29.8 C
Banda Aceh
Senin, Agustus 8, 2022

Ketika Yahudi dan Nasrani Mengagungkan Batu Peninggalan Para Nabi

Penghormatan terhadap batu sudah ada sebelum datang Islam. Cara penghormatan umat Islam terhadap hajar aswad berbeda dengan cara orang non-Muslim yang menghormati batu dengan menyembahnya.

KH. A. Aziz Masyhuri mencontohkan cara penghormatan orang Yahudi terhadap batu. Sampai sekarang orang-orang Yahudi masih menyucikan sepotong dinding pagar Masjid Al Aqsha dari arah kiblat yang dinamakan Al-Buraq.

“Mereka menganggap bahwa tembok itu adalah satu-satunya potongan dari tiang pagar Haikal Sulaiman yang dibangun Nabi Sulaiman AS dan kemudian dihancurkan oleh Bakhtunashar Sauharib, Raja Asyuria dan Romawi,” kata KH. A. Aziz dalam bukunya 25 Rahasia Terdahsyat Haji Hingga Mabrur.

Orang-orang Yahudi Yerusalem, pada hari tertentu (terutama waktu Ashar hari Jumat) berkumpul di pagar ini sambil menyalami batu-batu, menangis, meratap, dan merendahkan diri. Harapannya mereka melakukan itu agar Allah SWT mengembalikan kerajaan mereka.

Karena rasa hormat terhadap batu bangunan itu, mereka tidak mau memasuki tanah pekarangan Baitul Maqdis, melewati pintunya. Sebab, mereka khawatir menginjak batu yang mungkin tercecer.

“Mereka juga menghormati pojok kuburan Nabi Ibrahim, Ishak, dan Ya’qub AS. Setiap sore, mereka biasa berkumpul di sana sambil memohon kepada Allah SWT agar mengembalikan hak milik Bani Israel yang sudah lenyap,” katanya.

Kiai Aziz mengatakan penghormatan orang-orang Nashrani atas batu-batuan, juga tidak kurang khidmat dari orang Yahudi.

Mereka menghormati banyak batu-batuan yang ada di Baitul Maqdis, yang di antaranya batu di bawah Kubah Ash-Shuud karena dianggap menyimpan bekas telapak kaki Al-Masih sewaktu naik ke langit.

Begitu juga dengan penghormatan atas sepotong batu di Lembah Sidrun yang diberi nama dengan Lembah Maryam, yang ditengarai sebagai tempat bersandar al-Masih waktu turun dari Gunung Zaitun menuju Madinah. Di Lembah Maryam pula terdapat batu yang dipercaya sebagai tempat duduk Isa waktu menyaksikan Baitul Maqdis.

“Mereka sangat menghormatinya. Juga tak terhitung jumlah batu-batu lain yang mereka hormati, yang berada di Gereja Al-Qiyamah. Di antaranya, Batu Separuh Dunia dan Batu Curian,” katanya.

Dalam anggapan mereka, Al-Masih pernah mandi di atasnya. Ada juga Batu Piala yang mereka yakini dibawa oleh Jibril dan diletakkannya di atas Al-Masih. Juga tiang cambuk yang mereka perkirakan sebagai pemancang Isa saat dicambuk oleh musuhnya, Batu Iklil yang mereka perkirakan dijadikan tempat duduk al-Masih waktu mahkota berduri diletakkan di atas kepalanya.

“Di Beitlehem banyak terdapat batu-batuan yang disucikan oleh orang-orang Nashrani. Namun, di Baitul Maqdis, ada juga batu yang bersama-sama dimuliakan umat Islam, Nashrani, dan Yahudi,” katanya.

Dari semua yang sudah dikemukakan ini jelaslah bahwa penghormatan umat Islam atas Hajar Aswad bukan sesuatu yang aneh dan tidak keluar dari batas-batas kewajaran, selain dari lambang ketuhanan yang diingat seorang Muslim waktu menyentuh dan menciumnya.

Tidak ada kata menyembah Hajar Aswad dalam kamus keagamaan umat Islam, sebagaimana dugaan kaum orientalis yang berkata bahwa kaum Muslim, dalam hajinya, sudah menyembah Hajar Aswad. Dengan menganggap thawaf sebagai sisa-sisa keberhalaan yang ada pada bangsa Arab dahulu, mereka telah mendustakan Allah.

