BLANGKEJEREN – MDMC dan relawan Muhammadiyah Kabupaten Gayo Lues berhasil menembus Kampung Lesten, Kecamatan Pining, yang selama ini paling terisolir paska banjir dan tanah longsor, semua akses jalan keluar masuk desa itu putus total.
Sekeretaris Muhammadiyah Gayo Lues Syafrudin Arlem, Selasa, 30 Desember 2025, mengatakan perjalanan menuju desa Lesten masih sangat sulit, dan butuh perjuangan keras agar bisa sampai ke desa itu.
“Kami melewati jalan yang sangat sulit demi untuk mencapai kampung Lesten,” katanya di Blangkejeren kepada sejumlah Wartawan.
MDMC dan relawan Muhammadiyah Kabupaten Gayo Lues kata Syafrudin berangkat dari Gayo Lues menuju desa Lesten dengan tujuan membawa 97 paket bantuan sembako, dan bantuan itu akan disalurkan kepada masing-masing Kepala Keluarga untuk bertahan hidup.
“Kendaraan kami kesana untuk membawa bantuan Dua unit mobil Vitara dan doble cabin Ford. Dari pusat Kecamatan Pining ke desa Lesten menghabiskan waktu hingga Lima jam,” ujarnya.
Saat ini kata Syafrudin, warga desa Lesten sudah mendapatkan bantuan dari Muhammadiyah, dan masih membutuhkan bantuan lainya agar warga disana bisa bertahan hidup hingga jalan bisa dilalui kendaraan biasa.[]




