MEUREUDU – Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., bersama istrinya, Hj. Syarifah Suraidah, mengunjungi Kabupaten Pidie Jaya, Jumat, 2 Januari 2026, untuk melihat langsung kondisi masyarakat korban banjir.

Kehadiran Gubernur Rudy Mas’ud dan Ketua TP-PKK Provinsi Kaltim Hj. Syarifah Suraidah atau Bunda Harum, disambut antusias oleh geuchik (kepala desa) dan masyarakat Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya.

Ustaz Hajarul Akbar, M.A., putra asli Pidie, yang saat ini menjadi Staf Khusus Gubernur Kaltim, Wali Kota Banda Aceh, Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya serta belasan pejabat Kaltim turut mendampingi kunjungan Gubernur Rudy.

Dalam kunjungan ke Meunasah Raya, Gubernur Kaltim dan istri disambut oleh seribuan masyarakat baik orang tua, remaja maupun anak-anak pengungsi.

Hadir pula mendampingi Gubernur Kaltim, artis Aceh Bergek dan Bang Joni Kapluk. Masyarakat sangat bahagia dan terhibur atas kehadiran Gubernur Kaltim dengan membawa langsung Bang Joni dan Bergek.

“Kami tahu bahwa masyarakat dan anak-anak sangat stres di pengungsian, maka kami mengajak Bang Bergek dan Bang Joni untuk melepaskan masa stres masyarakat dengan menghibur mereka,” kata Gubernur Rudy

Ada juga Konselor Aceh, Bunda Hetti. Gubernur Rudy mengajak Bunda Hetti Zuliani, Ph.D., CHt., CI., untuk melakukan Program Spikososial dan Trauma Healing agar jiwa dan mental masyarakat terjaga dengan baik setelah banjir melanda Aceh.

“Bunda Hetti akan memberikan motivasi dan edukasi spikologi agar masyarakat Pidie Jaya kuat secara mental dan psikis nanti. Kami tahu bahwa akibat banjir ini banyak masyarakat yang trauma, maka kami bawa Konselor Aceh langsung untuk menangani persoalan masyarakat pengungsi agar dapat memulihkan traumatik Masyarakat,” tambah Gubernur Rudy yang juga Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), forumnya para gubernur se-Indonesia.

[Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menyerahkan bantuan dana dari Dompet Kaltim Peduli Bencana Rp1 miliar untuk Pidie Jaya, diterima Bupati Sibral Malasyi, Jumat, 2 Januari 2026. Foto: Humas Pemprov Kaltim]

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Rudy membawa bantuan uang tunai Rp1 miliar dari Dompet Kaltim Peduli Bencana dan logistik yang diserahkan langsung Kepada Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, di Pos Komando Tanggap Darurat, Kantor Bupati Pijay.

Gubernur Rudy juga membawa bantuan logistik lainnya yang sudah dikemas dan dibagikan langsung kepada masyarakat korban banjir.

“Kami memberikan kepercayaan kepada Yayasan Permata Aceh Mulia ( YPAM ) Sigli untuk mendistribusikan semua logistik yang kami bawa. Hari ini (Jumat, 2/1), dan besok, Sabtu, 3 Januari, kawan-kawan dari relawan YPAM Sigli Peduli akan mendistribusikan logistik dan program pemulihan mental masyarakat di bawah koordinasi Bang Mahfuddin Ismail, M.A.P., sebagai Pembina YPAM Sigli Peduli,” ujar Gubernur Rudy.

[Pembina YPAM Sigli Peduli Mahfuddin Ismail menyerahkan bantuan logistik dari Gubernur Kaltim kepada korban banjir di Pidie Jaya. Foto: Istimewa]

Adapun gampong yang menjadi sasaran pendistribusian adalah Gampong Meunasah Raya, Gampong Dayah Usen, Gampong Meunasah Mancang, Gampong Geunteng, dan Gampong Lhok Sandeng.

Paket logistik yang dibawa berupa perangkat shalat, seperti mukena, sajadah, kain karung, mushaf Al-Qur’an, buku pelajaran iqra’. “Ada tas sekolah langkap dengan alat tulisnya, pakaian dewasa laki-laki, perempuan dan anak-anak. Ada juga beras, minyak goreng dan gula,” ujar Bang Mahfud sebagai fasilitator kunjungan Gubernur Kaltim ini.

[Relawan YPAM Sigli Peduli menyalurkan bantuan logistik dari Gubernur Kaltim kepada korban banjir di Pidie Jaya. Foto: Istimewa]