27 C
Banda Aceh
Rabu, Oktober 27, 2021

Aceh Hari Ini: Siasat Kawat Palsu Pemuda Atjeh Sinbun Untuk KNIL

Para pemuda pejuang Aceh di redaksi surat kabar Atjeh Sinbun membuat kawat palsu atas nama Gubernur Maluku Latoeharhary. Bekas tentara Belanda (KNIL) diminta memihak pejuang Aceh dan menolak Sekutu/NICA.

Ketika Jepang menyerah kalah pada sekutu pada Agustus 1945, bekas tentara Koninklijke Nederlands Indische Leger (KNIL) yakni Tentara Kerajaan Hindia Belanda yang ditahan di beberapa penjara di Aceh dibebaskan pada 25 September 1945.

Muncul kekhawatiran kalau bekas tentara Belanda itu akan dikonsolidasikan kembali untuk menyambut masuknya kembali Belanda ke Aceh. Karena di beberapa daerah luar Aceh tentara KNIL memboncengi sekutu masuk ke Indonesia yang baru sebulan merdeka.

Baca Juga: Pang Nanggroe Napoleon Aceh Syahid

T Alibasjah Talsya dalam buku Batu Karang di Tengah Lautan, Perjuangan Kemerdekaan di Aceh 1945-1946 mengungkapkan, sebuah siasat dirancang untuk menarik para mantan tentara Belanda itu ke dalam barisan perjuangan rakyat. Siasat itu dirancang oleh para pemuda yang bekerja di surat kabar Atjeh Sinbun. Mereka adalah Azhari Aziz, Ghazali Yunus, Ramli dan T Alibasjah Talsya sendiri.

Karena para bekas tentara KNIL di Aceh itu umumnya merupakan para pemuda asal Ambon, Jawa, dan Manado, para pemuda di Atjeh Sinbun tersebut membuat sebuah kawat palsu atas nama Gubernur Maluku Latoeharhary. Isi kawat palsu tersebut adalah sebagai berikut:

Kepada seloeroeh saudara2 bekas knil jang berada di Atjeh. Masjarakar soekoe ambon manado djawa dan lain2 bekas knil bersatoelah dengan rakjat Atjeh berhoeboeng Indonesia telah merdeka ttk. Latoeharhary goebernoer maloekoe

Isi kawat palsu ini diperbanyak di kantor Atjeh Sinbun dan disebarkan ke seluruh wilayah Aceh. Khusus utuk wilayah Bireuen dibawa oleh seorang utusan untuk disampaikan langsung kepada orang-orang bekas tentara Belanda.

Baca Juga: Abu Beureueh Proklamirkan DI/TII Aceh

Kawat palsu ini berhasil meyakinkan para bekas tentara KNIL di Aceh untuk memihak kepada pemuda pejuang, sebagian besar mereka bergabung dalam barisan perjuangan rakyat Aceh. Sebagian lagi memilih hidup sebagai warga biasa, ada yang jadi petani, ada juga yang memilih kembali ke daerah asalnya di pulau Jawa.

Utusan pemuda pejuang juga dikirim ke Kuala Simpang ke istana T Arifin Zelfbestuur Negeri Karang, untuk menyampaikan berita bahwa Indonesia telah merdeka, dan meminta supaya di depan istana dikibarkan bendera merah putih.

Untuk menghadapi berbagai gejolak yang bisa saja terjadi setelah Jepang menyerah kalah pada sekutu, kantor berita Atjeh Sinbun yang diterbitkan sejak tahun 1942 oleh Aceh Syu Seicho Hodoka yakni kantor penerangan pemerintah Jepang di Aceh, sejak 15 Agustus 1945 berhenti terbit.

Tidak terbitnya lagi Atjeh Sinbun waktu itu juga atas perintah Chokang (Kepala Pemerintahan) Jepang di Banda Aceh, yang tak ingin Atjeh Sinbun dijadikan alat propaganda para pejuang kemerdekaan di Aceh. Sejak itulah, kantor redaksi Atjeh Sinbun tanpa sepengetahuan Jepang menjadi markas konsolidasi dan propaganda gerakan bawah tanah pejuang Aceh.[]

 

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA POPULER

Terbaru

Warga Buat Laporan Terbuka Soal Tanggul Krueng Pase, Begini Respons Kementerian PUPR

LHOKSUKON - Marzuki, warga Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, membuat laporan terbuka kepada Kementerian...

Wali Nanggroe Aceh Kukuhkan Anggota Majelis Tuha Peut, Ini Nama-Namanya

BANDA ACEH – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

PLN Aceh Pasang Meteran Listrik di Rumah Al-Walid MZ, ‘Meugreb Laju Hu’

LHOKSEUMAWE – Muhammad Al-Walid MZ (13), anak berprestasi di Gampong Meunasah Buket, Buloh Blang...

Majelis Hakim Tunjuk Mediator Perkara Rekanan Gugat Dinas PUPR Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Pengadilan Negeri Lhokseumawe menggelar sidang perkara gugatan Wakil Direktur III CV Muhillis...

Doa Agar Rezeki Mengalir Lancar

Tugas seorang Muslim adalah menjemput rezeki yang halal dengan cara-cara yang baik dan sesuai...

Ini Sosok Otoniel, Gembong Narkoba Ditangkap dalam Operasi Libatkan 500 Tentara dan 22 Helikopter

KOLOMBIA - Kolombia akhirnya berhasil menangkap gembong narkoba paling dicari, Dairo Antonio 'Otoniel' Usuga....

Pertamina Bersama Masyarakat Bersihkan Pantai dan Tanam Pohon di Aceh Utara

LHOKSEUMAWE - Pertamina Subholding Upstream Regional Sumatera Zona 1 bersama masyarakat dan mahasiswa menggelar...

Harga Kopi Gayo Terus Bergerak Naik, Ini yang Harus Dilakukan Pencinta Kopi

  BLANGKEJEREN - Harga kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues terus melonjak naik sejak sebulan...

Babinsa Latih Warga Budi Daya Maggot untuk Hasilkan Uang

LHOKSUKON – Serda Samsudin, Babinsa Koramil 29/Lkh Kodim 0103/Aceh Utara, melatih masyarakat di Desa...

113 Atlet Panjat Tebing Aceh Perebutkan Tiket PORA Pidie

BANDA ACEH - Sebanyak 113 atlet panjat tebing putra dan putri dari kabupaten/kota se-Aceh...

Peningkatan Wawasan Keilmuan bagi Ratusan Imam Masjid dan Khatib di Subulussalam

SUBULUSSALAM - Ratusan Imam Masjid dan khatib mengikuti program pembinaan peningkatan kapasitas wawasan keilmuan...

Ini Kata Sekda Aceh saat Sosialisasi Vaksinasi di Dayah MUQ Pagar Air

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, mensosialisasikan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi semua...

Ini Harapan Politikus Kepada Agam Inong Aceh 2021

BANDA ACEH – Muhammad Akkral (Kota Banda Aceh) dan Salwa Nisrina Authar Nyakcut Daulat...

Cerita Then Soe Na Keturunan Tionghoa Memeluk Islam

Hidayah bisa datang melalui orang-orang terdekat. Then Soe Na mengakui, cahaya petunjuk Illahi diterimanya...

Ini Jadwal Terbaru Seleksi CPNS 2021, Pengumuman Hasil SKD hingga Ujian SKB

JAKARTA – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS dipastikan mundur dari yang dijadwal sebelumnya....

Masyarakat Lancok-Lancok Rayakan Maulid, Teungku Imum: Umat Terbaik Meneladani Kekasih Allah

BIREUEN - Masyarakat Lancok-Lancok, Kecamatan Kuala, Bireuen, mengadakan kenduri untuk merayakan Maulid Nabi Besar...

Membangun Personal Mastery

Oleh: Muhibuddin, SKM Mahasiswa Pasca Sarjana Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK)  Personal...

Dayah Perbatasan Aceh Singkil Diminta Kembalikan Kejayaan Syekh Abdurrauf

SIGKIL - Sebanyak 10 tenaga kontrak/non-PNS tambahan sebagai tenaga administrasi, tenaga teknis, dan penunjang...

Belajar Digital yang Mudah, Murah, dan Aman

LHOKSUKON - Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kembali bergulir....

BMK Bireuen Salurkan Zakat Rp1,9 Miliar kepada 3.047 Penerima, Ini Rinciannya

BIREUEN – Bupati Bireuen, Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H., M.Si., menyalurkan secara simbolis...
Butuh CCTV, dapatkan di ACEH CCTV. ALAMAT: Jln Tgk Batee Timoh lr Peutua II, Gampong (Desa) Jeulingke, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh. Kode Pos 23114. TLP/WA : 0822.7700.0202 (MUSRIADI FAHMI). Taqiyya Cake and Bakery, Tersedia: Brownies, Bolu pandan, Bolpis, Bolu minyak, Bolu Sungkish, Ade, Donat, Serikaya, Raudhatul Jannah (082269952496), Perum Gratama Residence No 5 Mibo Lhoong Raya Banda Aceh. Kunjungi Showroom Honda Arista. Jl. Mr. Teuku Moh. Hasan No.100, Lamcot, Kec. Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh 23242. Hubungi: No Tlp/WA : 082236870608 (Amirul Ikhsan). Kunjungi Usaha Cahaya Meurasa/ Kue Kacang Alamat: Perumahan Cinta Kasih, Gampong (Desa) Neuheun, Kec. Masjid Raya, Aceh Besar. Tersedia Kue Malinda/Kacang dan Nastar. Hubungi TLP/WA: 085277438393 (Nurjannah) - Bimbel Metuah, Almt: Jl. Seroja No. 5, Ie Masen Kayee Adang, Ulee Kareng, Banda Aceh. HP/WA: 0823 6363 2969 (Ola). Instagram: @bimbelmetuah @metuah_privat