BerandaBerita AcehSatgas Penanganan Stunting Aceh Utara Gelar Rapat Konsultasi dan Koordinasi dengan TPPS...

Satgas Penanganan Stunting Aceh Utara Gelar Rapat Konsultasi dan Koordinasi dengan TPPS Kecamatan

Populer

ACEH UTARA – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Stunting Kabupaten Aceh Utara menggelar rapat konsultasi dan koordinasi dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kecamatan.

Ketua Satgas Penanganan Stunting Kabupaten Aceh Utara, Anwar, S.E., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan sejak 21 hingga 28 Februari 2024 di 11 kecamatan lokus. Yakni, Dewantara, Sawang, Lhoksukon, Nisam, Nisam Antara, Meurah Mulia, Simpang Keuramat, Kutamakmur, Pirak Timu, Baktiya Barat, dan Payabakong.

Rapat itu dihadiri Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas, Ahli Gizi, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Ketua Forum Geuchik, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), unsur Kantor Urusan Agama (KUA), Pendamping Desa, PKK, dan unsur masyarakat lainnya.

Khusus untuk Kecamatan Kutamakmur turut dihadiri tim Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Aceh.

“Rapat konsultasi tersebut bertujuan menggali informasi terkait capaian pelaksanaan percepatan penurunan stunting di tingkat kecamatan dan desa, serta menggali potensi dan kendala yang dihadapi,” ujar Anwar, Rabu, 28 Februari 2024.

[Satgas Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Aceh Utara menggelar rapat konsultasi dan koordinasi dengan TPPS Kecamatan Nisam di Kantor Camat Nisam. Foto: Dokumen Satgas]

Secara terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMPPKB) Aceh Utara, Fuad Mukhtar, S.Sos., M.S.M., sebagai Sekretaris TPPS Kabupaten Aceh Utara saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan pihaknya bersama stakeholder terus berupaya secara maksimal untuk menurunkan prevalensi stunting.

Berdasarkan data elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM) posisi Desember 2023, prevalensi stunting Kabupaten Aceh Utara sebesar 4,5 persen dengan jumlah 1.957 kasus balita stunting, lebih rendah dibandingkan tahun 2022 yaitu sebesar 5,4 persen.

“Tentu hasil rapat konsultasi dan koordinasi yang dilakukan Satgas dengan TPPS Kecamatan akan menjadi masukan dan bahan evaluasi dalam rangka memperkuat langkah-langkah percepatan penurunan stunting di Aceh Utara. Kita berharap pada triwulan pertama tahun 2024 ini prevalensi stunting Aceh Utara akan turun lebih rendah lagi dari posisi akhir tahun 2023 lalu, sambil menunggu data terbaru yang akan disampaikan Kementerian Kesehatan,” kata Fuad Mukhtar.

Untuk diketahui, sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, telah ditetapkan target nasional prevalensi stunting turun hingga 14 persen pada tahun 2024. Target itu diharapkan dapat dicapai melalui pelaksanaan lima pilar dalam strategi nasional percepatan penurunan stunting.

Di Kabupaten Aceh Utara, percepatan penurunan stunting telah dilaksanakan sejak tahun 2020 yang ditetapkan dengan Peraturan Bupati Aceh Utara Nomor 41 Tahun 2020 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

[Tim Satgas Aceh Utara berfoto bersama TPPS Kecamatan Kutamakmur usai rapat konsultasi dan koordinasi di Kantor Camat Kutamakmur. Foto: Dokumen Satgas]

[](Adv)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya