Kamis, Juli 25, 2024

Warga Lhoksukon Dihebohkan Penemuan...

LHOKSUKON - Masyarakat Gampong Manyang, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, dihebohkan penemuan mayat laki-laki...

Capella Honda Gandeng Jurnalis...

BANDA ACEH - Dalam rangka kampanye Sinergi Bagi Negeri, PT Astra Honda Motor...

Kejari Gayo Lues Eksekusi...

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Kabupaten Gayo Lues kembali mengeksekusi uqubat cambuk terhadap delapan...

Pj Bupati Gayo Lues...

 BLANGKEJEREN - Askab PSSI Kabupaten Gayo Lues mulai mengelar pertandingan sepak bola Antar...
BerandaBerita Banda AcehKejati Aceh Bantu...

Kejati Aceh Bantu Sertifikasi Tanah Wakaf

BANDA ACEH – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh, Bambang Bachtiar, mengatakan, pihaknya telah mengupayakan sertifikasi tanah wakaf di Aceh.

“Kami melakukan ini supaya harta wakaf milik umat terjamin aman walaupun pewakafnya telah meninggal dunia,” kata Bachtiar.

Pernyataan tersebut disampaikan Kajati dalam konferensi pers capaian kinerja Kejati Aceh periode Januari-Juli 2023 dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HAB) ke-63 di aula Kejati Aceh, Sabtu, 22 Juli 2023.

Bachtiar mengatakan, tanah wakaf yang telah dibantunya mendapatkan sertifikat adalah wakaf yang diperuntukkan bagi masjid, lembaga pendidikan, ataupun yang disebut tanah adat atau tanah milik gampong.

“Seebelumnya, tanah-tanah itu tidak bersertifikat karena hanya diucapkan secara lisan oleh si pewakaf. Namun, banyak yang kemudian keturunan dari pemberi wakaf tidak mengakui wakaf itu. Jika tanah wakaf tersebut ada sertifikat, itu tidak akan terjadi,” kata Bachtiar.

Dalam kegiatan itu turut hadir Wakajati Rudi Irmawan, Asisten Pembinaan (Asbin) Azman Tanjung, Asisten Intelijen (Asintel) Mukhzan, Asisten Pidana Umum (Aspidum) Djamaluddin, Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Muhammad Ali Akbar.

Hadir pula Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Rahmat Azhar, AsistenPengawasan (Aswas) Adi Tyogunawan, Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Joko Sutikno, Kabag Tata Usaha (TU) Rachmadi dan para koordinator.

Dalam konferensi itu, Bachtiar mengatakan, Kejaksaan mendapatkan peringkat Lembaga Nomor 3 terbaik, setelah TNI, kepresidenan.

“Peringkat itu kami syukuri. Di Aceh, selama ini kita berhubungan baik dengan media. Kinerja Kejari seluruh wilayah diberitakan positif. Walaupun ada oknum yang melanggar, kami maklumi itu masuk berita juga,” kata Bachtiar.

Pada kesempatan tersebut, Ketua AJI (Aliansi Jurnalis Independen) Banda Aceh, Juli Amin, mengatakan, pihaknya mengapresiasi Kejati Aceh yang akrab dengan jurnalis.

“Kepemimpinan Kajati Aceh sekarang adalah mitra kami sebagai narasumber, dan kami harapkan ini terus berlanjut, jika ada jurnalis minta konfirmasi, harap selalu dipermudah,” kata Juli Amin, yang juga Pemimpin Redaksi portalsatu.com.

Pada acara tersebut hadir pula Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Aceh, Ketua JMSI (Jaringan Media Siber Indonesia) Aceh, dan puluhan jurnalis dari berbagai media elektronik, siber, dan cetak.[]

Baca juga: