Minggu, Juli 21, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaBerita Aceh UtaraIni Kata Kadisperindagkop...

Ini Kata Kadisperindagkop Aceh Utara Soal Gedung Sentra Bordir di Muara Batu

LHOKSUKON – Pemerintahan Aceh Utara akan memfungsikan Gedung Sentra Bordir Industri Kecil Menengah (IKM) di Gampong Ule Madon, Kecamatan Muara Batu.

“Gedung Sentra Bordir tersebut baru melewati masa pemeliharaan. Insya Allah, akan dioperasionalkan dan sudah dalam perencanaan untuk operasional gedung kantor dan kegiatan pelatihan bordir,” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Kadisperindagkop) Aceh Utara, Iskandar, S.STP., M.Si., melalui Kabag Humas Setda Aceh Utara, Hamdani, kepada portalsatu.com, Senin, 8 Agustus 2022.

Ditanya apakah Gedung Sentra Industri Bordir di Gampong Paloh Raya, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, yang dibangun dengan Dana Otsus tahun 2020 sudah difungsikan, Iskandar mengatakan, “Itu dasarnya permintaan gampong setempat. Setelah dibangun gedung, masyarakat setempat sempat menggunakan gedung tersebut untuk kegiatan menjahit. Namun, karena covid, bangunan tersebut belum diaktifkan kembali oleh pihak gampong”.

“Namun demikian, kita akan melakukan koordinasi dengan geuchik untuk dapat dipergunakan kembali gedung tersebut,” ujar Iskandar.

Baca juga: Begini Kondisi Gedung Sentra Industri Bordir di Muara Batu yang Belum Difungsikan

Diberitakan sebelumnya, Anggota DPRK Aceh Utara, Jufri Sulaiman, mendesak Penjabat Bupati Azwardi Abdullah segera mengaktifkan Gedung Sentra Bordir Industri Kecil Menengah (IKM) di Gampong Ule Madon, Kecamatan Muara Batu. Pasalnya, kata Jufri Sulaiman, saat ini gedung yang dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2021 itu masih terkesan terbengkalai.

“Pembangunan Gedung Sentra Bordir IKM di Ule Madon, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, yang menggunakan anggaran miliaran rupiah dari sumber DAK tahun 2021 terkesan tidak terurus dan sudah ditumbuhi semak belukar,” ungkap Jufri Sulaiman dalam keterangannya dikirim kepada portalsatu.com, Senin, 8 Agustus 2022.

Jufri menyebut gedung yang seyogyanya bisa menjadi pusat pendidikan dan pelatihan bordir untuk remaja-remaja putri di Aceh Utara tersebut kondisinya tidak terawat. “Belum lagi kondisi perlengkapan permesinan yang masa garansinya hanya satu tahun sebagaimana penjelasan dari dinas terkait dan sekarang sudah memasuki usia hampir satu tahun semenjak proses pengadaan perlengkapan permesinan produk RRC ini,” kata politikus kelahiran Kecamatan Sawang itu.

“Kita tidak ingin Gedung IKM ini mengalami nasib yang sama dengan gedung-gedung lain yang tidak digunakan dan dibiarkan terbengkalai seperti Gedung Rawat Inap Puskesmas Baktia Barat dan beberapa gedung pasar terpadu yang pembangunannya terkesan mubazir karena tidak diaktifkan setelah selesai pengerjaan,” tegas Jufri.

Jufri mengungkapkan tingkat pengangguran terbuka di Aceh Utara sebesar 8,56 persen, menempati peringkat keempat di Aceh. Sedangkan angka kemiskinan di Aceh Utara mencapai 17,02 persen, berdasarkan data statistik tahun 2020.

“Oleh karena itu, saya berharap Pj. Bupati bisa mengoptimalkan segala potensi yang ada untuk mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di Aceh Utara. Salah satunya dengan pelatihan-pelatihan sehingga anak-anak kita memiliki keterampilan untuk bekerja baik di sektor UKM (Usaha Kecil Menengah) maupun sektor lainnya,” ujar Anggota DPRK dari Fraksi Partai Gerindra itu.

“Kami melihat fasilitas permesinan dan perlengkapan lain di dalam Gedung IKM ini sudah komplit. Janganlah perlengkapan (bernilai) miliaran rupiah itu menjadi bahan rongsokan karena tidak dimanfaatkan dengan benar,” pungkas mantan Ketua KIP Aceh Utara tersebut.[](red)

Baca juga: