BerandaBerita Aceh UtaraTerpidana Judi Online 'Chip Domino' Dicambuk di Kantor Kejaksaan Aceh Utara

Terpidana Judi Online ‘Chip Domino’ Dicambuk di Kantor Kejaksaan Aceh Utara

Populer

LHOKSUKON – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara melaksanakan eksekusi hukuman cambuk terhadap seorang terpidana perkara judi online ‘chip domino’. Eksekusi itu dilakukan di halaman Kantor Kejari setempat, Senin, 27 Desember 2021.

Berdasarkan putusan Mahkamah Syariah, pria berinisial MI (33), warga Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara, itu terbukti bersalah melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat karena terlibat perkara maisir (judi). Terdakwa MI kini menjadi terpidana lantaran perkara maisir tersebut sudah berkekuatan hukum tetap.

Kajari Aceh Utara, Dr. Diah Ayu Hartati Listiyarini Iswara Akbari, mengatakan dalam persidangan di Mahkamah Syariah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa MI melanggar pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014. Mahkamah Syariah menjatukan hukuman cambuk terhadap MI sebanyak 25 kali, dikurangi masa penahanan yang telah dijalani di Lapas Kelas IIB Lhoksukon selama empat bulan. Sehingga hukuman yang harus dijalani terpidana MI sebanyak 21 kali cambukan.

Diah menjelaskan perkara itu bermula pada Senin, 20 September 2021 lalu, saat MI sedang berada di warung miliknya di Kecamatan Tanah Jambo Aye. Ketika itu empat orang yang tidak dikenali oleh MI, datang untuk membeli chip domino pada MI. Setelah transaksi jual beli chip domino antara MI dan empat orang tersebut, datang sejumlah personel Polres Aceh Utara menangkap MI di warung miliknya itu.

“MI kurang lebih sudah dua bulan melakukan jual beli chip domino di warung miliknya. Chip domino itu diperoleh dari orang yang datang menjual chip domino kepadanya. Chip tersebut juga diperoleh ketika mendapat kemenangan dalam permainan higgs domino yang dimainkan sendiri oleh MI,” kata Diah didampingi Kasi Intelijen Kejari Aceh Utara, Arif Kadarman, S.H., kepada wartawan.

Menurut Diah, MI membeli chip domino dari orang lain dengan harga Rp60 ribu untuk setiap 18 (satu billion) chip domino. MI menjual kembali chip domino tersebut seharga Rp70 ribu untuk setiap 15 (satu billion) kepada orang lain. Dalam sehari MI mendapatkan keuntungan sekitar Rp100 ribu hasil jual beli chip domino.

“Tindak pidana judi penjualan chip online ini sudah mulai marak. Maka kita berharap kepada pihak Satpol PP-WH dan kepolisian untuk lebih proaktif dalam penindakan,” kata Diah Ayu Hartati.[]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terkait

Berita lainya