29.9 C
Banda Aceh
Rabu, Juni 29, 2022

Ketua MIUMI Aceh: Haji Mabrur Itu Haji yang tidak Dicampuri dengan Dosa

BANDA ACEH – Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Provinsi Aceh, Ustaz Dr. Muhammad Yusran Hadi, Lc., M.A., mengingatkan umat Islam khususnya para jemaah calon haji yang berangkat tahun ini agar senantiasa bersyukur kepada Allah ta’ala.

“Bersyukurlah kita kepada Allah ta’ala yang telah memberikan nikmat dan karunia-Nya yang begitu banyak kepada kita para hamba-Nya. Bersyukurlah dengan cara senantiasa memuji Allah ta’ala, menjalankan segala perintah-Nya baik yang wajib maupun sunnat dan meninggalkan segala larangan-Nya baik yang haram maupun yang makruh.”

“Beberapa hari ini, para calon jama’ah haji mulai berangkat ke tanah suci setiap harinya setiap kloter untuk melaksanakan ibadah haji. Kita doakan semoga mereka sehat wal afiat selama berada di tanah suci, dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar, mendapatkan haji mabrur, dan selamat perjalanan sampai tujuan pergi dan pulang.”

“Kepada para calon jam’aah haji yang berangkat ke tanah suci untuk melaksanakan haji tahun ini, perbanyaklah syukur kepada Allah ta’ala, karena sudah dipilih oleh Allah ta’ala untuk berangkat haji tahun ini dan menjadi tamu-Nya”.

“Tidak semua orang diberikan kesempatan ini. Meskipun mereka punya harta banyak, namun harus mengantri bertahun-tahun ke depan. Bahkan yang seharusnya jatah berangkat tahun ini tidak jadi berangkat karena adanya aturan baru dari Kerajaan Arab Saudi pada tahun ini berupa pembatasan umur maksimal 65 tahun atau meninggal atau sakit yang tidak memungkinkan berhaji.”

Nasihat ini disampaikan Ustaz Muhammad Yusran Hadi dalam khutbah Jumat di Masjid Istiqamah Gampong Blower Banda Aceh pada 17 Juni 2022.

Ustaz Yusran yang juga Anggota Ikatan Ulama dan Da’i Asia Tenggara ini menjelaskan kedudukan haji dan hukumnya dalam Islam. “Kedudukan haji dalam Islam sangat penting dan krusial. Haji termasuk salah satu rukun Islam yang lima dan kewajiban dari kewajiban-kewajiban dalam Islam. Siapa saja yang mengingkarinya berarti dia telah kafir (murtad).”

“Adapun hukum haji adalah wajib bagi seorang mukallaf yang mampu sekali dalam hidupnya sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an surat Ali ‘Imran ayat 97. Adapun berhaji lebih dari sekali hukumnya sunnat sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi shallahu ‘alaihi wasallam,” jelas Ustaz Yusran.

Ustaz Yusran yang juga Ketua PC Muhammadiyah Syah Kuala Banda Aceh menjelaskan berbagai keutamaan Haji. “Banyak keutamaan haji sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih.. Di antaranya:”

“Pertama; Haji merupakan amalan yang paling afdhal (utama). Dalilnya, hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya, “Amalan apa yang paling afdhal?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.” Beliau ditanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Jihad di jalan Allah.” Beliau ditanya kembali, “Kemudian apa lagi?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Haji mabrur.” (HR. Al-Bukhari).”

“Kedua: Haji mabrur balasannya surga. Dalilnya, hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Dan haji mabrur itu tidak ada balasan yang pantas baginya selain surga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim),” ujarnya.

Ustaz Yusran yang juga Wakil Ketua Majelis Pakar Parmusi Provinsi Aceh menjelaskan makna haji mabrur yang disebutkan dalam hadits tersebut. “Menurut para ulama, haji mabrur adalah haji yang tidak dicampuri dengan dosa atau maksiat. Ada juga ulama mengatakan bahwa haji mabrur adalah haji yang ketika orangnya pulang, ia bersikap zuhud terhadap dunia dan berambisi terhadap akhirat.”

Alumni S1 Fakultas Syari’ah Universitas Islam Madinah Arab Saudi ini menambahkan keutamaan haji lainnya. “Ketiga: Mendapat pahala jihad fi sabilillah (perang di jalan Allah). Dalilnya, hadit yang diriwayatkan Aisyah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad?” “Tidak. Jihad yang paling utama adalah haji mabrur”, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari).”

“Keempat: Menghapus dosa-dosa. Dalilnya, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwa ia mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa yang berhaji ke Ka’bah lalu tidak berkata-kata seronok dan tidak berbuat kefasikan maka dia pulang ke negerinya sebagaimana ketika dilahirkan oleh ibunya.” (HR. Bukhari).”

“Kelima: Haji menghilangkan kefakiran dan dosa. Dalilnya, Dari Abdullah bin Mas’ud, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Ikutkanlah umrah kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR. An Nasai, Tirmidzi, Ahmad. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).”

“Dan terakhir, Keenam: Orang yang berhaji adalah tamu Allah ta’ala. Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Orang yang berperang di jalan Allah, orang yang berhaji serta berumrah adalah tamu-tamu Allah. Allah memanggil mereka, mereka pun memenuhi panggilan. Oleh karena itu, jika mereka meminta kepada Allah pasti akan Allah beri” (HR. Ibnu Majah. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan),” tambah Ustaz Yusran.

