27 C
Banda Aceh
Rabu, Oktober 27, 2021

Kisah Remaja Aceh Membunuh Controleur Belanda

Teuku Ubit baru berusia 16 tahun, tapi di tengah malam buta, ia mendatangi rumah pejabat Controleur Belanda di Seulimeum, Tiggelman, membacoknya dengan pedang hingga pejabat kolonian Belanda itu tewas.

Peristiwa itu terjadi pada 23 Februari 1942, tahun terakhir Belanda berkuasa di Aceh. Sampai pemerintah kolonial Belanda angkat kaki di Aceh pun, kehidupan pejabat tinggi dan pasukan Belanda tidak pernah aman di Aceh. Serangan mendadak pasukan pejuang Aceh sering terjadi di bivak-bivak dan patroli pasukan marsose Belanda.

Teuku Ubit yang baru berusia 16 tahun, merupakan santri di Dayah Keunaloi, sebuah desa di Kecamatan Seulimuem. Usai mengaji di dayah, menjelang tengah malam. Ia mengambil pedang, mengajak serta temannya Pang Leh, untuk berjihad melawan pemerintah kolonial Belanda. Sasarannya malam itu adalah rumah dinas pejabat Controleur Belanda di pasar Seulimuem.

Jiwa muda Teuku Ubit benar-benar telah dirasuki semangat jihad, usai mendengar lantunan hikayat-hikayat tentang kewajiban membela agama dan memerangi kafir. Sudah lazim di dayah-dayah di Aceh pada masa itu, usai pengajian dibacakan hikayat Pang Sabi (perang sabil) untuk membangkinkan semangat menentang penjajah.

Baca Juga:Belanda Provokasi Sentimen Anti Cina di Aceh

Hikayat prang sabi ini ditulis oleh salah seorang ulama Aceh, Teungku Syik Pante Kulu, salah satu karya sastra yang mampu merasuk jiwa orang Aceh untuk bangkit berjuang melawan penjajahan Belanda. Karena itu pula Belanda melarang hikayat ini dibacakan, setiap orang yang menyimpan atau membacanya ditangkap dan dipenjara.

Namun, di tempat-tempat tertentu hikayat ini tetap dibacakan di depan penduduk, untuk membangkitkan semangat jihad. Bahkan di dayah Keunaloi, santrinya mendapat wejangan khusus tentang wajib jihat ini. Maka, Teuku Ubit menjawab ajakan prang sabi itu untuk melawan penjajah Belanda.

Ketika sampai di pasar Seulimuem jelang tengah malam, Teuku Ubit dan Pang Leh menyusup ke rumah dinas Tiggelman, Controleur Belanda di sana. Pejabat Belanda itu tak menyadari, anak kecil yang datang ke rumahnya itu merupakan ancaman nyata. Ia baru sadar ketika pedang panjang itu diayunkan ke tubuhnya. Ia dibacok berulang kali hingga tewas bersimbah darah.

Baca Juga: Politik Ulama Aceh di Mekkah

Kini, setiap melewati pasar Seulimuem, kita bisa melihat rumah panggung itu. Bekas rumah dinas Controleur Tiggelman, tempat peristiwa pembacokan itu terjadi. Beberapa tahun lalu, Yayasan Bustanus Salatin Aceh membuat sebuah prasasti di halaman rumah tersebut. Isi prasasti itu berupa keterangan dalam tiga bahasa tentang pembunuhan Tiggelman oleh remaja Aceh itu.

Dalam versi bahasa Aceh ditulis.

Bak uroë 23 buleun Pebruari thon 1942, atawa watee saban ngon 4 Safar 1361 H, bak rumoh nyoe teujadi saboh peristiwa, Teuku Ubit umu 16 thon, sidroe aneuk muda beuhe dari dayah Keunaloe, ngon Pang Leh, bak teungoh malam geutak sampe mate ngon geuliwang Tiggelman, Kantiler Belanda di Seulimuem.

Versi Bahasa Indonesia

Pada tanggal 23 Februari 1942, bertepatan dengan 4 Safar 1361 H  tengah malam di tempat ini terjadi peristuwa heroik, seorang siswa madrasah Islam Keunaloe, Teuku Ubit (16 tahun), bersama seorang kawannya Pang Leh, bersenjatakan sebilah kelewang, menyerang pejabat kolonial Belanda di Seulimum, Kontrolir Tiggelman hingga tewas.

