Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaTak Jawab Pertanyaan,...

Tak Jawab Pertanyaan, Mahasiswa Langsung Bunuh Temannya

MAKASSAR – Ardianto alias Anto 22 tahun Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM), diduga telah membunuh temannya sendiri, Muhammad Iksan di Kampung Gusung, Desa Taeng, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Minggu 16 April 2017.

“Pelaku menikam temannya sendiri dengan menggunakan badik,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Gowa, Ajun Komisaris Polisi Darwis Akib, Senin 17 April 2017.

Ia mengatakan, kejadian itu bermula saat pelaku mendatangi korban kemudian menanyakan perihal masalahnya beberapa waktu lalu. “Tapi korban tak menanggapi pertanyaan pelaku,” kata Darwis.

Sehingga, lanjut dia, pelaku langsung menikam korban sebanyak tiga kali pada bagian perutnya. Selanjutnya korban dilarikan ke rumah sakit, namun dalam perjalanan nyawa korban tak tertolong lagi karena diduga kehabisan darah.

Menurut Darwis, pelaku sempat mencoba melarikan diri dengan menyeberang Sungai Jene'berang dari Gowa menuju Kota Makassar, usai menikam. Namun aparat kepolisian Gowa berkoordinasi dengan Kota Makassar. Pelaku langsung diamankan di Koramil 1408 Tamalate.

“Kita langsung jemput pelaku di Kantor Koramil lalu dibawa ke Polres Gowa,” kata Darwis. “Dugaan sementara motif pembunuhan karena ingin balas dendam.”

Sebab, kata Darwis, sebelumnya Iksan pernah menganiaya teman Anto bernama Andika. “Pelaku masih kita periksa dan amankan di kantor,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Hubungan Masyarakat UNM Makassar, Ilda Sulaiman mengakui bahwa pelaku memang masih terdaftar sebagai mahasiswa psikologi UNM angkatan 2012. Dan Anto merupakan anak yang pendiam. “Iya betul mahasiswa UNM, dia (Anto) baru mau berangkat KKN tahun ini,” ujar Ilda.

Terkait sanksi, ia menjelaskan pihak kampus belum mengambil sikap karena menunggu hasil dari polisi. “Kalau memang terbukti bersalah kemungkinan di Drop Out (DO),” kata d Ilda. | sumber : tempo

Baca juga: