Senin, Juni 24, 2024

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...

Hujan dan Angin Kencang,...

ACEH UTARA - Dua rumah di Dusun Dua Lampoh U, Keude Pantonlabu, Kecamatan...

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...
BerandaBerita AcehPeringati Hari Lingkungan...

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, WKS Subulussalam Gelar Aksi Penanaman Pohon

SUBULUSSALAM – Dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia atau World Environment Day, Komunitas Wisata Kota Subulussalam (WKS) melaksanakan aksi penanaman pohon di Desa Lae Ikan, Penanggalan, Rabu, 5 Juni 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan kerja sama WKS dengan beberapa lembaga dari pemerintah, stakeholder, penggiat lingkungan melakukan aksi penanaman pohon dan pembagian bibit alpukat dan kelengkeng. Lokasi penanaman di pusatkan di wilayah perbatasan Aceh-Sumut, tepatnya Lae Ikan, Penanggalan.

“Agenda yang dilaksanakan yaitu adalah pembagian bibit yang terdiri dari bibit alpukat dan bibit kelengkeng kepada masyarakat dilanjutkan dengan aksi penghijauan yaitu penanaman pohon di lokasi Desa Lae Ikan,” kata Ketua Komunitas WKS Zulkarnain kepada portalsatu.com.

Menurut Zulkarnaian kegiatan penanaman dan penghijauan ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan generasi muda, agar peduli terhadap lingkungan yaitu menyangkut isu global warning yang melanda dunia.

“Dengan melakukan aksi penanaman pohon ini kita sudah ikut berkontribusi menjaga lingkungan dan menjaga kesegaran udara menyediakan oksigen untuk dunia masa depan anak cucu kita,” ungkap pria yang akrap disapa Joel Jakco ini.

Kegiatan dengan tema “Menanam Pohon, Hijaukan Bumi untuk Kelestarian Hidup” ini turut dihadiri perangkat Desa Lai Ikan, mewakili pemerintah, Muspika Penanggalan, DLHK, Earthworm Foundation, Musim Mas, GenPi dan Duta Lingkungan Kota Subulussalam.[]

Baca juga: