BANDA ACEH – Sejumlah tokoh Aceh mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) melalui Partai Bulan Bintang (PBB) Aceh di Banda Aceh, Rabu, 21 Maret 2018. Mereka adalah H Muhammad Yus yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Aceh, H Miswar Sulaiman mantan Ketua Partai Umat Islam Aceh, dan H Tanthawi Ishak mantan Sekda Prov Aceh masa kepemimpinan Abdullah Puteh.
Kedatangan para tokoh Aceh sekaligus politisi senior daerah paling ujung Sumatra ini ke Markaz Wilayah PBB Aceh disambut langsung oleh Sekretaris DPW Zulmahdi Hasan bersama pengurus.
Seperti diketahui, H Muhammad Yus atau kerap disapa Abu Yus merupakan mantan Ketua PPP Aceh. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) periode 2004-2009 dari Partai PPP. Menurut Zumahdi Hasan, Abu Yus yang menjabat sebagai Ketua KB PII Aceh saat ini mengaku sebagai Masyumi tulen. Abu Yus, kata Zulmahdi, juga banyak berguru pada ulama kharismatik sekaligus tokoh perjuangan Aceh, almarhum Tgk Muhammad Daoed Beureueh.
“Saya adalah kader PPP sejak muda, dan hingga saat ini orang mengenal saya dengan sebutan Abu Yus PPP. Istiqamah saya dengan partai yang telah membesarkan saya, akhirnya menemui batas,” kata Abu Yus saat mendaftar, seperti rilis yang diterima awak media, Rabu siang.
Abu Yus dengan bahasa pelan dan lemah lembut turut berkisah tentang sejarah panjang karir politiknya di Aceh. Dia juga menceritakan alasan sikap terakhirnya yang bergabung bersama Partai Bulan Bintang. Abu Yus mengaku dilematis dan kesulitan mengambil keputusan tersebut karena sebenarnya, dirinya tidak mengejar jabatan.
“Tapi ini bicara ummat dan masa depan perjuangan Islam,” kata Abu Yus yang pernah bersama-sama Prof Dr Yusril Ihza Mahendra membahas UU Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan masa depan perdamaian Aceh saat menjabat DPR RI.
Selain Abu Yus, mantan Sekda Aceh Thantawi Ishak juga menyatakan diri bergabung bersama PBB Aceh sebagai kader. Dia juga mengutarakan niatnya menjadi Bacaleg PBB di Pemilu 2019.
“Saya tidak mempersoalkan nomor urut berapa ditempatkan sebagai Caleg, terpenting bagi saya adalah mewakafkan sisa usia ini bersama umat memperjuangkan PBB sebagai partai umat, agar berjaya pada Pemilu 2019 dan seterusnya,” kata Thantawi Ishak.
Thantawi Ishak sebelumnya juga pernah menjadi Sekretaris Posko Penanggulangan Bencana Tsunami Aceh. Dia juga pernah menjadi Plt Ketua PMI Aceh dan juga Ketua Alumni Fakultas Hukum Unsyiah.
“Mudah-mudahan kehadiran saya memberi manfaat untuk PBB,” kata Thantawi.
Sebelumnya, H Miswar Sulaiman yang juga mantan anggota DPR Aceh selama tiga periode juga mendaftarkan diri sebagai Bacaleg PBB untuk Pemilu 2019. Miswar merupakan aktivis Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Aceh yang juga Pelajar Islam Indonesia (PII).
Baik Abu Yus maupun Miswar Sulaiman merupakan tokoh Aceh yang sudah lama tidak aktif di dunia perpolitikan. Namun, kata Zulmahdi, Miswar mengaku terpanggil untuk turut serta berjuang bersama PBB guna menyelamatkan masa depan politik Islam di Tanah Air.
“Bagi saya, berpolitik itu ibadah,” kata Miswar.
Zulmahdi menyebutkan kehadiran para tokoh senior Aceh yang berpengalaman di bidangnya masing-masing ini turut membuktikan bahwa PBB adalah partai tumpuan dan harapan ummat. “Kita siap menerima dan memfasilitasi putra-putri terbaik Aceh untuk ikut berjuang menyuarakan aspirasi rakyat Aceh melalui parlemen periode 2019-2024,” kata Zulmahdi, seraya mengatakan ketiga tokoh politik Aceh itu akan maju melalui Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh I.[]





