Senin, Juni 24, 2024

HUT Ke-50 Aceh Tenggara,...

KUTACANE - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Aceh Tenggara membuka stan pelayanan...

Atlet KONI Aceh Rebut...

BANDA ACEH - Prestasi mengesankan ditoreh atlet binaan KONI Aceh yang dipersiapkan untuk...

Realisasi Pendapatan Asli Aceh...

BANDA ACEH - Realisasi Pendapatan Asli Aceh (PAA) tahun 2019-2023 melampaui target. Akan...

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...
BerandaBerita LhokseumaweJaksa Limpahkan Perkara...

Jaksa Limpahkan Perkara Dugaan Korupsi PT Rumah Sakit Arun ke Pengadilan Tipikor

LHOKSEUMAWE – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lhokseumawe melimpahkan berkas perkara dugaan korupsi pada pengelolaan PT Rumah Sakit Arun ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Selasa, 19 September 2023.

“Dua berkas perkara atas nama H (Hariadi) dan SY (Suaidi Yahya), tersangka perkara korupsi tentang adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan dan keuangan pada pengelolaan PT RS Arun Lhokseumawe tahun 2016-2022, dilimpahkan oleh JPU ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh melalui proses pelimpahan secara elektronik,” kata Kajari Lhokseumawe, Lalu Syaifudin, S.H., M.H., melalui Kasi Intelijen Therry Gutama, S.H., M.H., didampingi Kasi Pidsus Saifuddin, S.H., M.H., Selasa (19/9), sore.

Therry Gutama menjelaskan pengajuan pelimpahan berkas perkara itu dilayangkan sekira pukul 12.00 WIB. “Dan sekira pukul 16.00 WIB, berkas pelimpahan oleh JPU dinyatakan lengkap dan diterima oleh petugas Pengadilan Tipikor Banda Aceh,” ujarnya.

Menurut Therry, JPU akan menunggu penetapan jadwal sidang yang akan dikeluarkan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh untuk pembacaan dakwaan dan proses pembuktian perkara itu di hadapan persidangan.

Sebelumnya diberitakan, penyidik Kejari Lhokseumawe menetapkan Hariadi, Direktur PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe (RSAL) periode 2016-2023, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada pengelolaan PT RSAL tahun 2016-2022, Selasa, 16 Mei 2023. Tersangka Hariadi yang juga mantan Direktur Keuangan PDPL/PTPL tahun 2016-2021, langsung ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lhokseumawe pada hari itu. Penyidik kemudian memindahkan Hariadi ke Lapas Lhoksukon, Aceh Utara, sejak Sabtu, 27 Mei 2023.

Baca juga: Jaksa Tetapkan Direktur PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe Tersangka Dugaan Korupsi, Ditahan di Lapas

Penyidik Kejari Lhokseumawe menetapkan Suaidi Yahya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pada pengeloalan PT RSAL, Senin, 22 Mei 2023. Mantan Wali Kota Lhokseumawe periode 2012-2017 dan 2017-2022 itu ditahan di Lapas Lhokseumawe.

Lihat pula: Jaksa Tetapkan Suaidi Yahya Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT Rumah Sakit Arun, Ditahan di Lapas.[]

 

Baca juga: