Rabu, Juli 24, 2024

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...

Ini Kata Abu Razak...

BANDA ACEH – Venue atau tempat pelaksanaan pertandingan 33 cabang olahraga wilayah Aceh...

DPMPPKB Aceh Utara dan...

ACEH UTARA - Penjabat Bupati Aceh Utara diwakili Plt. Asisten I Sekda Dr....
BerandaBerita AcehPolisi Tangkap 14...

Polisi Tangkap 14 Terduga Pemain Judi Online di Aceh Utara

ACEH UTARA – Tim gabungan Satuan Reskrim Polres Aceh Utara dan sejumlah Polsek menangkap 14 terduga pemain judi online di beberapa lokasi terpisah dalam wilayah hukum Polres Aceh Utara, Kamis malam hingga Jumat, 21 Juni 2024, dini hari.

Keempat belas tersangka itu berinisial ES (50) warga Cot Girek, AC (34) warga Syamtalira Aron, MH (28) dan MSN (25) warga Baktiya, ZR warga Baktiya Barat, AF (30) warga Seunuddon, BUL (23) dan Z (22) warga Pantonlabu, MR (30), MY (38), dan MZR (42) warga Tanah Luas, ML (29), RI (40), dan Z warga Lhoksukon.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Deden Heksaputera, melalui Kasat Reskrim AKP Novrizaldi, mengatakan 14 terduga pemain judi online itu ditangkap dengan barang bukti disita 14 handphone dari masing-masing pelaku. Penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya permainan judi online menggunakan telepon seluler (ponsel) di warung kopi.

“Para pelaku terang-terangan bermain judi online di tempat umum seperti warung kopi, mereka memainkan judi online dari 14 situs yang berbeda-beda,” kata Novrizaldi dalam keterangannya, Jumat.

Saat ini mereka diamankan di Polres Aceh Utara. Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 18 juncto Pasal 19 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Kasat Reskrim mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan kegiatan perjudian apapun jenisnya yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga serta orang-orang sekitar.

“Polres Aceh Utara terus berkomitmen untuk memberantas segala bentuk kegiatan ilegal, termasuk perjudian, demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujar Novrizaldi.[]

Baca juga: