28.7 C
Banda Aceh
Kamis, Februari 9, 2023

Anggota Komisi D DPRK Lhokseumawe Beberkan Persoalan di TKN Arun

LHOKSEUMAWE – Anggota Komisi D DPRK Lhokseumawe, Ustaz H. Abdurrahman Yusuf, membeberkan sejumlah persoalan yang terjadi di Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN) Arun, Kecamatan Muara Satu.

Ustaz Abdurrahman Yusuf mengawali tanggapannya terkait pernyataan terbaru dari Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kota Lhokseumawe, A. Haris, yang menyatakan akan mengambil sikap terhadap kepala TKN Arun untuk meredam persoalan agar proses belajar mengajar dapat berjalan normal.

Baca: Dinas PK Lhokseumawe akan Tunjuk Plt. Kepala TKN Arun

“Menurut saya, yang benar bukan mengganti kepala sekolah (TKN Arun). Tapi, judul yang benar, setelah tiga tahun lebih TKN Arun tidak punya kepsek (kepala sekolah), akhirnya Plt. Kepala Dinas PK menunjuk Plt. Kepsek TKN Arun,” kata Ustaz Abdurrahman Yusuf, dihubungi portalsatu.com, Kamis, 20 Oktober 2022, sore.

Ustaz Abdurrahman Yusuf menyebut sepengetahuan pihaknya dalam tiga tahun terakhir TKN Arun tidak punya kepsek. Sedangkan yang mengaku sebagai kepala TKN sekarang, kata dia, tidak pernah diangkat menjadi kepsek. “Jadi, yang betul adalah dikarenakan sudah tiga tahun lebih TKN Arun tidak ada pimpinan maka pihak Dinas PK akan menunjuk Plt. Kepala TKN, itu yang betul,” tegasnya.

Menurut Ustaz Abdurrahman, sebanyak 12 guru TKN Arun telah mendatangi Komisi D (membidangi pendidikan) DPRK Lhokseumawe pada Agustus 2022 lalu untuk mengadukan nasib mereka atau melaporkan hal-hal yang terjadi. “Setelah ditampung aspirasi para guru itu, kemudian Komisi D memanggil Saudari Yusmanidar yang mengaku sebagai kepala sekolah itu bersama pihak Dinas PK, yang hadir ketika itu Sekretaris Dinas (Sekdis) PK, Ikhwansyah, untuk mengkonfirmasi semuanya bahwa beliau (Yusmanidar) tidak mengakui apa yang disampaikan oleh para guru terkait tidak memiliki SK sebagai kepala sekolah,” ujarnya.

“Tapi, selama ini beliau bertindak atas nama kepala TKN Arun dengan segala pengelolaan yang ada di sana. Sehingga dalam pertemuan saat itu, kita dari Komisi D meminta kepada pihak dinas untuk melakukan evaluasi dan pembenahan atau perbaikan. Sekaligus kita merekomendasikan untuk mengganti atau menunjuk kepala sekolah yang lain. Kemudian kita meminta kepada SKPK terkait melakukan audit keuangan dalam segala hal baik dari dana BOS (BOP) dan lainnya yang katanya ada dikutip segala macam di TKN Arun tersebut,” ungkap Ustaz Abdurrahman.

Namun, kata Ustaz Abdurrahman, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan apapun dari Dinas PK Lhokseumawe, apakah rekomendasi tersebut sudah dilakukan atau belum. “Memang pada saat pemanggilan itu masih ada Pak Kadis sebelumnya (alm. Ibrahim) yang waktu itu sudah dalam keadaan sakit. Tidak lama kemudian beliau meninggal dunia, sehingga Pj. Wali Kota menunjuk Plt. Kepala Dinas PK (A. Haris) sampai saat ini,” tuturnya.

“Tapi, kita belum berkomunikasi lagi dengan pihak Dinas PK. Komisi D DPRK sebenarnya ingin mengagendakan rapat dengan dinas untuk membicarakan masalah ini, namun sampai hari ini belum terlaksana,” tambah Ustaz Abdurrahman.

Ustaz Abdurrahman menilai pada dasarnya memang yang mengaku sebagai kepala TKN Arun itu secara aturan melanggar, karena menduduki jabatan tidak mempunyai SK. “Maka perlu diaudit keuangannya. Bisa jadi tindakan-tindakan yang dilakukan dia yang mengaku sebagai kepala sekolah, padahal hanya seorang guru biasa sama seperti guru lainnya, itu berpotensi penyalahgunaan (wewenang) namanya,” ujar Anggota DPRK dari PKS itu.

Lihat pula: 2014-2022, Kepala TKN Ini Diduga tak Kantongi SK, Kecuali 2018

Menurut Ustaz Abdurrahman, SK yang dimiliki Yusmanidar pada tahun 2018 itupun hanya bersifat sementara. “Belum diangkat. Ketika itu hanya mengisi kekosongan saja untuk sementara waktu. Untuk itu, kita berharap kepada Dinas PK Lhokseumawe agar segera dilakukan perbaikan di tingkat sekolah itu, supaya yang mengaku kepala TKN Arun saat inipun jangan otoriter maupun arogan sebagaimana yang dikeluhkan para guru di sana,” tegasnya.

