan daerah.

Gabungan Komisi DPRK juga menyampaikan saran kepada Pemkab Aceh Utara berkenaan dengan P-APBK 2021. Azali menyebut sistem administrasi maupun pelayanan pemungutan dan pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus diperbaiki. Kemudian, SKPK terkait harus kreatif agar upaya peningkatan PAD dapat dilaksanakan, baik dalam meningkatkan SDM yang ada maupun mencari alternatif sumber pendapatan lain.

“Kita meminta kepada Bupati melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) agar dapat memaksimalkan kinerja aparatur yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pemungutan pajak dan retribusi daerah,” ujar Azali.

Selain itu, Gabungan Komisi DPRK meminta Bupati Aceh Utara agar penyusunan program belanja dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) untuk Aceh Utara dan Dana Alokasi Khusus (DAK) wajib dibahas bersama dewan. DPRK juga mengharapkan kepada Pemkab melalui TAPD agar melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Aceh Utara.

Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, mengatakan pendapat gabungan komisi dan laporan dari fraksi-fraksi terhadap Raqan P-APBK 2021 menjadi bahan bagi pihaknya untuk melakukan evaluasi. Setelah dipelajari maka akan ditindaklanjuti dengan berpedoman kepada ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku, dan menjadi perhatian bersama SKPK terkait.

“Keterbatas anggaran dan besarnya kebutuhan belanja dalam rangka mengisi pembangunan peningkatan kualitas pelayanan publik, demi kesejahteraan masyarakat adalah suatu permasalahan yang harus dipecahkan. Kita menyadari bahwa kebutuhan pembangunan daerah tidak terlepas dari berbagai tuntutan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan anggaran cukup besar,” kata Muhammad Thaib alias Cek Mad dalam pidatonya saat rapat paripurna itu.

Cek Mad menambahkan untuk menindaklanjuti persetujuan bersama terhadap Raqan P-APBK 2021, sesuai Pasal 315 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, dan Pasal 181, Pasal 184 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, maka Rancangan Qanun tentang P-APBK serta Rancangan Peraturan Bupati tentang Penjabaran Perubahan APBK itu sebelum ditetapkan Bupati, paling lama tiga hari kerja disampaikan kepada Gubernur Aceh untuk dievaluasi.[]

Lihat pula: Setujui RAPBK 2021 Rp2,5 T, DPRK Minta Bupati Evaluasi Sejumlah SKPK

Baca juga: