Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaMenyaksikan Letusan Meriam...

Menyaksikan Letusan Meriam Bambu di Kampung Aree Pidie

SIGLI – Tradisi bakar karbit dan tet beude trieng (meriam bambu) adalah kebiasaan turun temurun yang dilakukan warga Pidie, khususnya di Desa Dayah Baro Kampung Aree, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie.

Tradisi ini mulai dilakukan warga sejak tahun 1970-an hingga sekarang. Tet beude trieng ini menjadi tradisi rutin bagi warga setempat untuk merayakan lebaran.

Kegiatan tersebut diikuti dari orang tua, remaja hingga anak-anak. Jika orang dewasa membakar karbit, maka anak-anak biasanya membakar beude trieng. Banyak masyarakat dari luar yang kebetulan sedang ada di daerah ini datang untuk menyaksikan pertunjukan ini. Mereka sangat terhibur dengan adanya kegiatan ini.

Salah satu pengunjung dari Pidie Jaya Januar, mengatakan ia dan teman-temannya datang jauh-jauh hanya untuk melihat acara bakar karbet, “kami sangat terhibur karna dalam setahun hanya satu kali acaranya,” kata dia.

Mengenai dana masyarakat inisiatif tersendiri untuk menyumbang membeli karbit. Biasanya pemuda yang merantau mereka malah memberi lebih dananya, kata seorang pemuda setempat.[]

Dikirim oleh Yulianda

Baca juga: