29.8 C
Banda Aceh
Senin, Agustus 8, 2022

Array

Lagi, Saksi Cabut Keterangan dalam BAP

BANDA ACEH – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh kembali menggelar lanjutan sidang dugaan korupsi pengadaan tanah terminal Tipe C Labuhanhaji dengan terdakwa Tio Achriyat, mantan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Aceh Selatan, Rabu, 8 Februari 2017.

Dalam sidang ke tujuh yang dipimpin hakim ketua Nurmiati SH didampingi hakim anggota Supriadi SH MH dan Fathan Riadi SH MH tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Aceh Selatan menghadirkan tiga orang saksi. Ketiga saksi tersebut adalah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Aceh Selatan yang juga anggota tim 9, Zuhri Azman. Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam tim 9 yang saat itu juga menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Setdakab Aceh Selatan, Zaini Bakri S.Sos. Dan, Sofyan sebagai pemodal.

Dalam keterangannya di muka persidangan, Zaini Bakri S.Sos membantah pernah menyampaikan pernyataan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) penyidik kepolisian bahwa dirinya mengetahui yang memerintahkan Kafrawi membeli tanah milik masyarakat untuk kepentingan pembangunan terminal Tipe C Labuhanhaji yang kemudian dijual kembali kepada Pemkab Aceh Selatan adalah atas perintah terdakwa Tio Achriyat.

Sebab, saat keterangannya dalam BAP tersebut dikonfrontasi secara langsung oleh Penasehat Hukum terdakwa, Baiman Fadhli SH dimuka persidangan, Zaini Bakri justru mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menyatakan hal itu di hadapan penyidik kepolisian.

“Saya tidak pernah menyampaikan hal itu (dalam BAP),” tegas Zaini Bakri dihadapan majelis hakim menjawab pertanyaan penasehat hukum terdakwa. Selain terkait hal diatas, dalam penjelasan dia selanjutnya Zaini Bakri kembali menegaskan dalam persidangan tersebut bahwa, dirinya tidak pernah memberikan penjelasan yang memojokkan terdakwa seperti yang tertuang dalam BAP tersebut.

Meskipun demikian, Zaini Bakri mengaku mengetahui bahwa pihak pertama yang mengusulkan tanah tersebut adalah pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Aceh Selatan karena hal itu memang domainnya atau kewenangannya dinas dimaksud.

“Hal itu juga sudah sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dinas tersebut,” tambah Zaini Bakri.

Dalam kesempatan itu, Zaini Bakri juga menjelaskan bahwa dasar pihaknya selaku KPA dalam tim 9 menyetujui pencairan anggaran pembebasan tanah tersebut, karena seluruh persyaratan sesuai aturan yang ditetapkan seluruhnya sudah dilengkapi.

Sementara itu, saksi Zuhri Azman menyatakan bahwa tidak ada hal yang salah dalam pengadaan tanah tersebut. Oleh sebab itu, dirinya selaku anggota tim 9 secara blak-blakan mengakui bahwa ikut menandatangani Berita Acara ganti rugi pembebasan tanah milik Kafrawi tersebut.

Sedangkan saksi Sofian menyatakan bahwa dirinya tidak tahu dari mana informasi diperoleh oleh Adam Malik, selaku Keuchik Gampong Bakau, Kecamatan Labuhanhaji yang disampaikan kepadanya terkait rencana pembebasan tanah lokasi pembangunan terminal tersebut.

“Memang benar saya sebagai pemodal yang memerintahkan Kafrawi untuk membeli tanah milik masyarakat,” ungkap Sofian.

Menurut dia, langkah itu dilakukannya karena mendapat informasi dari Adam Malik bahwa ada rencana pembangunan terminal. Tapi dia mengaku tidak tahu dari mana informasi tersebut di peroleh oleh Adam Malik.

Di samping itu, Sofian juga mengakui bahwa terdakwa Tio Achriyat tidak pernah mengintervensi atau mengarahkan serta memerintahkan dirinya agar bersedia menyerahkan uang sebagai modal pembelian tanah tersebut kepada Kafrawi.

Menyikapi pernyataan tersebut, Penasehat Hukum terdakwa Tio Achriyat, Baiman Fadhli SH berupaya mengejar keterangan dan penjelasan saksi Sofian dengan mencecarnya sejumlah pertanyaan  

Baiman Fadhli bertanya, atas pembelian tanah tersebut apakah saudara saksi memperoleh keuntungan? dan apakah keuntungan tersebut ada saudara berikan kepada terdakwa Tio Achriyat?.

Kemudian saksi Sofian menjawab bahwa keuntungan dari hasil penjualan tanah tersebut kepada Pemkab Aceh Selatan tidak ada dia berikan kepada terdakwa Tio Achriyat.

“Setelah tanah itu saya jual kepada Pemkab Aceh Selatan, saya tidak pernah bertemu lagi dengan terdakwa Tio Achriyat baik secara tatap muka secara langsung  maupun berbicara (berkomunikasi) lewat telphone,” ujar Sofian.

Pantauan di lokasi, sidang yang dimulai sekira pukul 14.30 WIB tersebut berlangsung selama tiga jam dan tepat pukul 17.30 WIB majelis hakim mengetok palu tanda berakhirnya sidang. Majelis hakim menunda sidang tersebut sampai 16 Februari 2017 mendatang masih dengan agenda pemeriksaan saksi lanjutan yang dihadirkan oleh JPU.  