“Ketika hari ini sudah ada kabar akan ditunjuk Plt. Kepala TKN Arun, maka kita berharap kepada pihak Dinas PK jangan hanya sebatas itu. Tetapi bagaimana melakukan perbaikan, evaluasi, serta paling penting audit keuangannya. Karena belum lagi kita temukan adanya pemotongan honorarium dewan guru, termasuk dalam dua bulan ini yang dipotong secara sepihak diberikan hanya Rp300 ribu yang sebelumnya mendapatkan Rp400 ribu, Rp600 ribu, dan akhirnya disamakan Rp300 ribu semuanya. Tentunya ini sangat menzalimi para guru yang mengajar di sekolah itu,” ungkap Ustaz Abdurrahman.

Ustaz Abdurrahman berharap kriteria Plt. Kepala TKN Arun atau kepala definitif yang baru nanti adalah sosok humanis. “Karena TK itukan membutuhkan seorang kepala yang kreatif, inovatif, dengan mengayomi anak-anak TK,” pungkas Ustaz Abdurrahman Yusuf.[]

Berita Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

BERITA POPULER

Terbaru

Edar Ganja, Seorang Kakek di Pidie Ditangkap Polisi

SIGLI - Seorang kakek berinisial B (60 tahun), warga Gampong Puuk, Kecamatan Delima, Kabupaten...

Normalisasi Sungai dan Drainase BPBD Pidie Kerahkan Enam Beko

SIGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie mengerahkan enam alat berat ekskavator (beko)...

Habibi Inseun: Partai Buruh Aceh Konsisten Perjuangkan Hak Para Buruh

"Partai Buruh lebih bertekad dan berharap dapat mengisi parlemen, mendapat amanat dari rakyat, petani,...

Menyoal Komitmen Partai Lokal Aceh

Menurut lansiran laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, (akses Januari 2023) KPU telah menetapkan...

LSM Desak Pemko Lhokseumawe Tes Urine Semua Pejabat, Jangan Hanya Tenaga Kontrak

LHOKSEUMAWE - Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Aceh mempertanyakan kebijakan Pemko Lhokseumawe yang...

PKK Subulussalam Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Penanggalan Timur

SUBULUSSALAM - Tim Penggerak PKK Kota Subulussalam menyerahkan bantuan sembako, pakaian layak pakai dan...

Sepuluh Anggota PPS Pidie Diganti, Ini Alasan Ketua KIP

SIGLI - Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Pidie mengganti 10 anggota Panitia Pemungutan Suara...

Presiden Jokowi akan Kunjungi Aceh Utara, Korem Lilawangsa Gelar Apel Pasukan

LHOKSEUMAWE - Presiden RI, Joko Widodo, akan berkunjung ke Lhokseumawe dan Aceh Utara, Jumat,...

Tgk M Yunus Sambut Baik Pemberangkatan Umrah Melalui Bandara SIM

BANDA ACEH - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Fraksi Partai Aceh, Tgk. M...

Rakor CSR, Pj Wali Kota Lhokseumawe: Janji-Janji, Realisasinya Mana?

LHOKSEUMAWE – Penjabat Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Imran, menunjukkan sikap tegas di hadapan perwakilan...

Ketua PKS Aceh: Semua Pihak Perlu Duduk Kembali, Rembuk UUPA

"Setahu saya, itu kan sudah disahkan oleh Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), tinggal, ya, kemudian...

MaTA Sorot Sejumlah Proyek APBN di Aceh Mangkrak, Bendungan Irigasi Hingga Rumah Susun Pesantren

BANDA ACEH – Masyarakat Transparasi Aceh (MaTA) menyoroti sejumlah proyek bersumber dari APBN tahun...

JASA Bireuen Nilai DPRA Bungkam Terkait Bendera Bintang Bulan

"Kami mempertanyakan, kami ingin DPRA memperjelas qanun bendera Aceh yang sudah disahkan oleh pemerintah...

Persaudaraan Aceh Seranto Sampaikan Dukacita Atas Gempa Turki

"Saya mewakili seluruh pengurus PAS Aceh meluangkan dukacita mendalam untuk korban gempa Turki dan...

PUPR Aceh Utara Paparkan Perjuangan Lahirnya Proyek Jembatan Sarah Raja, Balai Jalan Nasional Harus Tuntaskan

ACEH UTARA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Utara merespons terkait...

Pengulu Desa Lestari Dipanggil Kejari Gayo Lues, Ini Kasusnya

BLANGKEJEREN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gayo Lues memanggil Pengulu (Kepala Desa) Lestari atas...

Proyek Jembatan Gantung Sarah Raja-Sarah Gala Diduga Mangkrak

ACEH UTARA - Warga Dusun Sarah Raja, Desa Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh...

Anies Baswedan Disebut Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga Uno

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif...

Terima Pengurus IDI, Ketua DPRK Diskusikan Stunting di Banda Aceh

BANDA ACEH - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar,...

Tekan Inflasi, Pemko Banda Aceh Gelar Pasar Murah 5 Hari Berturut-turut di 5 Lokasi

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh terus melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan harga...