BLANGKEJEREN – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues masih belum merekomendasikan siapa saja yang akan menjadi Pj Bupati Gayo Lues kepada Kemendagri, meski begitu, jika nantinya diminta Kemendagri nama-namanya, DPRK akan mengutamakan putra asli Gayo Lues yang tinggal di Gayo Lues.
Pernyataan itu disampaikan H. Ibnu Hasim salah satu pimpinan DPRK Gayo Lues, Selasa, 2 Agustus 2022. Katanya, orang yang menjadi Pj Bupati seyogyanya adalah orang yang bertugas di daerah itu dan mengerti dengan keadaan suatu daerah, sehingga saat menjalankan tugas bisa berjalan lancar.
“Biasanya habis dulu masa jabatan Bupati di suatu daerah, baru Kemendagri menyurati suatu daerah, kemudian baru direkomendasikan DPRK siapa saja namanya, kalau memang direstui, maka nama yang direkomendasikan itu yang menjadi Pj Bupati,” katanya melalui sambungan Telepon WhastApp.
Selaku anggota Dewan, Ibnu Hasim mengaku malu jika nanti orang yang dipilih Kemendagri menjadi Pj Bupati bukan warga Gayo Lues, dan DPRK akan berjuang agar Pj Bupati nantinya adalah orang Gayo Lues.
“Menurut saya orang yang cocok menjadi Pj Bupati adalah Ir. Rasyidin Porang (Sekda Gayo Lues), di samping memenuhi syarat pangkat II A, Rasyidin ini juga lurus-lurus saja orangnya, tidak banyak neko-neko, dan nampak ada niat memperbaiki Gayo Lues,” katanya melalui sambungan Telepon WhatsApp.
Ibnu Hasim berharap, Kabupaten Gayo Lues juga bisa sama dengan Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Simelue, yaitu Sekdanyanya dipilih dan ditetapkan Kemendagri menjadi Pj Bupati. []




