Tim Kepolisian Resor Lhokseumawe turun ke pasar, sekolah hingga dayah untuk mengedukasi khalayak pentingnya vaksinasi Covid-19.

Pasar Inpres Lhokseumawe disesaki ramai warga berbelanja berbagai bahan pokok. Saban hari, pagi sampai siang. Namun, sebagian besar pedagang dan pembeli tidak memakai masker. Kerumunan orang juga tampak di beberapa tempat dalam Kompleks Pasar Pagi itu.

Pedagang dan pelanggan pasar itu terlihat panik ketika tiba-tiba datang tim kepolisian. Beberapa pedagang sekonyong-konyong mengeluarkan masker dari saku celananya, dan memakainya. Begitu pula warga yang berbelanja.

Sebagian pedagang dan warga yang tidak membawa masker, berusaha menghindar agar tidak terpantau oleh tim gabungan. Sebagian pedagang lainnya, terkesan mencari-cari alasan saat berhadapan dengan petugas yang menanyakan, “mengapa tidak memakai masker?”

“Lupa bawa tadi, pak, karena buru-buru,” ucap seorang pedagang tempe dan tahu.

Petugas pun memberikan masker kepada pedagang itu. “Harus pakai masker, ini untuk kebaikan bapak juga dan masyarakat yang berbelanja,” ujar petugas.

“Tidak boleh berkerumun, kalau banyak warga yang mengantre menunggu pesanan, harus jaga jarak,” tambah petugas itu. “Juga sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir!”

Selain mengingatkan pedagang dan pelanggan pasar itu menerapkan protokol kesehatan, kedatangan personel Polsek Banda Sakti, wilayah hukum Polres Lhokseumawe, ke Pasar Inpres kali ini, Selasa, 12 Oktober 2021, sekaligus mengajak mereka mengikuti vaksinasi.

Petugas menyampaikan kepada para pedagang dan kaum ibu yang berberbelanja di pasar itu bahwa vaksin aman dan halal. Dalam kegiatan tersebut, Polsek Banda Sakti juga menyediakan gerai vaksin. Pedagang dan warga yang bersedia dapat mendaftarkan langsung ke gerai vaksin tersebut.

“Kita menyambangi masyarakat di Pasar Inpres, baik pedagang, kaum ibu, dan warga lainnya. Kita mensosialisasikan vaksin aman dan halal. Kita juga menjelaskan tentang manfaat vaksin bagi kesehatan,” ujar Kapolsek Banda Sakti, Iptu Arifin Ahmad.

Tujuan dari kegiatan itu untuk menyukseskan program pemerintah dalam percepatan vaksinasi. Sehingga, diharapkan dapat segara terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunal.

“Masyarakat jangan percaya dengan hoaks yang beredar. Informasi yang benar adalah vaksin itu sangat aman dan halal. Bahkan, banyak tokoh agama di daerah kita yang telah ikut vaksinasi,” tuturnya.

Hari yang sama, personel Polsek Banda Sakti bersama tenaga kesehatan (nakes) juga mendatangi SMAN 1 Lhokseumawe. Polisi dan nakes membangkitkan semangat siswa untuk ikut vaksinasi. petugas memberikan pemahaman tentang vaksinasi kepada para siswa.

“Kita mengajak semua siswa yang belum divaksin agar mengikuti program vaksinasi nasional untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Arifin Ahmad.

Dengan ikut vaksinasi, kata Kapolsek Banda Sakti itu, siswa telah mendukung program pemerintah mempercepat vaksinasi nasional serta terbentuknya kekebalan komunal, sehingga tidak mudah terpapar Covid-19.

Pihak sekolah diharapkan mendukung sosialisasi ini dengan memberikan penjelasan kepada para orang tua wali, sehingga bisa mengizinkan anaknya ikut vaksinasi.

Kapolsek juga mengharapkan siswa-siswi yang telah ikut vaksinasi tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes), dengan selalu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas yang tidak diperlukan.

Masih di wilayah hukum Polres Lhokseumawe, jajaran Polsek Meurah menyambangi masyarakat di lokasi fasilitas publik hingga sekolah-sekolah, Selasa (12/10). Petugas memberikan edukasi kepada masyarakat umum dan pelajar terkait vaksin aman dan halal.

Kapolsek Meurah Mulia, Ipda Sirya Iqbal, mengatakan masyarakat yang ingin ikut vaksinasi bisa segera mendatangi Puskesmas Meurah Mulia. Selain itu, ada gerai vaksin “Tamong Gampong (Masuk Desa)” yang disediakan untuk memudahkan masyarakat.

“Kita imbau masyarakat mendukung program pemerintah dalam mempercepat vaksinasi nasional. Sehingga cepat terbentuknya kekebalan komunal untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Sementara personel Sub-Sektor Nisam Antara, Selasa (12/10), mengajak para santri Dayah Sirajud Thalibin, Desa Alue Papuen, Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, wilayah hukum Polres Lhokseumawe, menyukseskan program vaksinasi nasional.

“Vaksinasi merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita agar terhindar dari Covid-19. Karena itu kami mengharapkan para santri memberitahu kepada orang tuanya agar diizinkan dan bersedia ikut vaksinasi,” kata Kasubag Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarisi.

Salman menyampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin halal. “Jadi, tidak perlu diragukan lagi. Bahkan, tokoh agama pun sudah ada yang ikut vaksinasi,” ucapnya.[](Irm/*)