BANDA ACEH – Untuk mengantisipasi gangguan pada sistem jaringan, PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Aceh siaga penuh memasuki masa Siaga Idul Fitri, terhitung mulai 6 sampai dengan 21 Mei 2021 mendatang.
Infrastruktur pendukung disiapkan mulai dari 52 unit genset mobile, 24 unit mobil, 40 unit gardu bergerak, 1 UPS 400 kVA, 5 unit mobil crane, 90 mobil pelayanan teknik serta 110 motor. 111 posko siaga disiapkan bersama 1.310 personil pelayanan teknik, 239 tim teknik PLN dan juga personil PDKB yang tersebar di seluruh wilayah kerja PLN Aceh, sebagai upaya untuk menjaga keandalan pasokan listrik melalui 616 penyulang yang menyuplai listrik kepada 1,5 juta lebih pelanggan.
Hal tersebut disampaikan oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Aceh, Abdul Mukhlis, saat menjadi Inspektur Upacara pada acara gelar pasukan dan peralatan yang dilaksanakan di halaman kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelangan (UP3) Banda Aceh di jalan Tentara Pelajar Merduati Banda Aceh dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Aceh.
General Manager PLN UIW Aceh Abdul Mukhlis mengatakan, di masa siaga ini para petugas dilarang melakukan pemeliharaan jaringan yang menyebabkan terjadinya pemadaman listrik kecuali hal darurat. Hal tersebut bertujan untuk memastikan pasokan listrik aman dan tidak ada pemadaman.
“Atas nama Manajemen PLN Aceh, saya mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan terutama tim teknik yang menjadi ujung tombak yang sudah menjaga pasokan listrik sehingga kondisi kelistrikan kita dalam keadaan stabil pada bulan Ramadhan tahun ini. Jangan melakukan pemeliharaan yang bisa menyebabkan pemadaman kecuali dalam kondisi emergency, sehingga dengan tidak adanya pemadaman maka seluruh pelanggan bisa menjalankan ibadah dengan nyaman,” pintanya.
Abdul Mukhlis menambahkan pasokan daya PLN Aceh menjelang lebaran mampu mencapai 641,7 MW dengan beban puncak 523,4 MW. Ia menilai secara keseluruhan kondisi sistem kelistrikan di Aceh sangat baik dan beroperasi normal, serta secara teknis tidak ada masalah dengan pembangkit.
Abdul Mukhlis juga memberikan perhatian khusus bagi petugas khususnya disaat pandemi covid 19 yang masih berlangsung. Ia berharap kepada petugas agar dalam menjalankan tugasnya tidak boleh lengah dengan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan memastikan kesiapan kondisi fisik mereka di tengah pandemi Covid-19.
“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jangan lengah dengan kondisi fisik karena pandemi belum berakhir, patuhi protokol Covid-19,” pungkas Abdul Mukhlis.[]




