LHOKSEUMAWE – Sedikitnya ada sembilan paket proyek fisik yang anggaranya mencapai Rp5 miliar hingga Rp12 miliar di bawah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Lhokseumawe tahun 2016. Paket proyek-proyek besar itu sumber dana Otsus dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Data diperoleh portalsatu.com dari Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas PU Kota Lhokseumawe, Jumat, 19 Agustus 2016, proyek “termahal” itu antara lain “Lanjutan Pembangunan Pengaman Pantai Cunda-Meuraksa Rp12.930.600.000 (Rp12,9 miliar lebih)”.

Paket proyek itu dalam proses tender sejak awal Agustus 2016 dan saat ini tahap upload dokumen penawaran. Sedangkan jadwal penandatanganan kontrak proyek tersebut pada 9 September 2016.

“(Lanjutan pembangunan pengaman Pantai Cunda-Meuraksa) tahun 2015 sekitar Rp10 miliar. Angka pastinya saya tidak ingat. Proyek itu untuk mencegah abrasi pantai,” ujar Kepala Dinas PU Kota Lhokseumawe Dedi Irfansyah dihubungi portalsatu.com lewat telpon seluler, Jumat, sore.

Data diperoleh portalsatu.com dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Lhokseumawe, Sabtu, 20 Agustus 2016, paket proyek “Lanjutan Pembangunan Pengaman Pantai Cunda–Meuraksa” tahun 2015, anggarannya juga Rp12,9 miliar lebih, selesai ditender pada pekan pertama Agustus 2015.

Adapun paket proyek-proyek besar lainnya di bawah Dinas PU Kota Lhokseumawe tahun 2016 dikutip dari RUP ialah:

Peningkatan Jalan Lingkar Kota Lhokseumawe Rp10 miliar

Pembangunan Jembatan Los Kala Rp8,1 miliar lebih

Peningkatan Jl. Cot Sabong–Jeulikat Rp8 miliar

Pembangunan Jalan Paloh Punti-Pulo Iboh Tahap II Rp6,5 miliar lebih

Peningkatan Jalan Tun Ibrahim Tapa Rp6 miliar

Tiga paket proyek yang masing-masing anggarannya Rp5 miliar:

Peningkatan Jl. Punteut–Meuraksa

Peningkatan Jl. Meunasah Blang Kandang

Peningkatan Jl. Sp. Kandang-Alue Liem

Sedangkan paket proyek-proyek lainnya anggaranya di atas Rp200 juta hingga Rp4 miliar lebih.[] (idg)