Usai Dieksekusi Cambuk, Satu Terpidana Pingsan

 

LHOKSEUMAWE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe melaksanakan ekseskusi cambuk terhadap lima terpidana pelanggar syariat Islam. Mereka melanggar Qanun Aceh Nomor Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Pelaksanaan eksekusi cambuk itu dilakukan di Stadion Tunas Bangsa, Kota Lhokseumawe, Senin, 28 Juni 2021, sekitar pukul 15.00 WIB.

Kelima terpidana tersebut berinisial IM, melakukan jarimah zina dengan hukuman uqubat ta’zir cambuk sebanyak 74 kali. Terpidana MM dan SI masing-masing mendapat hukuman cambuk 40 kali karena jarimah khamar. Selanjutnya, SB bersama NA (perempuan) dicambuk masing-masing sebanyak 100 kali akibat perbuatan jarimah zina.

Pantauan portalsatu.com, seusai prosesi pelaksanaan cambuk, salah satu terpidana berinisial NA pingsan. Wanita itu terjatuh dari posisi berdiri di atas panggung saat hitungan terakhir ke-100 kali cambuk yang dilakukan algojo.

Setelah itu, NA dipapah oleh sejumlah petugas WH untuk dibawa turun dari panggung eksekusi cambuk. Namun, NA tidak sanggup berjalan meski dipapah petugas WH, sehingga diangkat secara bersama-sama untuk dibawa ke mobil ambulans yang telah disediakan di lokasi tersebut.

Kajari Lhokseumawe, Dr. Mukhlis, S.H., M.H., melalui Kasi Tindak Pidana Umum Kardono, S.H., kepada wartawan, mengatakan terpidana mengalami pingsan itu merupakan hal biasa, karena setelah mendapat hukuman cambuk mungkin kelelahan.

Tapi sebelum eksekusi cambuk dilakukan, pihak medis sudah memeriksa kesehatan terhadap semua terpidana tersebut. Terpidana NA pada saat berlangsung eksekusi cambuk tidak pingsan.

“Terkait terpidana IM 74 kali cambuk atas perbuatan jarimah zina, itu sudah dikurangi dengan masa penahanan yang pernah dijalani. Dan, sesuai ketentuan satu sampai 30 hari dihitung sebagai pengurangan uqubat cambuk satu kali dan seterusnya, kelipatan 30 hari merupakan kelipatan satu kali uqubat. Terhukum telah ditahan selama 54 hari, sehingga hukuman cambuk terhadap terpidana dikurangi satu kali berdasarkan Pasal 24 Ayat (2) dan Ayat (3),” kata Kardono.

Menurut Kardono, IM merupakan penyedia tempat saat terjadi perbuatan jarimah zina dilakukan terpidana SB dan NA. Sehingga berbeda hukuman yang diberikan kepada terpidana IM tersebut. Kata dia, setelah para terpidana menjalani eksekusi cambuk, mereka diperbolehkan langsung keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Lhokseumawe, karena sudah menjalani hukuman.[]

 

BERITA POPULER

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Terbaru

Ketua PWI Gayo Lues Latih Pegawai Bawaslu Buat Rilis Berita

BLANGKEJEREN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gayo Lues menggelar pelatihan pengelolaan kehumasan, peliputan...

Abu Razak Lepas Karateka Aceh ke Kejuaraan Internasional Malaysia

BANDA ACEH – Ketua Umum KONI Aceh H. Kamaruddin Abu Bakar melepas karateka yang...

Dr. Zulnazri: Limbah Plastik di Aceh Berpotensi Diolah jadi Komposit untuk Pembangunan Berkelanjutan

LHOKSEUMAWE – Dr. Zulnazri, S.Si., M.T., dari Center of Excellence of Technology Natural Polymer...

Ini Kata Tantawi Usai Hadiri Pembukaan MTQ Aceh XXXVI di Simeulue

SIMEULUE – Penjabat Gubernur Aceh Ahmad Marzuki membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXVI (Ke-36)...

Harga Melambung, Pencurian Kopi Marak di Gayo Lues

BLANGKEJEREN - Petani kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues banyak yang kehilangan buah kopi...

Panitera MA Sosialisasi Penggunaan Virtual Account untuk Pembayaran Biaya Perkara di Aceh

BANDA ACEH - Panitera Mahkamah Agung RI, Dr. H. Ridwan Mansyur, S.H., M.H., didampingi...

Letkol Andi Ariyanto Jadi Dandim Aceh Tamiang

LHOKSEUMAWE – Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Kav Kapti Hertantyawan memimpin upacara serah terima...

Raih Juara Umum II FASI Aceh di Abdya, Kota Subulussalam Sudah Tiga Kali Juara

SUBULUSSALAM - Kafilah Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) Kota Subulussalam kembali meraih Juara Umum...

Abu Razak Lantik Pengurus KONI Lhokseumawe, Pj Wali Kota Imran: Semangat Baru

LHOKSEUMAWE - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Kamaruddin Abubakar melantik pengurus...

Majelis Seniman Aceh Ramaikan Hari Kunjung Perpustakaan

BANDA ACEH – Majelis Seniman Aceh (MaSA) mengikuti pameran buku dan pertunjukan sastra di...

Ketika Majelis Seniman Aceh di PKA-8

Oleh: Thayeb Loh Angen Penyair dari Sumatra Sekretaris Jenderal Majelis Senman Aceh (MaSA) Jurnalis Portalsatu.com Pengurus Pusat Kebudayaan...

Mahkamah Syar’iyah Jantho Gelar Maulid Akbar dan Santuni Ratusan Anak Yatim.

JANTHO - Mahkamah Syar’iyah (MS) Jantho, Aceh Besar menggelar peringatan Maulid Akbar Nabi Muhammad...

Ratusan Rumah Warga di Kecamatan Rundeng Masih Terendam Banjir

SUBULUSSALAM - Ratusan rumah warga di sejumlah desa di Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam masih...

Pengurus KONI Lhokseumawe Dilantik Besok Malam, Ini Nama-Namanya

LHOKSEUMAWE - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Lhokseumawe periode 2023-2027 akan dilantik...

PT PIM Gelar Media Gathering Diikuti Puluhan Jurnalis

MEDAN - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menggelar media gathering diikuti puluhan jurnalis/wartawan Aceh...

Kafilah Kota Subulussalam Berangkat ke Simeulue MTQ Aceh ke-36, Target Juara Umum

SUBULUSSALAM - Kafilah Kota Subulussalam sebanyak 48 peserta secara resmi dilepas berangkat menuju Kabupaten...

Panwaslih Pidie Lakukan Pendekatan Humanis Cegah Vandalisme Jelang Pemilu 2024

SIGLI - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Pidie menggelar Rapat Koordinasi Pengawasan Tahapan Pemilu...

Di Pidie, Sejumlah Jalan Rusak Belum Diperbaiki

SIGLI - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Pidie rusak parah belum diperbaiki. Pemerintah setempat...

Menjadi Penyair: Aku, Buku, Sastera, Pustaka

Menjadi Penyair: Aku, Buku, Sastera, Pustaka Karya: Thayeb Loh Angen Penyair dari Sumatra Aku dari Sumatra, tanah...

Danil Akbar Taqwaddin Lulus Doktor di Malaysia

BANDA ACEH - Danil Akbar Taqwaddin lulus ujian Doktor di Institute of Ethnic Studies...