BIREUEN – Ketua Ikatan Motor (IMI) Cabang Bireuen, Fahdinur menegaskan jika pembalap terlibat dan terbukti melakukan balapan liar (bali) maka Kartu Izin Start (KIS) akan dicabut.
“Kita tidak mentolerir balapan liar, bila ada yang terlibat dan terbukti, maka kartu KIS dicabut,” kata Fahdinur saat memberikan sambutan pada pengukuhan pengurus IMI Bireuen priode 2025-2027 di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Minggu, 27 April 2025, malam.
Fahdinur menyebut bila KIS pembalap dicabut maka yang bersangkutan tidak diizinkan lagi untuk mengikuti event resmi di bawah naungan IMI.
“Kita tidak mendukung bali dalam bentuk apapun, karena dapat membahayakan nyawa diri sendiri maupun orang lain,” tegas Fahdinur.
Menurut Fahdinur, hal itu perlu disampaikan mengingat di Kabupaten Bireuen sering terjadi bali. Menolak bali merupakan sebuah komitmen IMI terhadap keselamatan berlalu lintas.
Fahdinur menyatakan tindakan tegas itu harus diambil demi membangun dunia otomotif yang sehat dengan menegakkan aturan.
“Kita tidak lagi melihat ke belakang dan tidak akan memelihara kebiasaan lama, karena sakarang kita harus melangkah ke depan, menuju masa depan otomotif yang lebih tertib,” tutur Fahdinur.
Fahdinur menambahkan dirinya dan para pengurus IMI Bireuen siap menjadi pelopor kenyamanan berlalu lintas dan bersinergi dengan pemerintah serta kepolisian dan Jasaraharja.
Sementara itu, Ketua IMI Aceh, H. Mirza Mubaraq mengatakan pengukuhan pengurus IMI Bireuen menjadi momentum bagi dunia atomotif di Kabupaten Bireuen.
“Saya sudah melantik pengurus baru untuk penggerak otomotif, baik dari segi prestasi olahraga maupun budaya berkendara yang aman serta tertib berlalu lintas di Kabupaten Bireuen,” ujar Mirza Mubaraq.
Mirza Mubaraq berpesan kepada pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah dan berkomitmen serta berkaloborasi dengan pihak terkait.
“Mari kita jadikan IMI sebagai rumah bersama bagi semua pelaku otomotif roda dua maupun roda empat hingga atlet balap motor dan mobil,” ucap Mirza Mubaraq.
Mirza Mubaraq juga mengingatkan agar bersinegi dengan pemerintah. “Jabatan yang diemban merupakan sebuah kehormatan dan harus dijalankan dengan sebaik-baiknya”.
Pengukuhan pengurus IMI Bireuen turut dihadiri Bupati Bireuen, H. Mukhlis, Wakil Bupati Ir. Razuardi, Kapolres Bireuen AKBP Tu Chat Kipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., serta para tamu undangan lainnya.[]






