Sabtu, Juli 20, 2024

Peringati Haul Abati Banda...

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam...

Pj. Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis...

Sekum PB PON Wilayah...

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI...

PT PIM Bantu Korban...

ACEH UTARA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan kepada korban badai...
BerandaBerita Aceh UtaraPolres Aceh Utara...

Polres Aceh Utara Tangkap Dua Warga Lhokseumawe Diduga Pengedar Sabu

ACEH UTARA – Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara menangkap dua tersangka berinisial N (44), dan A (39), warga Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe, diduga pengedar narkotika jenis sabu. Kedua tersangka tersebut ditangkap setelah polisi mendapat laporan adanya transaksi narkoba di salah satu kecamatan di wilayah hukum Polres Aceh Utara, dengan waktu berbeda.

Tersangka N ditangkap di Jalan Banda Aceh-Medan, Gampong Alue Awe, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, Rabu, 15 Maret 2023. Tersangka A diringkus polisi pada 22 Maret 2023 di kawasan Kecamatan Muara Dua. Penangkapan terhadap dua tersangka itu hasil pengembangan dari tim Satres Narkoba Polres setempat.

Kapolres Aceh Utara AKBP Deden Heksaputera mengatakan barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka N seberat 100 gram sabu yang dimasukkan dalam satu paket plastik bening ataupun dengan jumlah total 101,26 gram bruto. Berdasarkan keterangan tersangka N sabu tersebut diperoleh dari K (masuk dalam Daftar Pencarian Orang/DPO), dan dalam proses pengejaran dari pihak jajaran Satres Narkoba Polres Aceh Utara.

“Sedangkan barang bukti sabu yang diamankan dari tersangka A dengan berat 200 gram bruto. Jadi, dengan hasil tangkapan ini kita berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu berjumlah 300 gram. Namun, ini masih terus kita kembangkan, termasuk DPO satu orang itu. Tim Satres Narkoba sedang berupaya untuk melakukan pengejaran dan penangkapan,” kata Deden Heksaputera saat konferensi pers di Mapolres setempat, Kamis, 30 Maret 2023, malam.

Menurut Deden, atas perbuatan tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Juncto Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman lima tahun, dan maksimal 20 tahun penjara.

Tersangka N kepada wartawan mengaku baru dua kali mengedar sabu. “Saya baru dua kali mengambil sabu dari si K,” ucapnya.

Saat konferensi pers itu, Kapolres Deden didampingi Wakapolres Aceh Utara Kompol Syukrif I Panigoro, Kabag Ops Kompol Firdaus Jufrida, Kasatres Narkoba AKP Novrizaldi, dan Kasat Reskrim AKP Agus Riwayanto Diputra.[]

Baca juga: