LHOKSUKON – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lhokseumawe menyatakan terdapat 20 trafo listrik harus dipadamkan di wilayah banjir dalam lima kecamatan di Aceh Utara. Di antaranya, sebagian Kecamatan Lhoksukon, Cot Girek, Matangkuli, Pirak Timu, dan Tanah Luas.
Manajer PLN UP3 Lhokseumawe, Muhammad Haiqal, kepada wartawan di Lhoksukon, Kamis, 6 Oktober 2022, mengatakan sejauh ini arus listrik yang masih padam ada 20 trafo terdiri dari 1.685 pelanggan di lima kecamatan. Pihaknya menunggu banjir surut untuk dinormalkan kembali secara bertahap.
“Saat ini kita kesulitan mengakses atau menuju ke sejumlah desa terkena banjir, karena sebagian lokasinya itu memang tidak bisa kita memantau secara langsung ke lapangan,” kata Haiqal.
Haiqal mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kesetrum listrik di wilayah terendam banjir. “Jika memang kondisi air sudah surut maka segera menginformasikan kepada pihak PLN melalui aplikasi PLN Mobile untuk dapat segera ditindaklanjuti,” ucapnya.[]



