LHOKSEUMAWE Tak kurang dari 24 Ketua Tim Pemenangan AZAN Aceh Utara tingkat kecamatan beserta para ketua bidang telah menyatakan diri untuk hengkang. Mereka mengalihkan dukungannya kepada Muzakir Manaf-T.A. Khalid berdasarkan kajian matang.
Jadi bukan sebuah sikap spontanitas tanpa alasan yang kuat, kata Mus Muliadi yang sebelumnya adalah Sekretaris Tim Pemenangan AZAN Aceh Utara, di Lhokseumawe, Selasa, 24 Januari 2017.
Pengalihan dukungan tersebut difasilitasi Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Kuta Pasee.
Sebelumnya, kita telah membentuk tim 5.600 orang (di Aceh Utara). Ketua-ketua tim semuanya sudah mengalihkan dukungan kepada Mualem, dan insya Allah anggota-anggota tim juga akan bersatu untuk pemenangan Mualem. Kita yakin karena semua ketua sudah ada di sini (bersama kita), kata Mus panjang lebar.
Hal senada disampaikan M. Daud Usman, yang berdasarkan Surat Keputusan (SK) Struktur Tim Kampanye dan Pemenangan dr. H. Zaini Abdullah-Ir. H. Nasaruddin merupakan Ketua Tim Pemenangan untuk Kecamatan Muara Batu. Dia mengalihkan dukungan karena mengganggap tim AZAN tidak mampu menyelesaikan perkara-perkara kecil di tingkat kecamatan.
Khususnya di Muara Batu, sedikit permasalahan di tim saja mereka tidak mampu menyelesaikan, apalagi menyelesaikan permasalahan Aceh. Itu alasan terkuat kami, ujar M. Daud
T. Linatasman mantan Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Kuta Makmur menyampaikan hal serupa terkait pengalihan dukungan tersebut. Kami ingin pemimpin ke depan adalah pemimpin yang mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Aceh, dari tingkat desa hingga tingkat Aceh, kata Linatasman.
Sosok lainnya, Bustami, yang sebelumnya merupakan Ketua Tim Pemenangan Kecamatan Cot Girek, membenarkan hal itu. Dia mengatakan, pengalihan dukungan tersebut sama sekali tanpa ada unsur paksaan dari pihak mana pun.
Pandangan saya, Mualem-TA Khalid adalah sosok yang mampu membawa perubahan untuk Aceh di era ke depan. Di Kecamatan Cot Girek, saya yang sebelumnya Ketua Tim Pemenangan AZAN, bersama anggota-anggota telah bermufakat dan sepakat untuk mendukung Mualem dan TA Khalid, kata Bustami.[] (*sar)



