Senin, Juni 24, 2024

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...

Hujan dan Angin Kencang,...

ACEH UTARA - Dua rumah di Dusun Dua Lampoh U, Keude Pantonlabu, Kecamatan...

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...
BerandaBerita LhokseumaweTersangka Suaidi Yahya...

Tersangka Suaidi Yahya dan Hariadi Ditahan Terpisah di Lapas Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Penyidik Kejaksaan Negeri Lhokseumawe sudah berkoordinasi dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan Lhokseumawe untuk memastikan dua tersangka kasus dugaan korupsi pada pengelolaan PT Rumah Sakit Arun yang ditahan di Lapas itu tidak berada dalam satu kamar. Kedua tersangka itu, Direktur PT Rumah Sakit Arun Lhokseumawe, Hariadi, dan mantan Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya.

Kajari Lhokseumawe, Lalu Syaifudin, S.H., M.H., melalui Kasi Pidsus Saifuddin, S.H., M.H., didampingi Kasi Intelijen Therry Gutama, S.H., M.H., kepada wartawan, Selasa, 23 Mei 2023, mengatakan pihaknya memang sempat membawa tersangka Suaidi Yahya ke Lapas Lhoksukon, Senin/kemarin. “Tapi, karena suatu hal teknis, sehingga mengingat juga petunjuk dari sana bahwa yang bersangkutan agak kurang sehat, kemudian dipindahkan ke Lapas Lhokseumawe dengan pertimbangan fasilitas untuk berobat lebih memadai,” ujar Saifuddin di kantornya.

“Kita sudah koordinasi dengan Kalapas Lhokseumawe, dan mereka sudah memberikan garansi kepada kita bahwa dua tersangka itu (Hariadi dan Suaidi) akan ditempatkan di tempat (kamar) terpisah. Sehingga mereka tidak bisa saling berkomunikasi. Namun demikian untuk tindakan selanjutnya akan kami rembuk dengan tim penyidik,” tambah Saifuddin.

Menjawab wartawan apakah akan dilakukan penyitaan aset tersangka Suaidi Yahya, Saifuddin mengatakan hal itu tergantung perkembangan penyidikan. “Namun, tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan penyitaan terhadap aset beliau,” ungkapnya.

Menurut Saifuddin, masih ada sejumlah saksi yang akan diperiksa tim penyidik dalam proses penyidikan kasus tersebut.[]

Baca juga: