BLANGKEJEREN – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang bertugas di berbagai kecamatan dalam Kabupaten Gayo Lues mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues untuk menyampaikan keluhan (aspirasi), Selasa, 18 Agustus 2026.
Keluhan petugas Damkar tersebut adalah belum dibayarnya gaji oleh pemerintah daerah selama kurang lebih sembilan bulan. Sementara para petugas tetap harus bekerja meskipun keadaan di rumah sudah sangat genting.
“Ada sekitar 60 orang petugas Damkar hingga hari ini belum menerima gaji. Petugas ini berasal dari sektor Pining, Putri Betung, Terangun, Rikit Gaib, Kutapanjang, dan Blangkejeren,” kata seorang petugas Damkar yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Para petugas Damkar berharap agar DPRK Gayo Lues dapat menindaklanjuti persoalan tersebut dan mendorong pemerintah daerah segera memberikan kepastian mengenai pembayaran gaji mereka.
“Keterlambatan pembayaran selama berbulan-bulan ini menjadi persoalan serius bagi kami, mengingat para petugas tetap menjalankan tugas pelayanan dan penanggulangan kebakaran,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gayo Lues, Suprinadi, belum memberikan pernyataan terkait persoalan yang dikeluhkan oleh petugas Damkar itu. Pesan konfirmasi yang dilayangkan wartawan belum dijawab, dan saat dihubungi melalui telepon WhatsApp tidak aktif.[]



