LHOKSEUMAWE – Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Al-Banna Lhokseumawe meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan pengumuman resmi Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, kampus itu dinyatakan lulus seleksi Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Berbasis Proyek Tahun 2025.
STIH Al-Banna menjadi salah satu dari 40 perguruan tinggi terpilih di seluruh Indonesia, dan secara khusus menjadi salah satu dari dua perguruan tinggi di Provinsi Aceh yang berhasil lulus dalam program tersebut.
Ketua STIH Al-Banna, Muksalmina, S.H., M.H., dalam keterangannya, Jumat, 11 Juli 2025, mengatakan program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran MKWK yang aplikatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata di masyarakat melalui pendekatan berbasis proyek (project-based learning).
Judul proposal diajukan sebelumnya, yaitu ‘Mewujudkan Pendidikan Karakter Mahasiswa Hukum Melalui Inovasi Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek’.
“Kami mengucapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Alhamdulillah, kami bersyukur atas amanah dan kepercayaan yang diberikan melalui program tersebut. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim dan bentuk nyata keseriusan STIH Al-Banna dalam meningkatkan kualitas pembelajaran hukum yang relevan dengan kebutuhan zaman,” kata Muksalmina.
Muksalmina menyebut keberhasilan ini suatu bukti nyata komitmen STIH Al-Banna dalam mendorong inovasi pembelajaran dan memperkuat kualitas pendidikan hukum yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pengusul dan sivitas akademika yang telah bekerja keras dalam proses penyusunan dan pengajuan proposal program.
Menurut Muksalmina, perwakilan tim dari STIH juga akan mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang akan dilaksanakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan dalam waktu dekat guna mempersiapkan implementasi program secara optimal.
“Dengan adanya dukungan dari kementerian dan sinergi dari seluruh elemen kampus, STIH Al-Banna optimis mampu menjadi pelopor dalam pembelajaran hukum yang modern, berbasis proyek, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ucap Muksalmina.[]




