27.6 C
Banda Aceh
Senin, November 29, 2021

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di Aceh direbut oleh buruh. Massa buruh dan pemuda pejuang Aceh menguasai kantor perkebunan Numora di Sungai Liput, Aceh Timur (kini Aceh Tamiang).

Pada 16 Oktober 1945, juga berlangsung penyerahan teknis pimpinan dan urusan pemerintahan Dai Atjeh Bunsyu (Luhak Aceh Besar) dari tangan Jepang kepada pemimpin perlawanan rakyat Aceh di Aceh Besar. Hal yang sama kemudian dilakukan di seluruh Luhak (setingkat kabupaten) di Aceh. Penyerahan kekuasaan Jepang di tingkat Luhak dilakukan oleh  Bunsyutyo selaku kepala Luhak (Bupati) di masing-masing daerah.

Sehari sebelumnya, 15 Oktober 1945, menjelang subuh, enam pemuda Aceh dengan sangat hati-hati memasuki garasi mobil T Nagasaki, seorang pembesar Jepang di Tanjong Seumantok, Aceh Timur.

Keenam pemuda itu adalah Oesman Thamin, Moehammad Noer, Arifin Amat, Baduralim Hasibuan, Basirun dan Amat Binu. Perlahan-lahan dan dengan sangat hati-hati mereka mendorong sebuah mobil sedang hitam keluar dari garasi rumah pejabat tinggi Jepang tersebut.

Baca Juga:Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Sampai ke jalan agak jauh dari rumah Nagasaki, mobil sedan Pontiac keluaran tahun 1940 itu dihidupkan dengan menggunakan kawat. Keenam pemuda “pencuri” itu kemudian meluncur dengan mobil tersebut menuju Kuala Simpang. Mobil itu disimpang di sebuah tempat rahasia yang jauh dari keramaian.

Keseokan harinya, plat mobil berbahasa Jepang itu diganti dengan plat baru bertuliskan “RI 1” seolah mobil tersebut dipersiapkan untuk orang nomor satu di Republik Indonesia, yakni Presiden Soekarno.

Sejarawan Aceh Teuku Alibasjah Talsya dalam buku Batu Karang di Tengah Lautan mengungkapkan, setelah dipermak, mobil itu kemudian dua hari kemudian, 17 Oktober 1945 dibawah ke Medan, Sumatera Utara, dihadiahkan kepada Wakil Pemimpin Besar Bangsa Indonesia untuk seluruh Sumatera, MR Teuku Muhammad Hasan.

Sebelum mobil itu diserahkan terlebih dahuku dikirim empat orang pemuda sebagai utusan, mereka menjumpai langsung Teuku Muhammad Hasan. Keempat mereka adalah Basirun, Dja’far.  OK Kolok dan Ulong Baharuddin. Mereka diterima langsung oleh Teuku Muhammad Hasan bersama A Karim MS seorang residen yang diperbantukan di kantornya.

Sebagai imbalan atas keberhasilan pemuda Aceh membawa mobil “RI 1” ke Medan tersebut, Teuku Muhammad Hasan sebagai Wakil Presiden Soekarno untuk seluruh Sumatera menghadiahkan mobil sedan merek Plymout untuk markas pasukan Barisan Pemuda Indonesia (BPI) Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Baca Juga:Maklumat Perang Sabil Ulama Aceh

Sementara itu di Banda Aceh pada malam 15 Oktober 1945 sekitar pukul 20.00 hingga pukul 22.00 waktu Sumatera (Wsu) di rumah dinas Atjeh Syu Tyokan berlangsung serah terima kekuasaan dan urusan pemerintahan dari Pemerintah Jepang kepada para pejabat senior Aceh.

Serah terima kekuasaan tersebut dilakukan oleh Iino Syozaburo selaku Atjeh Syu Tyokan bersama anggota staf pimpinan Pemerintah Jepang di Aceh antara lain Masubuti Tahe dan T Eiri. Mereka menyerahkan kekuasaannya kepada Resdien Aceh Teuku Nyak Arif dan Ketua Komite Nasional Daerah Aceh Tuanku Mahmud.

Hal inilah yang membedakan Aceh dengan daerah lainnya di Indonesia, bila di daerah lain Jepang menyerahkan kekuasannya kepasa Sekutu, di Aceh mereka langsung menyerahkannya kepada pejabat senior Aceh, karena Sekutu yang diharapkan datang untuk menertibkan keadaan di Aceh tak pernah bisa masuk ke Aceh.

Menurut Teuku Alibasjah Talsya yang juga terlibat dalam perebutan kekuasaan Jepang di Aceh, hal itu terjadi akibat desakan dari Teuku Nyak Arif kepada pembesar-pembesar Jepang di Banda Aceh, serta makin maraknya perempasan senjata dan penyerangan tangsi-tangsi militer Jepang oleh rakyat Aceh.[]

Baca Juga: Habib Abdurrahman Menyerah Kepada Belanda

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Festival Budaya Rapai Pase: Grup Peurupok, Geulumpang Tujoh, dan Reuleng Manyang Juara

LHOKSUKON - Grup Rapai Peurupok, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, meraih juara I pada...

PAG Bantu Sembako Untuk Warga Usai Vaksin

LHOKSEUMAWE – PT Perta Arun Gas (PAG) membantu paket sembako 232 sak beras kepada...

Maulid Nabi Jalin Silaturahmi Masyarakat Aceh di Perantauan

JAKARTA - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi sebuah tradisi dalam menjalin silaturahmi masyarakat...

Wali Nanggroe: Peringatan Maulid Harus Menjadi Sarana Memperkuat Kebersamaan

  BANDA ACEH– Selain sebagai kegiatan keagamaan dan kebudayaan, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW...

4 DPO Menyerah, Pengungkapan Kasus Penembakan Pos Pol Panton Reu Dinyatakan Tuntas

MEULABOH – Polda Aceh menyatakan pengungkapan kasus penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh...

Peringatan Maulid Nabi Bagian dari Khasanah Kebudayaan Aceh

  BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar mengatakan,...

Pemko Subulussalam Saluran Beasiswa Rp 1,2 Miliar kepada 751 Mahasiswa

BeasiswaSUBULUSSALAM - Pemerintah Kota Subulussalam menyalurkan bantuan beasiswa sebesar Rp 1.200.000.000 kepada 751 mahasiswa...

Mahasiswa Unimal Ajari Warga Meuriya Bikin Sabun Cair

LHOKSUKON – Mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gampong...

Pemko Lhokseumawe Diminta Tinjau Kembali Larangan Budi Daya Ikan di Waduk Pusong

LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe diminta untuk meninjau kembali larangan budi daya di...

Cisah Gelar Festival Budaya Rapai Pase Dimeriahkan 12 Grup di Aceh Utara

LHOKSUKON - Tim Center for Information of Samudra Pasai Heritage (Cisah) menggelar Festival Budaya...

Terlibat Korupsi Rp 723.726.767, Polres Subulussalam Tahan Mantan Kades Muara Batu-Batu

  SUBULUSSALAM - Penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Subulussalam melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi...

Mantan Kades di Subulussalam Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

  SUBULUSSALAM - Mantan Kades Desa Muara Batu-Batu, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam inisial MS ditetapkan...

AJI dan LBH Pers Desak Polda Aceh Hentikan Penyidikan Kasus Jurnalis Bahrul

JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan LBH Pers mendesak Polda Aceh segera...

PT PIM Survei Kepuasan Lingkungan, Ini Tujuannya

DEWANTARA – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) melaksanakan Survei Kepuasan Lingkungan Tahun 2021 dengan...

Perpena CUP, Bintang: Bermain Sportif, Agar bisa Tampil Liga Pro Bersama Sadakata Klub

  SUBULUSSALAM - Sebanyak 27 tim berlaga dalam turnamen Futsal Persatuan Pemuda Penanggalan (Perpena) CUP...

Mahasiswa Unimal Ajarkan Cara Membuat Akun Sosmed Penjualan Online

BANDA ACEH - Pada era digitalisasi ini para pebisnis ramai melakukan jual beli melalui...

Cut Rani Auliza, Dara Aceh Rilis Single ‘Mate Rasa’

BANDA ACEH - Sempat vakum beberapa waktu lalu, Kini Cut Rani Auliza dara asal...

Mahasiswa KKN Latih Siswa SMP Membuat PPT

BANDA ACEH - Mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhoksemawe sedang melaksanakan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di...

Buka Sidang Raya Majelis Tinggi, Ini Arahan Wali Nanggroe kepada Perangkat Lembaga

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Al Haythar Aceh secara...

Lembaga Wali Nanggroe Aceh Gelar Sidang Raya Majelis Tinggi

BANDA ACEH – Lembaga Wali Nanggroe Aceh menggelar Sidang Raya Majelis Tinggi untuk membahas...