BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman melakukan terobosan dalam promosi wisata Banda Aceh. Untuk pertama kalinya Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, dijadikan ajang pameran wisata Kota Banda Aceh dan pameran produk UKM. 

Menggandeng Angkasa Pura 2 Kualanamu Internasional Airport, Aminullah menjadikan pariwisata sebagai sektor utama PAD daerah. 

“Banda Aceh bukan kota industri, namun kota jasa, karena itu pariwisata menjadi andalan utama kota. Dari dulu saya sudah meminta Dinas Pariwisata melakukan promosi maksimal di luar Aceh, terutama di Bandara internasional dan domestik yang memiliki flight langsung ke Aceh, dan ini langkah awal, kedepan event seperti ini akan kami tingkatkan di bandara internasional dalam dan luar negeri,” katanya, Rabu, 21 Maret 2018.

Sebelum membuka pameran wisata, Wali Kota Banda Aceh turut beraudiensi dengan Plt GM Bandara Kualanamu, Yusuf Irianto, dan jajaran direksi di komplek perkantoran Angkasa Pura 2. 

Di hadapan Wali Kota, manajemen Angkasa Pura 2 mengaku siap mendukung kegiatan rutin promosi wisata Banda Aceh di Bandara Kualanamu. 

“Kedepan, kami akan menyiapkan dokumen MoU antara Angkasa Pura 2 dan Pemko Banda Aceh agar event ini bisa menjadi kegiatan rutin tahunan,” kata Yusuf.

Didampingi istri, Nurmiaty, Wali Kota Aminullah membuka event promosi wisata, yang turut menampilkan sanggar Cika Geunta dengan penampilan tarian Saman, Seudati dan Rapai Geleng. Penampilan tarian khas Aceh ini memukau para penumpang pesawat udara yang ada di gate keberangkatan. Lagipula kegiatan seperti ini jarang dilaksanakan di bandara. 

Sulaiman, warga Malaysia yang hendak kembali ke negaranya memuji langkah cerdas Wali Kota Banda Aceh, menjadikan bandara sebagai ajang promosi wisata.

“Dengan melihat langsung promosi wisata ini, adanya foto-foto yang indah tentang Banda Aceh menggoda kami untuk datang segera ke sana. Apalagi hanya 1 jam dari Malaysia. Sudah lama kami sekeluarga tidak ke Banda Aceh,” katanya.

Dinas Pariwisata Banda Aceh menampilkan 30 foto objek wisata yang memukau calon penumpang pesawat udara di gate keberangkatan. Selain itu, Dekranasda kota Banda Aceh turut memamerkan produk UKM unggulan di stand pameran wisata. 

Ketua Dekranasda kota Banda Aceh, Nurmiaty mengatakan pihaknya menggandeng pelaku industri UKM agar produknya semakin dikenal di luar Aceh.

“Dekranasda bertekad mempromosikan kerajinan unggulan yang ada di Banda Aceh, kita memiliki kualitas yang bagus, namun pemasarannya dan promosi masih terbatas karena itu kami ikut membantu para perajin ini untuk memasarkan produk mereka. Alhamdulillah, banyak penumpang pesawat udara yang singgah dan membeli karena harga nya sama dengan di Banda Aceh,” katanya. 

Pameran foto wisata Banda Aceh ini akan berlangsung hingga awal April 2018 di gate keberangkatan bandara internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumut. Banda Aceh adalah kota pertama di Aceh yang menggelar promosi wisata di Bandara Kualanamu.[]