Sementara itu, Penasehat Hukum terdakwa Tio Achriyat, Baiman Fadhli SH, saat dimintai tanggapannya seusai berlangsungnya sidang  mengatakan, hingga sidang ke tujuh pada Rabu 8 Februari 2017 tersebut, majelis hakim sudah memeriksa 23 orang saksi yang dihadirkan oleh JPU. Saksi – saksi tersebut mulai dari masyarakat pemilik tanah, tim penaksir harga, KPA dan anggota tim 9 lainnya.

“Sesuai fakta yang terungkap di persidangan bahwa dalam keterangannya, seluruh saksi yang sudah diperiksa tersebut, semuanya tidak ada yang memberikan keterangan memberatkan terdakwa sebagaimana dakwaan JPU,” ungkap Baiman.

Hal itu, menurut dia, terbukti dari alat-alat bukti dan saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan selama ini. Karena itu, Baiman Fadhli sangat berharap agar kepada majelis hakim agar bersikap objektif dan penuh keadilan dalam menilai perkara tersebut karena penasehat hukum terdakwa sangat yakin kliennya tidak bersalah.[]

Laporan: Hendrik Meukek

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Rakernas Apeksi di Padang, Pj Wali Kota Lhokseumawe Usung ‘Kota Beriman dan Kreatif’

PADANG – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe Dr. Imran, MA.Cd., mengusung 'Kota Beriman dan Kreatif'...

Ini Sejumlah Langkah Presiden Joe Biden untuk Perangi Perubahan Iklim

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, mengumumkan sejumlah langkah baru yang sederhana untuk memerangi perubahan...

Peringati HAN, Dinkes Aceh Sediakan Layanan Imunisasi Anak

BANDA ACEH - Dinas Kesehatan Aceh membuka gerai imunisasi bagi anak dalam peringatan Hari...

Ini Kata TA Khalid saat Bimtek Kelompok Tani Hutan Digelar BPDAS Krueng Aceh

LHOKSEUMAWE - Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) Krueng Aceh menggelar...

BPSDM Aceh: Tak Ada Program Beasiswa 2022, Kecuali Kerja Sama dengan Politeknik

BANDA ACEH - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Syaridin, S.Pd., M.Pd.,...

HMI Pertanyakan Beasiswa Aceh 2022

BANDA ACEH - Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Aceh mempertanyakan kejelasan program...

Di Kala TNI Bantu Selamatkan Batu Nisan Aceh

Oleh: Thayeb Loh Angen Pujangga asal Sumatra Aceh Pada pagi cerah itu, puluhan orang berseragam tentara,...

Pentagon Tunjuk Patrick Ryder Jadi Juru Bicara Baru

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd Austin telah menunjuk seorang Brigadir Jenderal Angkatan Udara sebagai...

Ini Kata Haizir Sulaiman Tentang Kado HUT ke-49 Bank Aceh

BANDA ACEH - Bank Aceh berhasil menjadi bank yang terbaik di kelasnya atau menduduki...

HUT Ke-49: Bank Aceh Gagasan Besar Bagi Perbankan Syariah di Tanah Air

BANDA ACEH - Dalam perjalannya selama 49 tahun, Bank Aceh masih menjadi penguasa pasar...

BPMA dan Medco E&P Malaka Inspeksi Jalur Pipa, Ini Tujuannya

BANDA ACEH – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS),...

Armia Jamil Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua IJTI Korda Lhokseumawe Raya

LHOKSEUMAWE - Armia Jamil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)...

Soal Kasus Proyek Monumen Samudra Pasai, Nasir Djamil: Kalau Ragu, Hentikan Saja!

LHOKSEUMAWE - Anggota Komisi III/Hukum DPR RI, M. Nasir Djamil, menyoroti penetapan lima tersangka...

Ini Kata Ketum IJTI Soal Pentingnya Pemberitaan Membawa Aceh Lebih Kondusif

LHOKSEUMAWE – Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (Ketum IJTI), Herik Kurniawan, mengajak para...

Danrem Lilawangsa Buka Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane

LHOKSEUMAWE - Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf. Bayu Permana, melakukan tendangan perdana bola kaki...

Antony Blinken: Latihan Militer Cina adalah Peningkatan Penting

PHNOM PENH, KAMBOJA — Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, Jumat, 5 Agustus...

Liga Santri Piala Kasad di Stadion Krueng Mane, Ini Daftar 10 Tim dan Jadwalnya

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 10 tim pesantren dari 10 kabupaten/kota di wilayah Korem-011/Lilawangsa akan berlaga...

Dilantik Jadi Ketua NasDem Pidie, Ini Kata Fadhlullah TM Daud

SIGLI - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Aceh, Teuku Taufiqulhadi,...

KIP Aceh Utara Sosialisasi PKPU Pendaftaran dan Verifikasi Parpol

LHOKSUKON - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Utara melaksanakan sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum...

Anggota DPRK Sorot Perusahaan Ini Survei Sumber Migas Baru di Aceh Utara

LHOKSUKON - Anggota Komisi II DPRK Aceh Utara, Terpiadi A. Majid, menyoroti rencana pencarian...