Di akhir khutbahnya, Ustaz Yusran yang juga Dosen Fiqh dan Ushul Fiqh pada Pascasarjana UIN Ar-Raniry berpesan kepada umat Islam khusus para jama’ah haji agar melaksanakan ibadah dengan ikhlas dan sesuai petunjuk Nabi shallahu ‘alaihi wa salllam yang shahih.

“Inilah keutamaaan-keutamaan haji. Berbagai keutamaan ini akan diperoleh jika ibadah hajinya itu dilakukan dengan ikhlas dan benar yaitu sesuai dengan sunnah atau petunjuk Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih.”

“Hendaklah kita melakukan ibadah dengan ikhlas dan mengikuti petunjuk Nabi shallahu ‘alaihi wa sallam yang shahih, agar ibadah kita diterima oleh Allah ta’ala. Jika tidak, maka ibadah kita tidak akan diterima dan menjadi sia-sia, bahkan menimbulkan dosa dan murka Allah ta’ala. Nau’uzubillah.” pungkas ustaz Yusran yang juga Doktor Spesialis Fiqh dan Ushul Fiqh pada International Islamic University Malaysia (IIUM).[](*)

Berita Terkait

1 KOMENTAR

  1. السلام عليكم ورحمةالله وبركاته
    شكرا جزيلا يا استاذ على نشر محضرتك وان شاءالله ان تنفع هذه المحاضرة للدعات والمسلمين

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

BNN Musnahkan Enam Hektare Ladang Ganja di Aceh Utara

ACEH UTARA - Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan ladang ganja sekitar enam hektare...

Dinkes Subulussalam Gelar Peningkatan Kapasitas Tenaga UKS/UKGS

SUBULUSSALAM - Dinas Kesehatan Kota Subulussalam melaksanakan peningkatan kapasitas Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan...

Hadiri Pengukuhan MAA Sumut, Ini Pesan Edy Rahmayadi kepada Pengurus dan Masyarakat Aceh

MEDAN – Lembaga Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Sumatera Utara masa bakti 2022-2027 resmi...

MAA Sumatra Utara Dikukuhkan

MEDAN – Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar resmi mengukuhkan...

Di Pidie, Pick Up Berisi Belasan Drum BBM Bersubsudi Ditangkap TNI

SIGLI - Satuan intel Kodim 0102 Pidie mengamankan sopir beserta satu unit Pick Up...

PT PIM Serahkan Rumah Bantuan kepada Warga Lingkungan

LHOKSEUMAWE - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan satu Rumah Sehat Sederhana (RSS) kepada...

Polres Gayo Lues Gelar Lomba Menembak, Lima Jurnalis Kerahkan Kemampuan

BLANGKEJEREN - Jajaran Polres Kabupaten Gayo Lues menggelar lomba menembak di lapangan tembak Yon...

ISBI Aceh Review Draf Kurikulum MBKM 2022, Didampingi Tim ISI Denpasar

BANDA ACEH - ISBI Aceh mendatangkan Tim Pendamping dari ISI Denpasar guna mereview draf...

Warga Muara Satu Keluhkan Pembangunan Jalur Kereta Api, Ini Kata Ketua DPRK Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE - Warga Gampong Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, meminta PT KAI...

Antisipasi Penyalahgunaan ADD, DPMK Subulussalam Beri Penuyuluhan Hukum Aparatur Desa

SUBULUSSALAM - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampong (DPMK) Kota Subulussalam melaksanakan kegiatan penyuluhan hukum...

Temuan DPRA Tentang Gedung Diagnostik , Ini Penjelasan Direktur RSU TCD Sigli

SIGLI - Bangunan Gedung Diagnostik Center Rumah Sakit Umum Tgk Chik Ditiro (RSU-TCD) Sigli,...

Pemko Subulussalam Bangun Aspal Hotmix Sepanjang 12 Kilometer di Longkib

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam tahun ini membangun jalan aspal hotmix sepanjang 12 kilometer...

Wali Nanggroe Kukuhkan MAA Jabar, Dihadiri Ridwan Kamil

BANDUNG – Majelis Adat Aceh (MAA) sebagai lembaga ujung tombak penanggung jawab pembangunan adat...

KPT Banda Aceh Lantik KPN Jantho, Meureudu, dan Bireuen

BANDA ACEH - Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Banda Aceh, Dr. H. Gusrizal, S.H., M.Hum.,...

DPRK Lhokseumawe Usulkan Tiga Nama Calon Pj. Wali Kota

LHOKSEUMAWE - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe telah mengusulkan tiga nama calon Penjabat...

Joki Binaan KONI Aceh Juarai Kejurnas Berkuda Piala Menhan

BANDA ACEH – Atlet Berkuda (Joki) binaan KONI Aceh pada program Pemusatan latihan daerah...

Insentif Anggota MAA Gayo Lues Diduga Ditilep 16 Bulan, Mantan Sekretaris Membantah

BLANGKEJEREN - Insentif 35 orang anggota Majlis Adat Aceh (MMA) Kabupaten Gayo Lues diduga...

Ustaz Yusran Hadi: Perbanyaklah Syukur Kepada Allah, Khususnya Calon Jamaah Haji Tahun Ini

BANDA ACEH - Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda (MIUMI) Provinsi Aceh Dr. Muhammad...

Seleksi Pejabat Eselon II Empat OPD Pidie Tuntas, Ini Daftar Tiga Besar

SIGLI - Seleksi pejabat eselon II untuk empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD di lingkup...

Sembilan Santri Dayah Mataqu Lhokseumawe Raih Juara MTQ Aceh di Bener Meriah

LHOKSEUMAWE – Sembilan santri Dayah Dayah Ma’had Ta’limul Qur’an (Mataqu) Ustman Bin Affan Lhokseumawe...