Kamis, Juli 25, 2024

BI Lhokseumawe Gelar ToT...

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota...

PPK Sawang: Uang Operasional...

ACEH UTARA - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sawang di bawah Komisi Independen Pemilihan...

Cari HP di Bawah...

Mencari HP dengan harga terjangkau namun tetap memiliki performa yang handal memang bisa...

Siswa Diduga Keracunan Selepas...

SIGLI - Jumlah siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan setelah konsumsi nasi gurih...
BerandaNewsProyek Saluran Drainase...

Proyek Saluran Drainase Diminta Perhatikan Keselamatan Warga

SUBULUSSALAM – Sejumlah masyarakat di Kampung Lae Oram, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam meminta pihak rekanan dalam pengerjaan proyek saluran drainase supaya memerhatikan keselamatan warga.

Permintaan itu disampaikan masyarakat kepada pihak rekanan yang sedang mengerjakan proyek saluran drainase di sepanjang jalan Raja Tua, Desa Lae Oram arah menuju Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Subulussalam.

Muhammad Siketang (35) warga Lae Oram kepada portalsatu.com, Rabu, 27 Januari 2021 mengatakan parit yang telah dikorek untuk pembangunan saluran drainase hanya disediakan dua lembar papan sebagai akses jalan keluar masuk ke rumah masyarakat.

Akibatnya, tak jarang masyarakat di sana ada yang terjatuh dalam parit saat melewati papan karena ukuran sangat kecil. Masyarakat berharap pihak rekanan lebih memerhatikan keselamatan warga di sana. Misalnya menambah tiga atau empat lembar papan agar masyarakat mudah melewati saluran drainase tersebut.

“Parit yang sudah dikorek cuma disediakan dua lembar papan, ukuran kecil susah masuk. Kalau bisa ditambah biar mudah masyarakat keluar masuk,” ungkap Siketang.

Menanggapi permintaan masyarakat tersebut, Pemerintah Kota Subulussalam mengingatkan pihak rekanan dalam melakukan pengerjaan proyek di lapangan harus memerhatikan keselamatan warga, sehingga tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Hal itu disampaikan Pemerintah Kota Subulussalam melalui Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setdako Subulusalam, Mhd Amrin Cibro, S. Sos., M.M., menanggapi keluhan masyarakat terkait pembangunan saluran drainase di Jalan Raja Tua, Desa Lae Kram, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Amrin Cibro mengatakan sudah menjadi kewajiban pihak rekanan dalam melakukan pengerjaan di lapangan harus memerhatikan keselamatan masyarakat, jangan sampai menimbulkan keresahan akibat warga sulit masuk ke rumah karena akses jalan yang disediakan sempit cuman dua lembar papan.

Menurut Amrin Cibro, pengawas dan PPTK memiliki tanggungjawab dan menegur cara kerja rekanan jika dinilai kurang memerhatikan keselamatan warga.

“Berikan titi yang layak, masa cuman satu dua lembar. Kasih empat atau lima lembar biar lebar masyarakat mudah lewat kan bisa,” ungkap Amrin Cibro

Baca juga: