28 C
Banda Aceh
Selasa, September 27, 2022

Aceh Hari Ini: Rakyat Aceh Rebut Perusahaan Numora Jepang

Pada 16 Oktober 1945, perusahaan perkebunan Jepang, Numora yang mengelola sembilan perkebunan besar di Aceh direbut oleh buruh. Massa buruh dan pemuda pejuang Aceh menguasai kantor perkebunan Numora di Sungai Liput, Aceh Timur (kini Aceh Tamiang).

Pada 16 Oktober 1945, juga berlangsung penyerahan teknis pimpinan dan urusan pemerintahan Dai Atjeh Bunsyu (Luhak Aceh Besar) dari tangan Jepang kepada pemimpin perlawanan rakyat Aceh di Aceh Besar. Hal yang sama kemudian dilakukan di seluruh Luhak (setingkat kabupaten) di Aceh. Penyerahan kekuasaan Jepang di tingkat Luhak dilakukan oleh  Bunsyutyo selaku kepala Luhak (Bupati) di masing-masing daerah.

Sehari sebelumnya, 15 Oktober 1945, menjelang subuh, enam pemuda Aceh dengan sangat hati-hati memasuki garasi mobil T Nagasaki, seorang pembesar Jepang di Tanjong Seumantok, Aceh Timur.

Keenam pemuda itu adalah Oesman Thamin, Moehammad Noer, Arifin Amat, Baduralim Hasibuan, Basirun dan Amat Binu. Perlahan-lahan dan dengan sangat hati-hati mereka mendorong sebuah mobil sedang hitam keluar dari garasi rumah pejabat tinggi Jepang tersebut.

Baca Juga:Show of Force Pejuang Aceh Melawan Jepang

Sampai ke jalan agak jauh dari rumah Nagasaki, mobil sedan Pontiac keluaran tahun 1940 itu dihidupkan dengan menggunakan kawat. Keenam pemuda “pencuri” itu kemudian meluncur dengan mobil tersebut menuju Kuala Simpang. Mobil itu disimpang di sebuah tempat rahasia yang jauh dari keramaian.

Keseokan harinya, plat mobil berbahasa Jepang itu diganti dengan plat baru bertuliskan “RI 1” seolah mobil tersebut dipersiapkan untuk orang nomor satu di Republik Indonesia, yakni Presiden Soekarno.

Sejarawan Aceh Teuku Alibasjah Talsya dalam buku Batu Karang di Tengah Lautan mengungkapkan, setelah dipermak, mobil itu kemudian dua hari kemudian, 17 Oktober 1945 dibawah ke Medan, Sumatera Utara, dihadiahkan kepada Wakil Pemimpin Besar Bangsa Indonesia untuk seluruh Sumatera, MR Teuku Muhammad Hasan.

Sebelum mobil itu diserahkan terlebih dahuku dikirim empat orang pemuda sebagai utusan, mereka menjumpai langsung Teuku Muhammad Hasan. Keempat mereka adalah Basirun, Dja’far.  OK Kolok dan Ulong Baharuddin. Mereka diterima langsung oleh Teuku Muhammad Hasan bersama A Karim MS seorang residen yang diperbantukan di kantornya.

Sebagai imbalan atas keberhasilan pemuda Aceh membawa mobil “RI 1” ke Medan tersebut, Teuku Muhammad Hasan sebagai Wakil Presiden Soekarno untuk seluruh Sumatera menghadiahkan mobil sedan merek Plymout untuk markas pasukan Barisan Pemuda Indonesia (BPI) Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Baca Juga:Maklumat Perang Sabil Ulama Aceh

Sementara itu di Banda Aceh pada malam 15 Oktober 1945 sekitar pukul 20.00 hingga pukul 22.00 waktu Sumatera (Wsu) di rumah dinas Atjeh Syu Tyokan berlangsung serah terima kekuasaan dan urusan pemerintahan dari Pemerintah Jepang kepada para pejabat senior Aceh.

Serah terima kekuasaan tersebut dilakukan oleh Iino Syozaburo selaku Atjeh Syu Tyokan bersama anggota staf pimpinan Pemerintah Jepang di Aceh antara lain Masubuti Tahe dan T Eiri. Mereka menyerahkan kekuasaannya kepada Resdien Aceh Teuku Nyak Arif dan Ketua Komite Nasional Daerah Aceh Tuanku Mahmud.

Hal inilah yang membedakan Aceh dengan daerah lainnya di Indonesia, bila di daerah lain Jepang menyerahkan kekuasannya kepasa Sekutu, di Aceh mereka langsung menyerahkannya kepada pejabat senior Aceh, karena Sekutu yang diharapkan datang untuk menertibkan keadaan di Aceh tak pernah bisa masuk ke Aceh.

Menurut Teuku Alibasjah Talsya yang juga terlibat dalam perebutan kekuasaan Jepang di Aceh, hal itu terjadi akibat desakan dari Teuku Nyak Arif kepada pembesar-pembesar Jepang di Banda Aceh, serta makin maraknya perempasan senjata dan penyerangan tangsi-tangsi militer Jepang oleh rakyat Aceh.[]

Baca Juga: Habib Abdurrahman Menyerah Kepada Belanda

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Abu Tumin Wafat

BIREUEN - Aceh kembali berduka. Ulama kharismatik Aceh, Tgk. Muhammad Amin Mahmud akrab disapa...

Elmansyur Peduli Bantu Modal Usaha untuk Kaum Disabilitas di Aceh Utara

LHOKSUKON - Lembaga Elmansyur Peduli yang berkecimpung di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, menyerahkan...

Turnamen Wali Kota CUP II Dimulai, 40 Klub Jajal Lapangan Baru Pegayo Gunakan Rumput Standar FIFA

SUBULUSSALAM - Sebanyak 40 klub desa mengikuti turnamen sepak bola Wali Kota Subulussalam CUP...

Jabatan Dirut Perumda Tirta Pase Berakhir Bulan Depan, Pemkab Aceh Utara Sebut Dua Kemungkinan

LHOKSUKON – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sampai saat ini belum memulai proses seleksi calon...

Angka Stunting Gayo Lues Tertinggi di Aceh, Kejari Ajak Camat dan Pengulu Lakukan Ini

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri Gayo Lues memberikan bantuan kepada seratusan warga dalam kegiatan Adhyaksa...

Hari Ini, Didiskusikan Seni Budaya dalam Pandangan Islam

BANDA ACEH - Para tokoh dari semua stakeholder akan mendiskusikan terhadap pandangan seni budaya...

Forhati Aceh Gelar Muswil, Tetapkan Program Kerja, dan Pilih Presidium Baru

BANDA ACEH - Pengurus Wilayah Forum Alumni HMI-Wati (Forhati) Aceh menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil)...

Pererat Silaturahmi, Permasa Kepri Gelar Turnamen Mini Soccer

Demi menjaga ukhuwah dan tali silaturrahim, Perkumpulan Masyarakat Aceh (Permasa) Kepulauan Riau menggelar turnamen...

Dirut PT Bina Usaha Diangkat Kembali Sampai 2027, Begini Reaksi Ketua Komisi III DPRK

LHOKSUKON – Diduga secara diam-diam Bupati Aceh Utara periode 2017-2022, Muhammad Thaib, menjelang berakhir...

Mahakarya Raspadori Seret Inggris ke Degradasi

Oleh Yulia Erni* Malang benar nasib Inggris dalam pertarungan ke-5 di Liga A Grup 3...

Peduli Pendidikan, Relawan HMI Mengajar di SMA Pedalaman Aceh Utara

LHOKSUKON - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe-Aceh Utara telah melaksanakan kegiatan pengabdian "HMI...

Rekanan Sebut Rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase Baru 35 Persen

ACEH UTARA - Progres proyek rehabilitasi Bendung Irigasi Krueng Pase di Gampong Pulo Blang,...

Putra Aceh Pimpin Immapsi, Pelantikan di Universitas Negeri Malang

MALANG - Putra Aceh, Athailah Askandari, terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Manajemen Pendidikan/Administrasi...

Pegiat Sejarah Minta Situs Makam Ulama Kesultanan Aceh Darussalam di Lamdingin Tetap Dilindungi Pada Posisinya

BANDA ACEH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh mengadakan acara rapat yang...

Ratusan Pendaftar Calon Panwascam di Aceh Utara

ACEH UTARA - Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh Utara menyebutkan pendaftar calon pengawas pemilu...

Pemerintah Aceh Fasilitasi Pemulangan Dua Pemuda

JAKARTA - Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) membantu memfasilitasi pemulangan dua pemuda Aceh dari...

39 Warga Lhokseumawe Terjangkit DBD, Begini Antisipasinya

LHOKSEUMAWE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Lhokseumawe mencatat sebanyak 39 warga di daerah ini...

HMI dan Dinkes Buka Pelayanan Kesehatan Gratis di Pedalaman Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lhokseumawe dan Aceh Utara melaksanakan kegiatan pengabdian yang...

Kadis DLH: Sampah di Lhokseumawe 108 Ribu Kg Per Hari, Butuh Depo untuk Pengolahan

LHOKSEUMAWE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Lhokseumawe mencatat produksi sampah di daerah ini...

AHM Luncurkan Supersport New CBR250RR Berkarakter Big Bike

Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan New CBR250RR dengan mengadopsi karakter motor...