BerandaPemda Alokasikan Rp15 Miliar, KIP Aceh Tengah: Pilkada Terancam di Tengah Jalan

Pemda Alokasikan Rp15 Miliar, KIP Aceh Tengah: Pilkada Terancam di Tengah Jalan

Populer

TAKENGON – Pemerintah Aceh Tengah melalui Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) mengalokasikan anggaran senilai Rp15 miliar untuk Komisi Independen Pemilihan (KIP) setempat sebagai penyelenggara pilkada 2017.

Sekretaris Daerah Aceh Tengah Karimansyah, Jumat, 11 Maret 2016, mengatakan, dana Rp15 miliar itu diplot dalam APBK 2016 yang ditetapkan pada Desember 2015 lalu. Namun, katanya, belakangan KIP Aceh Tengah kembali mengusulkan anggaran penyelenggaraan pilkada mencapai Rp45 miliar.

“Usulan itu belum dapat kita pertimbangkan, karena masih menunggu standar biaya yang ditetapkan KPU Pusat,” kata Karimansyah.

Ia mengaku hingga saat ini belum ada penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara pemda dan KIP Aceh Tengah.

Ketua KIP Aceh Tengah Marwansyah mengaku telah menerima salinan rincian anggaran dana hibah Rp5 miliar. Anggaran itu disahkan berdasarkan Qanun No. 4 Tahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Tengah tahun 2016, dan Peraturan Bupati Aceh Tengah No. 39 Tahun 2015 tentang Penjabaran APBK 2016.

Lantaran pagu yang disahkan hanya Rp15 miliar, kata Marwansyah, dikhawatirkan pelaksanaan tahapan pilkada akan macet di tengah jalan.

“Rp15 miliar itu kita prediksi hanya sampai pada penerimaan dukungan syarat perseorangan. Artinya itu masih pada tahapan dasar pelaksanaan pilkada,” katanya.

Marwansyah juga mengaku hingga saat ini pihaknya belum menandatangani NPHD dengan pemda.

Padahal, katanya, jika merujuk Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No. 115/KPTS/KPU/2015 tentang Pengelolaan Dana Hibah, mengahruskan KIP dan Pemda menandatangani NPHD paling lambat Maret 2016.

“Ini yang sangat mendesak dulu diselesaikan pemda,” ujarnya.[] (idg)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya