Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsPolisi Gelar Rekonstruksi...

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Ibu dan Anak di Simpang Jernih

IDI RAYEK – Tim Satreskrim Polres Aceh Timur menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan terhadap S, (56) warga Kecamatan Simpang Jernih, dan anaknya, N (15). Rekonstruksi dipimpin Kasat Reskrim AKP Dwi Arys Purwoko, dihadiri Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur, dan disaksikan keluarga korban dengan pengamanan ketat dari personel Polres Aceh Timur, di Mapolres setempat, Rabu, 10 Maret 2021.

Sebanyak 24 adegan diperagakan dalam rekonstruksi tersebut, diawali pertemuan kedua tersangka untuk merencanakan pembunuhan terhadap korban. Kemudian kedua tersangka memasuki kamar yang menjadi lokasi pembunuhan hingga tersangka melarikan diri.

“Mulai dari kedua tersangka merencanakan pembunuhan, memasuki area TKP, sampai yang terjadi di dalam kamar, selesai eksekusi, dan meninggalkan TKP itu keseluruhannya 24 adegan,” ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro melalui Kasat Reskrim AKP Dwi Arys Purwoko dalam siaran pers dikirim pihak Humas Polres ini.

Dalam rekonstruski tersebut, memasuki adegan ke-11 hingga 14 diketahui bagaimana tersangka M dan R menghabisi nyawa kedua korban. Temasuk tersangka M melakukan rudapaksa terhadap korban N yang saat itu masih dalam keadaan sekarat setelah dipukul tersangka R.

“Tujuan paling utama dari rekonstruksi ini adalah untuk mendapat gambaran yang jelas tentang terjadinya suatu tindak pidana tersebut, dan untuk menguji kebenaran keterangan tersangka atau saksi yang ada. Sehingga diketahui benar tidaknya tersangka melakukan tindak pidana seperti yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” ujar AKP Dwi Arys Purwoko.

AKP Dwi menyebut hasil rekonstruksi itu sudah sesuai dengan BAP, visum dan keterangan saksi. Dalam waktu dekat berkas tersebut akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Aceh Timur.

Diberitakan sebelumnya, S dan N ditemukan meninggal dunia pada Senin, 15 Februari 2021, di dalam kamar rumahnya sebagai korban pembunuhan yang dilakukan tetangga korban sendiri yakni R (46) dan M (37). Kedua tersangka berhasil diamankan Tim Gabungan Polres Aceh Timur, Rabu, 17 Februari 2021.

Kedua tersangka dikenakan Pasal 338 jo 340 KUHP dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup dan Pasal 76 c jo pasal 80 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun. []

Baca juga: Tm Polres Aceh Timur Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak

 

Baca juga: