Jumat, Juni 21, 2024

Festival Ekonomi Kreatif Seribu...

BLANGKEJEREN - Festival Ekonomi Kreatif Seribu Buki tahun 2024 resmi dibuka Pj Bupati...

Kasat Lantas, Kasat Reskrim,...

LHOKSEUMAWE- Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, memimpin upacara serah terima jabatan Kasat Lantas,...

PLN Nusantara Power UP...

LHOKSEUMAWE - PT PLN Nusantara Power UP Arun merayakan Hari Raya Iduladha 1445...

Tiga Anak Terseret Ombak...

ACEH UTARA - Tiga anak terseret ombak saat bermain air laut di Pantai...
BerandaBerita Aceh UtaraJalan Nasional di...

Jalan Nasional di Lhoksukon Terendam Banjir, Begini Kondisinya

LHOKSUKON – Banjir merendam Lhoksukon, Ibu Kota Kabupaten Aceh Utara, sejak Rabu (5/10), akibat meluapnya air Krueng (Sungai) Keureuto setelah hujan deras. Banjir juga menggenangi badan jalan nasional Banda Aceh-Medan sehingga arus lalu lintas di kawasan Lhoksukon terganggu, Kamis, 6 Oktober 2022.

Pantauan portalsatu.com, sekitar pukul 09.00 WIB, personel Satlantas Polres Aceh Utara tampak mengatur arus lalu lintas di kawasan kota Lhoksukon. Para pengendara yang hendak melintas dari arah Banda Aceh-Medan maupun sebaliknya, harus berhati-hati saat melewati banjir yang menutupi badan jalan.

Banjir merendam badan jalan dua jalur depan Masjid Baiturrahim, dari Simpang Cot Girek yang berdekatan Pos Satlantas (arah timur) hingga mendekati Jembatan Lhoksukon (arah barat). Di lokasi tertentu ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Di Terminal Bus Lhoksukon, air juga selutut orang dewasa.

Sementara itu, sebagian warga Lhoksukon mengungsi ke tempat tetangga, saudara atau kerabatnya yang tidak terdambak banjir.

“Air mulai naik sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Sekarang saya mengungsi ke rumah saudara di Gampong Meunasah Ceubrek, Lhoksukon. Saya semalam sudah memindahkan barang-barang di rumah ke tempat yang aman. Sejak pagi tadi saya lihat ketinggian air mencapai sepinggang,” kata Zulkifli, warga Kuta Lhoksukon, Aceh Utara, Kamis.

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara Asnawi, melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Mulyadi, Rabu (5/10), mengimbau masyarakat khususnya yang tinggal di Daerah Aliran Sungai (DAS) agar tetap siaga dan waspada jika hujan deras.

“Kita telah menempatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) di sejumlah wilayah terdampak banjir. Mereka akan selalu memantau situasi dan kondisi di lapangan yang siap siaga untuk membantu warga jika membutuhkan bantuan evakuasi,” ujar Mulyadi kepada wartawan.

Baca juga: Bupati Aceh Utara Keluarkan Pernyataan Bencana, Begini Isinya.[]

Get notified whenever we post something new!

Continue reading

Tiga Anak Terseret Ombak di Pantai Bantayan Aceh Utara, Satu Orang Meninggal Dunia

ACEH UTARA - Tiga anak terseret ombak saat bermain air laut di Pantai Bantayan, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Selasa, 18 Juni 2024. Dua korban berhasil diselamatkan, dan satu lainnya meninggal dunia.Korban meninggal Ulfatul Munajira (12 tahun, perempuan), warga Gampong...

Polisi Serahkan Tersangka Penipuan Rumah Bantuan Baitul Mal ke Kejari Aceh Utara

ACEH UTARA - Tim Unit Reskrim Polsek Lhoksukon jajaran Polres Aceh Utara menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan penipuan dan penggelapan rumah bantuan Baitul Mal kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara, Rabu, 12 Juni 2024. Tersangka kasus terebut berinisial...

Warga Aceh Utara Meninggal Diduga Dianiaya, Ini Penjelasan Polisi

ACEH UTARA - Warga Gampong Teungoh, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Ismail (73), diduga dianiaya pelaku berinisial S (41), warga Gampong Glong, Syamtalira Bayu, di Gampong Glong, Jumat, 7 Juni 2024.Pengakuan keluarga korban, akibat penganiayaan tersebut Ismail meninggal dunia...