Kiai Aziz mengatakan, andaikan golongan ini mau memperhatikan hadis-hadis Nabi yang terkait dengan hal itu, pastilah dia mengerti duduk persoalannya. Sayangnya mereka terlalu fanatik, hingga sampailah mereka pada puncak kebodohan.

Penulis: Ali Yusuf / republika.co.id

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Rakernas Apeksi di Padang, Pj Wali Kota Lhokseumawe Usung ‘Kota Beriman dan Kreatif’

PADANG – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe Dr. Imran, MA.Cd., mengusung 'Kota Beriman dan Kreatif'...

Ini Sejumlah Langkah Presiden Joe Biden untuk Perangi Perubahan Iklim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, mengumumkan sejumlah langkah baru yang sederhana untuk memerangi perubahan...

Peringati HAN, Dinkes Aceh Sediakan Layanan Imunisasi Anak

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Aceh membuka gerai imunisasi bagi anak dalam peringatan Hari...

Ini Kata TA Khalid saat Bimtek Kelompok Tani Hutan Digelar BPDAS Krueng Aceh

LHOKSEUMAWE - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Krueng Aceh menggelar...

BPSDM Aceh: Tak Ada Program Beasiswa 2022, Kecuali Kerja Sama dengan Politeknik

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd.,...

HMI Pertanyakan Beasiswa Aceh 2022

BANDA ACEH - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh mempertanyakan kejelasan program...

Di Kala TNI Bantu Selamatkan Batu Nisan Aceh

Oleh: Thayeb Loh Angen Pujangga asal Sumatra Aceh Pada pagi cerah itu, puluhan orang berseragam tentara,...

Pentagon Tunjuk Patrick Ryder Jadi Juru Bicara Baru

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin telah menunjuk seorang Brigadir Jenderal Angkatan Udara sebagai...

Ini Kata Haizir Sulaiman Tentang Kado HUT ke-49 Bank Aceh

BANDA ACEH - Bank Aceh berhasil menjadi bank yang terbaik di kelasnya atau menduduki...

HUT Ke-49: Bank Aceh Gagasan Besar Bagi Perbankan Syariah di Tanah Air

BANDA ACEH - Dalam perjalannya selama 49 tahun, Bank Aceh masih menjadi penguasa pasar...

BPMA dan Medco E&P Malaka Inspeksi Jalur Pipa, Ini Tujuannya

BANDA ACEH – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS),...

Armia Jamil Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua IJTI Korda Lhokseumawe Raya

LHOKSEUMAWE - Armia Jamil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)...

Soal Kasus Proyek Monumen Samudra Pasai, Nasir Djamil: Kalau Ragu, Hentikan Saja!

LHOKSEUMAWE - Anggota Komisi III/Hukum DPR RI, M. Nasir Djamil, menyoroti penetapan lima tersangka...

Ini Kata Ketum IJTI Soal Pentingnya Pemberitaan Membawa Aceh Lebih Kondusif

LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Ketum IJTI), Herik Kurniawan, mengajak para...

Danrem Lilawangsa Buka Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane

LHOKSEUMAWE - Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Bayu Permana, melakukan tendangan perdana bola kaki...

Antony Blinken: Latihan Militer Cina adalah Peningkatan Penting

PHNOM PENH, KAMBOJA — Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, Jumat, 5 Agustus...

Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane, Ini Daftar 10 Tim dan Jadwalnya

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 10 tim pesantren dari 10 kabupaten/kota di wilayah Korem-011/Lilawangsa akan berlaga...

Dilantik Jadi Ketua NasDem Pidie, Ini Kata Fadhlullah TM Daud

SIGLI - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Aceh, Teuku Taufiqulhadi,...

KIP Aceh Utara Sosialisasi PKPU Pendaftaran dan Verifikasi Parpol

LHOKSUKON - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara melaksanakan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum...

Anggota DPRK Sorot Perusahaan Ini Survei Sumber Migas Baru di Aceh Utara

LHOKSUKON - Anggota Komisi II DPRK Aceh Utara, Terpiadi A. Majid, menyoroti rencana pencarian...