Versi Bahasa Inggris

On 23rd Februari 1942, in the middle of the night a heroic incident took place in this premise. Teuku Ubit a young bravery hero 16 years of age, a student of Islamic boarding school in Keunaloe, and his companion namely Pang Leh, armed with a kelewang a long traditional sword attaked and killed Mr Tiggelman a Dutch Controleur of Seulimum.[]

Baca Juga: Teungku Chi Di Bitay dan Jejak Turki di Aceh

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Warga Buat Laporan Terbuka Soal Tanggul Krueng Pase, Begini Respons Kementerian PUPR

LHOKSUKON - Marzuki, warga Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, membuat laporan terbuka kepada Kementerian...

Wali Nanggroe Aceh Kukuhkan Anggota Majelis Tuha Peut, Ini Nama-Namanya

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

PLN Aceh Pasang Meteran Listrik di Rumah Al-Walid MZ, ‘Meugreb Laju Hu’

LHOKSEUMAWE – Muhammad Al-Walid MZ (13), anak berprestasi di Gampong Meunasah Buket, Buloh Blang...

Majelis Hakim Tunjuk Mediator Perkara Rekanan Gugat Dinas PUPR Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Pengadilan Negeri Lhokseumawe menggelar sidang perkara gugatan Wakil Direktur III CV Muhillis...

Doa Agar Rezeki Mengalir Lancar

Tugas seorang Muslim adalah menjemput rezeki yang halal dengan cara-cara yang baik dan sesuai...

Ini Sosok Otoniel, Gembong Narkoba Ditangkap dalam Operasi Libatkan 500 Tentara dan 22 Helikopter

KOLOMBIA - Kolombia akhirnya berhasil menangkap gembong narkoba paling dicari, Dairo Antonio 'Otoniel' Usuga....

Pertamina Bersama Masyarakat Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon di Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 1 bersama masyarakat dan mahasiswa menggelar...

Harga Kopi Gayo Terus Bergerak Naik, Ini yang Harus Dilakukan Pencinta Kopi

  BLANGKEJEREN - Harga kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues terus melonjak naik sejak sebulan...

Babinsa Latih Warga Budi Daya Maggot untuk Hasilkan Uang

LHOKSUKON – Serda Samsudin, Babinsa Koramil 29/Lkh Kodim 0103/Aceh Utara, melatih masyarakat di Desa...

113 Atlet Panjat Tebing Aceh Perebutkan Tiket PORA Pidie

BANDA ACEH - Sebanyak 113 atlet panjat tebing putra dan putri dari kabupaten/kota se-Aceh...

Peningkatan Wawasan Keilmuan bagi Ratusan Imam Masjid dan Khatib di Subulussalam

SUBULUSSALAM - Ratusan Imam Masjid dan khatib mengikuti program pembinaan peningkatan kapasitas wawasan keilmuan...

Ini Kata Sekda Aceh saat Sosialisasi Vaksinasi di Dayah MUQ Pagar Air

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, mensosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi semua...

Ini Harapan Politikus Kepada Agam Inong Aceh 2021

BANDA ACEH – Muhammad Akkral (Kota Banda Aceh) dan Salwa Nisrina Authar Nyakcut Daulat...

Cerita Then Soe Na Keturunan Tionghoa Memeluk Islam

Hidayah bisa datang melalui orang-orang terdekat. Then Soe Na mengakui, cahaya petunjuk Illahi diterimanya...

Ini Jadwal Terbaru Seleksi CPNS 2021, Pengumuman Hasil SKD hingga Ujian SKB

JAKARTA – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dipastikan mundur dari yang dijadwal sebelumnya....

Masyarakat Lancok-Lancok Rayakan Maulid, Teungku Imum: Umat Terbaik Meneladani Kekasih Allah

BIREUEN - Masyarakat Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, mengadakan kenduri untuk merayakan Maulid Nabi Besar...

Membangun Personal Mastery

Oleh: Muhibuddin, SKM Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK)  Personal...

Dayah Perbatasan Aceh Singkil Diminta Kembalikan Kejayaan Syekh Abdurrauf

SIGKIL - Sebanyak 10 tenaga kontrak/non-PNS tambahan sebagai tenaga administrasi, tenaga teknis, dan penunjang...

Belajar Digital yang Mudah, Murah, dan Aman

LHOKSUKON - Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kembali bergulir....

BMK Bireuen Salurkan Zakat Rp1,9 Miliar kepada 3.047 Penerima, Ini Rinciannya

BIREUEN – Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H., M.Si., menyalurkan secara simbolis...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat