SIGLI – Untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 20 tahun (2025-2045) dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025, Pemerintah Kabupaten Pidie menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kabupaten, Rabu, 27 Maret 2024.
Musyawarah melibatkan eksekutif, legislatif, masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), akademisi, dan kaum disabilitas itu dilaksanakan di Oproom Kantor Bupati dan dibuka Pj. Bupati Pidie, Wahyudi Adisiswanto.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pidie, Isnaini, S.T., M.Si., selaku panitia pelaksana Musrenbang memaparkan kegiatan penjaringan aspirasi untuk perencanaan pembangunan tersebut melibatkan 300 peserta dari semua unsur.
“Musyawarah kita gelar satu hari dengan melibatkan 300 peserta yang terdiri dari para Staf Ahli Bupati Pidie dan Asisten Sekda Pidie, Sekretaris DPRK Pidie, para kepala badan, kepala dinas, kepala bagian, dan para camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie, pimpinan LSM serta tokoh masyarakat,” kata Isnaini.
Pj. Bupati Wahyudi dalam sambutannya menjelaskan perjalanan roda pemerintahan suatu daerah perlu adanya penetapan visi daerah sebagai bagian dari perencanaan strategis pembangunan daerah yang tetap berpedoman pada visi pemerintah provinsi dan sesuai dengan visi nasional.
“Musrenbang RPJPD dan RKPD merupakan kegiatan yang sangat strategis sesuai ketentuan pada tahapan perencanaan pembangunan berdasarkan Permendagri No. 86 Tahun 2017 yang menyebutkan Musrenbang merupakan forum pembahasan rancangan RPJPD dan rancangan RKPD dengan pemangku kepentingan untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan,” ujar Wahyudi.
Menurut Wahyudi, untuk melahirkan rencana pembangunan yang tepat dan menyahuti kebutuhan masyarakat, musyawarah dengan melibatkan pemangku kepentingan dalam proses perencanaan pembangunan sekaligus sebagai upaya penyerapan aspirasi masyarakat menjadi masukan bagi SKPK dalam menyusun rencana program dan kegiatan yang akan dituangkan dalam Rencana Kerja SKPK sekaligus menyusun dokumen RPJPD dan RKPD Kabupaten Pidie.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pidie menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Aceh atas segala perhatian dan kontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Pidie. Besar harapan kami adanya kebijakan dan keseriusan Pemerintah Aceh dalam pengalokasian anggaran serta pelaksanaan berbagai program di Kabupaten Pidie,” kata Wahyudi.[](Zamahsari)




